Miris Sekali Nene Jompo Ini Dilaporkan Ke Polres Bekasi Oleh 5 Anak Kandungnya Cuma Gegara Ingin Waris

Miris Sekali Nene Jompo Ini Dilaporkan Ke Polres Bekasi Oleh 5 Anak Kandungnya Cuma Gegara Ingin Waris


Bekasi, Skalainfo.net| Sungguh malang nasib nene jompo yang bernama Rodiah 72 tahun ini, asal Kampung Gudang Huut, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Nasibnya begitu pilu karena 5 anaknya yang dari semenjak lahir iya besarkan dengan penuh kasih sayang tapi ketika besar mereka berlima malah melaporkan dirinya ke Polres Metro Bekasi cuma karena ingin harta waris.

Sungguh tak disangka ke 5 buah hati yang selama ini ia kasihi sekarang malah mau memenjarakan dirinya yang sudah tua renta dan sakit-sakitan ini. Dia tidak menyangka ke 5 anak kandungnya yang ia besarkan melaporkannya kepolisi hanya karena ingin warisan, anak-anaknya menuduh dirinya menggadaikan sertifikat tanah seluas 9.000 meter persegi.

Anak kandungnya semua berjumlah 8 orang, 3 orang mengikuti dirinya sedangkan yang 5 orang sudah mempunyai rumah masing-masing. Yang ke 5 orang inilah yang melaporkan dirinya ke kepolisian atas tuduhan penggelapan tanah waris.

Dengan ketiga anak kandungnya yang masih setia ini dia diantar ke Markas Polres Metro Bekasi untuk pemeriksaan, dia duduk diatas kursi roda karena kedua kakinya lumpuh akibat penyakit stroke yang ia derita.

“Lima anak saya yang melaporkan saya ke Polisi yaitu Sonya Susilawati, Syarif, Ahmad Basari, Moamar Khadafi, dan Sofyana,” Ucap nene Rodiah sambil berlinang airmata.

“Sakit rasanya hati nene, Sonya anak nene yang pertama mengajak ke 4 adiknya melaporkan nene ke Polisi karena nene menggadaikan sebagian tanah untuk keperluan hidup dan berobat nene,” ujarnya.

“Sebelum nene dilaporkan ke Polisi nene sering diancam ke 5 anak nene agar mau tanda tangan dan terkadang juga mereka datang mau merebut sertifikat tanah itu,” katanya. Minggu, 05/12/2021.

Menurutnya perlakuan ke 5 anaknya mulai terjadi semenjak suaminya meninggal dunia, dan bahkan pada saat keluarga sedang mengelar acara tahlilan hari ketiga meninggalnya suami, mereka berlima secara diam-diam mau mengambil surat sertifikat tanah yang dia simpan.

Berdasarkan laporan Polisi nenek Rodiah dilaporkan anak pertamanya yang bernama Sonya Susilawati dengan tuduhan Pasal. 372 KUHP tentang penggelapan. Hingga kini Polisi belum mau memberikan keterangan resmi terkait tentang kasus ini. (Red/Meong).


Fokus Peristiwa Terkini