Oleh: Mukhlis

Bengkulu, Skalainfo.net| Agenda empat tahunan SAS merupakan ajang mencari figur baru pimpinan DPP SAS empat tahun kedepan, sekaligus evaluasi program kerja empat tahun kebelakang sejauh mana peran SAS dalam membina keorganisasian secara internal dan terkhusus sejauh mana dampak positif terhadap Nagari Sulit Air yang bisa di harapkan dalam rangka mencapai tujuan Sulit Air nan Jaya. Senin, 30/03/2026.

Bila kita mau tau bahwa Sulit Air memiliki sumber daya Alam yang sangat potensial, bila di kelolah secara positif akan mampu mensejahterakan warga disamping jiwa struggle yang dimiliki putra-putri Sulit Air, “merantau”,

Mereka merantau bukan karena mereka tidak tau tentang Nagari tapi ingin mencari ilmu dan sekali gus mencari cara berpengnidupan yang layak menurut pemikiran sebahagian orang. Jiwa struggle lahir dari motivasi yang tinggi dengan kecerdasan secara alami, maka tidak mustahil hampir sebahagian warga sulit air merupakan orang yang kaya/konglomerat, yang semua itu mereka peruntukkan demi kemajuan Nagari Sulit air yang berada dalam Kecamatan X Koto diatas, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.

“konon dan menurut data luasnya berkisar 80 km persegi, tapi itupun blum valid karena blum ada data yang valid baik scra historis maupun secara statistic”.

Terlepas dari suksesi kepemimpinan Kenagarian di Sulit Air maka dengan mencermati keberlanjutan pembangunan Nagari ada harapan yang terselubung bagi warga untuk fukus memanfaatkan setiap momen yang ada guna menata kembali Nagari secara alami tanpa tergoda dengan bermacam-macam isu investasi yang suatu saat akan jadi bumerang terhadap pengelolaan Nagari menjadi Nagari yang kaya namun tidak berbanding lurus dengan kelestarian lingkungannya, sehingga mengarah pada kerusakan lingkungan secara signifikan. Itu yang tidak kita inginkan…!

Pengelolaan lingkungan dengan topografi serta kondisi tanah Nagari Sulit Air

Suasana alami mesti di pertahankan agar tidak tergoda dengan investasi yang akan menghancurkan serta merubah status tanah menjadi rapuh dan mudah lonsor. Penataan status tanah serta menjaga kekuatan tofografi sehingga susana alami menjadi idial daripada melibatkan intervensi dari luar yang buat tidak kondusif.

Bersama sahabat saya dari team media skalainfo.net bapak Hendrizon pergi untuk melihat pemandangan alam yang sangat asri dengan hamparan hijau serta dekat dengan air terjun Timbulun, gunung batu yang terukir secara alami. Bentuk batu marmar yang sangat potensial, dengan cakrawala alami seperti ingin disentuh oleh para investor yang tentu akan menjadi  sumber pendapatan Nagari. Ini salahsatu diantara sekian banyak sumber daya alam Nagari Sulit Air yang dikuliti untuk menambah informasi kita.

Penguatan struktur tanah dalam menjaga kelestarian alam dengan pertanian dan pemukiman yang terkelolah dengan baik dengan melibatkan para peneliti dan para pakar ilmu tanah dan para pakar pertanian teruama dari Perguruan Tinggi yang ada serta peran serta pemerintah Nagari, pemangku adat dan pemangku kepentingan seperti perangkat KAN. Perangkat Pemerintah dan stikholder yang ada di Nagari lingkup Kabupaten Solok Sumbar. Sehingga diharapkan pengelolan pertanian secara terpadu.

Demikian lah semoga bisa membuka cakrawala dalam momen MUBES SAS dan akan memberikan feet Beck yang potensial guna merancang Nagari sulit Air ke depan dengan peran serta DPP SAS dan para pemangku kepentingan lainnya. (Red).

Wassalam

Penulis: Mukhlis St Ameh. 29032026.

By Admin

-+=