• April 19, 2021

Cegah Pencemaran Lingkungan Satukan Misi Untuk TPA Cipeucang ‘Save Tangsel’

 Cegah Pencemaran Lingkungan Satukan Misi Untuk TPA Cipeucang ‘Save Tangsel’

Tangerang Selatan, Skalainfo.net| Apa yang kau tabur itulah yang kau tuai, peribahasa yang sering kita dengar melegenda ditanah air sampai saat ini terbukti di (Tempat Pembuangan Akhir) TPA Cipeucang Kota Tangerang Selatan. Bergulirnya waktu sudah tercatat 15 hari kerja berjibaku gotong royong bersama para relawan dari Yayasan Mengetuk Pintu Langit dan masyarakat Kota Tangerang Selatan menyemprotkan disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia hampir keseluruhan sampah yang menggunung di area lahan kurang lebih 5 Hektar UPTD-TPA Cipeucang Kota Tangerang Selatan, Jum’at, 5/6/2020.

                 

Upaya memutus bau tak sedap yang diakibatkan tumpukan sampah masyarakat di (Tempat Pembuangan Akhir) TPA Cipeucang sudah ter-urai dengan menggunakan formula B. 8 Bio Teknologi Indonesia. Beberapa hari ini sudah tidak menimbulkan bau lagi. Ungkapan seorang warga masyarakat sekitar Serpong mengatakan dalam beberapa hari ini kami sudah tidak mencium bau aroma tak sedap lagi, Ucap Tarman, yang ditemui team relawan Yayasan Mengetuk Pintu Langit sesaat sebelum penyemprotan di mulai.

           

Team penyelamat kebakaran Kota Tangerang Selatan sudah mempersiapkan 5 unit armada penyemprotan 3 unit untuk amunisi dan 2 unit lainnya untuk regu semprot. Kasi Damkar Widada, AP mengatakan, kami selalu siap untuk membantu kapanpun diperlukan untuk peneyemprotan disfektan B. 8 Bio Teknologi Indonesia di TPA Cipeucang, sesuai prosedur yang diturunkan oleh Pemerintah Daerah, disetiap harinya personil yang kami turunkan selalu bergantian dibagi beberapa (ship), sebenarnya kami juga peduli kepada lingkungan terutama lahan sampah yang ada di TPU Cipeucang ini, supaya tempat pembuagan akhir sampah dapat terurai dengan benar sehingga tidak menimbulkan bau, sanitasi lingkungan terjaga dengan baik, Ucap Widada.

               

‘’Team relawan Yayasan Mengetuk Pintu Langit menambahkan, sekitar 20 persen sisa tumpukan sampah yang belum kami semprot, sampai sore hari ini semoga penyemprotan dapat kami selesaikan, Tutur Kang Aden”.

Ditempat terpisah (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) LPM Kota Tangerang Selatan, Aldrin Ramadian memaparkan hasil penyemprotan yang dilakukan beberapa relawan masyarakat cukup memuaskan dibanding hari sebeumnya karena dampak aroma tak sedap tersebut. Hari ini aroma bau sangat jauh berkurang, harapannya semoga kinerja yang sama-sama kita lakukan ini tidak sia-sia. Penggunaan cairan disfektan B. 8 ini dapat menjadi acuan untuk sanitasi lingkungan dengan adanya bukti, sehingga B. 8 ini dapat merubah echo system ramah lingkungan (Go Green) kedepan dengan B. 8 lingkungan kita akan lebih baik lagi, Ungkapnya. (Red/A).