Batusangkar, Skalainfo.net| Ditengah perkembangan sektor pariwisata dan meningkatnya mobilitas masyarakat, penjualan oleh-oleh khas Minangkabau di Pasar Batusangkar masih menjadi salahsatu sumber penghidupan penting bagi para pedagang. Berbagai produk tradisional seperti keripik sanjai, galamai, kipang, rendang kemasan dan aneka makanan ringan khas daerah terus diminati oleh wisatawan maupun perantau yang berkunjung ke Kabupaten Tanah Datar. Kamis, 25/06/2026.

Pasar Batusangkar tidak hanya dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat lokal, tetapi juga menjadi tujuan bagi para pengunjung yang ingin membawa pulang cita rasa khas Minangkabau. Oleh-oleh yang dijual di pasar tersebut kerap menjadi buah tangan wajib bagi wisatawan dan perantau sebelum kembali ke daerah tempat mereka tinggal.

Salah seorang pedagang oleh-oleh di Pasar Batusangkar mengungkapkan bahwa usaha yang dijalankannya telah memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian keluarga. Menurutnya, penjualan biasanya mengalami peningkatan signifikan pada musim liburan, Hari Raya Idulfitri, serta ketika banyak perantau pulang kampung.

“Kalau musim liburan dan lebaran, pembeli lebih banyak dibanding hari biasa. Banyak yang membeli untuk dibawa ke luar daerah sebagai buah tangan,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (20/06) lalu.

Meski demikian, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil turut memengaruhi daya beli masyarakat. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok membuat sebagian konsumen menjadi lebih selektif dalam berbelanja sehingga jumlah pembelian tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Namun, para pedagang menilai permintaan terhadap oleh-oleh khas daerah masih tetap terjaga. Keberadaan wisatawan dan perantau menjadi faktor utama yang menjaga keberlangsungan usaha tersebut. Bagi banyak orang, membawa pulang oleh-oleh bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk perhatian kepada keluarga dan kerabat yang menunggu di rumah.

Selain memberikan keuntungan bagi para pedagang, penjualan oleh-oleh juga berdampak positif terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri rumah tangga yang memproduksi makanan khas daerah. Sebagian besar produk yang dipasarkan berasal dari produsen lokal yang tersebar di berbagai wilayah Sumatera Barat. Dengan meningkatnya penjualan, para pelaku usaha kecil turut merasakan manfaat berupa bertambahnya permintaan dan perluasan pasar.

Keberadaan usaha oleh-oleh juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian kuliner tradisional Minangkabau. Produk-produk khas daerah yang dibawa wisatawan ke berbagai kota menjadi sarana promosi budaya yang efektif. Melalui makanan tradisional, masyarakat luar daerah dapat mengenal kekayaan kuliner yang menjadi identitas budaya Sumatera Barat.

Para pedagang berharap jumlah wisatawan yang datang ke Batusangkar terus meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan penjualan oleh-oleh dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Mereka menilai sektor pariwisata dan perdagangan memiliki hubungan yang saling mendukung dalam menggerakkan ekonomi daerah.

Selain itu, para pedagang juga berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan dukungan melalui program promosi wisata, pembinaan UMKM, serta pengembangan pasar tradisional sebagai destinasi belanja khas daerah. Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi, para pedagang tetap optimistis usaha oleh-oleh khas Minangkabau akan terus bertahan dan berkembang. Mereka percaya bahwa cita rasa autentik dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap produk menjadi daya tarik yang tidak akan lekang oleh waktu.

Dengan demikian, keberlangsungan usaha oleh-oleh di Pasar Batusangkar tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi para pedagang, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, mendukung perkembangan UMKM lokal, serta menjaga warisan kuliner Minangkabau agar tetap dikenal oleh generasi mendatang dan masyarakat luas. (Red/Tim Media Skala Info Tanah Datar – Tiara Iga Paguno).

-+=