Pasuruan, Skalainfo.net| Kawasan Peradaban Tengger Bromo.
Pagi dengan suasana berkabut yang sudah menjadi ciri khas Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, sejak dulu kala merupakan bagian dari Kawasan Peradaban Tengger Bromo.
Acara Saresehan pagi tersebut berada di rumah Atemo, sebagai Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Cemara Indah juga sebagai Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngadirejo. Sabtu Wage, 28 Maret 2026.
Materi Sambutan
Dalam sambutannya Atemo mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan disampaikan terimakasih kepada Prof. Dr. H. Muhammad Adib, Drs, M.A., atas kehadiran bersama team riset asisten yang sudah terseleksi dari 500 an Mahasiswa Antropologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya yaitu:
- Adam Wahyu Saputra dari Gowa Makassar Sulawesi Selatan.
- Alya Wafa dari Tangerang Selatan.
- Fatimah Az-Zahra dari Surabaya.
- Rafa Ghaniya Nahayasa dari Bantul Yogyakarta.
Perjuangan Atemo LMDH Cemara Indah dimulai sejak tahun 2012 yang berjumlah 258 anggota dengan melewati beragam tantangan dan perjuangan dengan beragam keunikan rasa perjalanannya, juga ada berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat mengajaknya bergabung tapi alhamdulilah masih ber PKS dengan Perhutani sampai saat ini. Atemo berharap atas bimbingan Perhutani terkait penanganan hujan ditengah kejadian bencana alam yang terjadi di tahun ini.
Sambutan Kedua oleh Administrator Perhutani Ivan Cahyo Susanto S.Hut
Perhutani Pasuruan, “Saat ini memiliki tanggungjawab dengan lahan seluas 31.000 hektar dengan Perhutani yaitu menjaga tata lingkungan dan fungsi hutan yang tidak boleh berubah.
Hutan di pulau Jawa ini masih bertahan karena ada dokumen besar dari peninggalan Belanda sejak tahun 1700 an. Dan lahan perhutani dapat berkurang karena pelepasan kawasan hutan. Proyek Strategis Nasional/PSN seperti proyek jalan tol, jalur lingkar selatan, bendungan, namun sedapat mungkin tetap mempertahankan luasan kawasan hutan, kalau dulu disebut TMKH/ Tukar Menukar Kawasan Hutan. Fungsi Hutan juga sebagai ‘Zona.Life Support System” untuk mengakomodir penduduk kawasan hutan untuk pemukiman juga masih dalam proses pelepasan kawasan hutan untuk pemukiman, contoh di Sendi Pacet Mojokerto. Mengenai tentang bisnis karbon masih dalam penjajakan seluas 500 ha, di proses Perhutani KPH Malang dengan PT United Tractors l.
“Terimakasih Profesor Adib atas kegiatan di Hari Perhutani Ke 65 ini” sambutan nya.
Imam Suyuti S.Hut, M.M Kepala Departemen Perencanaan Divisi Regional Jawa Timur mewakili Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Wawan Triwibowo S.Hut, M.Hut yang berhalangan hadir karena ada giat di Cepu Blora Jawa Tengah mendampingi Bapak Direktur Utama Perhutani.
Saat Zaman sebelum kemerdekaan terkait kawasan hutan sudah ada BATB (Berita Acara Tata Batas) oleh Bupati saat itu dan Pejabat Kehutanaan saat itu juga.
Pemberdayaan Kawasan Hutan
Pemberdayaan di kawasan hutan dimulai dari dulu ada program mantri lurah (ma-lu), dilanjut PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) dan era sekarang muncul Perhutani Sosial.
Sekilas terkait Karbon Trade akan dihitung dari pohon besar sampai pohon dibawahnya, Misal Pohon Cemara dibawahnya ada pohon mangga atau alpukat juga pohon lainnya juga akan dihitung beserta rumput gajah bilamana ada juga masuk dalam hitungan karbon trade tersebut.
Narasumber Dari Forum Rektor
Benito Lopulalan. Seorang Jurnalis yang datang dari Bali atas undangan Sarasehan, “Berharap ada Laboratorium Hutan Sosial di Desa Ngadirejo, sebagai Laboratorium Lapangan Hilirisasi dari Laboratorium Manusia Budaya dan Ragawi FISIP UNAIR Surabaya Jawa Timur” ungkap Benito seorang Penulis dari Forum Kalpataru.
Dasar Tindakan Unair Berbuat untuk Program Ini
Prof Dr H Muhammad Adib MA. Sesuai permintaan surat dari LMDH Ngadirejo juga dari Pemerintah Desa Ngadirejo sejak tanggal 5 Pebruari 2026, untuk menghadirkan Mahasiswa Antropologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya ke Desa Ngadirejo guna memenuhi riset karbon trade yang akan bermanfaat bagi Putra-putri Peradaban Tengger. Di akhir sarasehan Prof Adib mengukuhkan Ketua Satgas Peduli Mata Air Jawa Timur yaitu kepada Ahmad Mukhibudin Aminoto S.IP, M.AP., yang juga Wakil Direktur Skalainfo.net Propinsi Jawa Timur.
Pengukuhan dilanjutkan untuk Ketua Satgas Peduli Mata Air Desa Ngadirejo kepada Miftahuz Zainiah (Nia) didampingi Ketua Satgas Peduli Mata Air Nusantara, Guntur Bisowarno S.Si, Apt, yang juga seorang Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System Purwosari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.
Nia yang juga Jurnalis Putra Putri Peradaban Tengger Bromo, yang mempunyai impian dan cita-cita mendapatkan beasiswa double degree, satu di bidang. UT di Bidang Pariwisata dan S1 Etnosains Antropologi Fisip UNAIR berkat program Perlindungan 62 Mata Air Desa Ngadirejo.
Minggu pagi yang cerah tanggal 29 Maret 2026 Prof Adib juga menyempatkan waktu bersama mahasiswa riset asisten untuk sowan ke Ndalem Kepala Desa Ngadirejo. Diruangan tamu Kades Mulyono, Prof Adib ngobrol dengan Sekretaris Desa Ngadirejo Willy Morten membahas Literasi Desa dan buku-buku untuk Perpustakaan Desa Ngadirejo sebelum kembali ke Surabaya.
Setelah acara ramah tamah Bu Mulyono mempersilahkan para tamu untuk menikmati sarapan pagi yang telah disiapkan nya. (Red/Aminoto).
Editor : Guntur Bisowarno.

