• January 17, 2021

IUP Perkebunan Kelapa Sawit Didesa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Di Pertanyakan

 IUP Perkebunan Kelapa Sawit Didesa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Di Pertanyakan

Labuhanbatu, Skalainfo.net | Terkait Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) milik AW warga Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu propinsi Sumatera Utara yang berada diwilayah Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu menjadi pertanyaan.

Kalau menurut AW yang disebut-sebut pemilik perkebunan kelapa sawit dimaksud menyebutkan bahwa perkebunan kelapa sawit miliknya yang berada di Desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat sudah memiliki IUP, “Benar, perkebunan itu milik saya. Luasnya sekitar 60 hectare, ada di 3 (tiga) tempat berbeda. Izin Usaha Perkebunannya (IUP) sudah ada” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan via telepon selulernya, Senin (11/1/2021) sekira pukul 14:36 wib.

Terpisah, Kepala bidang (Kabid) Pelayanan Perijinan pemerintahan pembangunan Kabupaten Labuhanbatu  Andi Harahap kepada wartawan menyebutkan, “Sepengetahuan saya yang sudah memiliki Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) di seputar Kecamatan Bilah Barat, salah satunya PT Perkebunan Kelapa Sawit yang punya Badan Usaha, kalau milik perseorangan setahu saya belum ada,” paparnya, Senin (11/1/2021) dikantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Labuhanbatu,

Sebelumnya, dari investigasi wartawan yang turun langsung kelokasi perkebunan kelapa sawit yang disebut-sebut milik AW, tidak ada terlihat plank merk yang dipampangkan, yang ada tiga barak atau belasan rumah tinggal karyawan, Senin (4/1/2021) sekira pukul 11:46 wib. “Kebun ini milik pak Awi Suzuki, luas lahan kelapa sawitnya saja kurang lebih 300 Hecktar, lain kebun karetnya lagi” papar salah seorang karyawan yang mengaku sudah empat Tahun bekerja diperkebunan dimaksud,

Namun, saat ditanyakan apakah perkebunan kelapa sawit tempatnya kerja memiliki badan usaha berupa PT atau tidak, dijawabnya “Yang saya tau pak, PT Awi suzuki, itu saja” Ucapnya.

Senada dengan karyawan dimaksud, Razwan yang disebut sebagai asisten perkebunan kelapa sawit diperkebunan milik AW itu membenarkan kalau luas areal perkebunan kelapa sawit dimana dia bekerja luasnya sekitar 300 Hecktare yang disebut-sebut dimiliki, dikuasai dan diusahai oleh AW,

“Benar pak, kebun ini milik pak Awi Suzuki, pak Awi jarang kemari, ya, kalau saya kepercayaannya,” ujar Razwan yang juga mengakui dirinya sebagai asisten diperkebunan tersebut dan sudah tahunan bekerja sebagai kepercayaan.

Dijelaskannya, sistem diperkebunan itu, sistem borongan, tergantung berapa tandan buah sawit yang berhasil didodos atau dipanen,  gaji bulanan tidak ada, tetapi diberi jatah beras. Satu keluarga mendapat jatah beras 30 kg/bulan dan yang lajang mendapat 15 kg/ bulan ditambah uang lauk sebesar Rp 300.000/bulannya itupun kalau kerja full,(Damanik/red),