• January 23, 2021

Paslon Asri Dan Era Saling Klaim Pihaknya Menang Dipilkada Labuhanbatu

 Paslon Asri Dan Era Saling Klaim Pihaknya Menang Dipilkada Labuhanbatu

Labuhanbatu, Skalainfo.net | Dua paslon yang bertarung di Pilkada Labuhanbatu antara paslon no urut 2, Erik Adtrada-Ellya Rosa (ERA) dan paslon no 3, Andi Suhaimi Dalimunthe-Faisal Amri Siregar (Asri) saling klaim pihaknya yang ungggul dalam perolehan suara.

Bahkan kedua paslon mendeklarasikan kemenangannya, sedangkan KPUD Labuhanbatu sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi paslon mana yang unggul dan menang dalam perolehan suara secara keseluruhan.

Dari sejumlah acunt facebook, paslon nomor urut 2 telah dikunjungi paslon nomor urut 1, H Tigor Panusunan Siregar – H Idlinsyah Harahap dan memberikan  ucapan selamat atas perolehan suara tertinggi, Rabu (9/12/2020),

Beredar pula data perhitungan suara hasil perolehan suara kelima paslon yang ditandatangani oleh Plt Kepala Kesbang Polinmas H Nilwansyah SH tanpa disertai stempel basah yang menyatakan kemenangan paslon nomor urut 3 di beberapa acunt Facebook.

Kemudian, paslon nomor urut 3 mendeklarasikan diri sebagai pemenang di pilkada. Puluhan papan ucapan selamatpun membanjiri rumah dinas wakil Bupati Labuhanbatu yang didiami Andi Suhaimi Dalimunte di jalan Abdul Aziz Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Selatan, Kamis (10/12/2020).

Sementara, Plt Kesbang Polinmas Kabupaten Labuhanbatu, Nilwansyah menjawab wartawan, Rabu (9/13/2020) malam menjelaskan, data mereka tidak merupakan acuan dan hanya sementara bersifat hasil monitoring dan evaluasi yang dilaporkan ke Kesbang Pol Provinsi Sumut dan Poldagri.

Ditanya kenapa sampai beredar luas, dirinya mengakui tidak mengetahui kenapa dilakukan oleh siapa. “Kalau itu adinda, manalah saya tahu, tahulah yang banyakan orang. Lagian itu sementara, karena hasilnya nanti KPU yang memutuskan,” aku Nilwansyah.

Sedangkan Ketua KPU Labuhanbatu, Wahyudi dimintai tanggapan menerangkan, data yang resmi tentunya tetap dari KPU Labuhanbatu sebagai penyelenggara pemilihan yang dilakukan berjenjang dengan batas akhir tanggal 17 Desember mendatang. “KPU juga punya data kontrol, namun bukan data yang menjadi hasil nantinya,” ujar Wahyudi.

Hal senada dipaparkan Ketua Bawaslu kabupaten setempat, Makmur. Menurutnya, pihaknya berharap semua pihak menahan diri dan terkait hasil akan tetap menunggu hasil resmi penghitungan dari KPU.(Damanik/red),