Bengkulu, Skalainfo.net| Antusias warga Masyarakat Bengkulu mendengar acara Tablig Akbar Ustadz Abdul Somad Batubara di Lapangan Wakaf Mini Soccer Alfidah tidak surut, meskipun di guyur hujan yang tidak begitu lebat, namun kontinyu. Senin, 02/11/2026.

Dengan dikendarai mobil warna hitam menyisiri hujan, sang Tuan Guru yang telah menyandang gelar Proffesor. H. Abdul Somad Batu Bara, LC., D.E., S.A., Ph.D. sangat tidak gentar dengan suara yang menggelegar bergema diseantero lapangan mini soccer sampai diluar lapangan menyampaikan TABLIK AKBAR kepada ribuan undangan dimalam itu.

Liputan kontributor skalainfo Bengkulu

Sekitar pukul 20.00 WIB dalam suasana hujan para pengunjung tetap bersemangat untuk mendengarkan Tausyiah dari Tuan Guru Abdul Somat. Warga yang mendengarkan ceramah dari Tuan Guru tanpa naungan selembar payung, apalagi dibawah Tenda diatas panggung, tapi Bersama-sama kehujanan dengan para pendengar yang hadir memenuhi lapangan Wakaf Alfidah mini Soccer, Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, pada Sabtu malam Minggu.

Kehadiran Tuan Guru Prof. H. Abdul Somad di Bumi Merah Putih Provinsi Bengkulu telah diagendakan meliputi beberapa Kabupaten Kota seperti Rejang Lebong, Arga Makmur dan Universitas Bengkulu bersama Gubernur Bengkulu dan Rektor.

Beliau juga berceramah di Gedung MERAH PUTIH serta di beberapa tempat termasuk di Horizon Hotel Kota Bengkulu.

Ada 5 hal yang menjadi materi pokok disampaikan pada TABLIK AKBAR PARENTIN dengan Tema Tablik Akbar “MENJADI ORANG TUA YANG BAIK MESKI TAK SEMPURNA”. Lima hal yang disampaikan oleh Ustadz jebolan Universitas Al-Azhar Cairo (S1), Institut Darul HadHasaniayahassniayah, Rabat, Maroko (S2) dan Universitas Islam Omdurman, Sudan (S3) yaitu:

  1. Anak sebagai Amanah bahwa orang tua terkhusus sangat bertanggung jawab terhadap kehidupannya, Memberikan bekal ilmu dan Agamanya.
  2. Anak seharusnya jangan di suruh tapi anak di beri uswah, contoh atau teladan.
  3. Pendidikan anak serahkan pada Ahlinya, yaitu lembaga pendidikan islam yang terpercaya dan untuk Akidah Islam dan ibadah yang benar memiliki akhlakul karimah, sopan santun, Ahlisunnah waljamaah.
  4. Jangan memberikan anak-anak makanan haram atau hasil kejahatan, seperti korupsi, mencuri, menjpu orang dan tidak makan dari sumber yang haram.
  5. Do’akan anak adalah usaha terakhir kita agar anak menjadi orang yang baik dan Berakhlak, berbakti pada orangtua taat pada Allah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sampai berakhir Tablik Akbar kurang lebih 1 jam, mulai dari pukul 20.10 sampai dengan pukul 22.15 WIB, dimana hujan belum juga reda dan para hadirin pun beransur-ansur meninggalkan lapangan Minii Soccer AlFIDAH, dengan merasa cukup puas mendengar suara Tuan Guru yang cukup menggelegar walau di terpa hujan yang tak juga reda. (Red/MSA).

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-+=