• January 23, 2021

Bidan Honorer RSUD Muna Yang Dipecat, Tempuh Jalur Hukum

 Bidan Honorer RSUD Muna Yang Dipecat, Tempuh Jalur Hukum

MUNA, skalainfo.net | Tindakan yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna terhadap bidan honorer Meylisa Driani yang dipecat secara sepihak, berbuntut panjang. Meylisa menempuh jalur Hukum sebagai upaya mencari keadilan atas tindakan yang dilakukan salah satu kepala bagian diinstitut tersebut.

Meylisa Driani sudah mengabdikan diri menjadi tenaga bidan sejak 1 November 2011 silam. 1 Januari 2021, ia dipecat sepihak tanpa ada SK pemecatan. Delapan Tahun lebih pengabdian tulus yang diberikan Meylisa, dinilai tak berarti hanya gara-gara alasan tidak masuk akal. Anehnya, pemecatan itu dikait-kaitkan dengan unsur politik.

Meylisa dituding ikut rombongan barisan salah satu pasangan calon (Paslon) melakukan Demonstrasi di Kantor Bawaslu Muna pada Desember 2020 pasca Pilkada Muna. Lantaran beda pilihan politik, Kabag TU RSUD Muna SNW dipolisikan. SNW dituding telah melakukan pencemaran nama baik. “Saya difitnah. Katanya, saya ikut demo di Bawaslu sama ibu Kabag TU SNW. Padahal, saya tidak ikut. Saya berada dirumah urus anak,” kata Meylisa Driani salah satu bidan honorer, Rabu (6/1/2021).

Makanya, atas dasar itu, Meylisa melakukan upaya Hukum mencari keadilan. Dirinya menggugat secara pidana maupun perdata. Sebab, Meylisa menilai tuduhan itu tidak benar.(Ranggalawe/red),