• November 30, 2020
 Pemukulan 2 Anggota TNI Oleh Rombongan Motor Harley Davidson

Sumbar, skalainfo.net | Terjadi tindakan Penganiayaan  atau Pemukulan dan Pengeroyokan terhadap 2 Anggota Intel Kodim 0304/Agam  yang di ketahui  Bernama Mustari, berpangkat Serda, jabatan BA unit Intel Kodim 0304/Agam Rem 032, Wirabraja Dam 1/BB, dan  Nama Yusup pangkat Serda jabatan, Intel Ba Unit Intel Kodim 0304/Agam Rem 032, Wirabraja 1/BB, Sekitar kurang lebih 13 orang rombongan motor Harley Davidson (Moge) di Simpang Tarok Kelurahan. Tarok Dipo Kecamatan. Guguk Panjang Kota Sabtu, 31/10/2020,

Serda Mistari bersama Serda Yusuf berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat melintas Jln. Dr Hamka Kelurahan. Tarok Dipo Kecamatan. Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Dari kejauhan terdengar suara sirene mobil Patwal Polres Bukittinggi, mendengar suara sirene tersebut Serda Yusuf meminggirkan kendaraannya dan memberikan jalan kepada mobil Patwal Polres Bukittinggi dan diiringi oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah habis rombongan Serda Yusuf melanjutkan perjalanan menuju Makodim, namun dari belakang datang rombongan motor Harley Davidson yang terpisah dari rombongan dan menggeber motornya sehingga Serda Yusuf terkejut dan hampir jatuh.

Karena kejadian tersebut Serda Yusuf mengejar dan memberhentikan motor Harley Davidson tersebut, namun setelah berhenti rombongan Motor Harley Davidson langsung mengejar Serda Yusuf dan mengeroyok Serda Yusuf dan Serda Mistari.

Saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, namun tidak didengar dan diancam akan ditembak.

Seketika dengan kejadian tersebut, masyarakat ramai dan ada yang sempat merekam video kejadian tersebut dan melerai pemukulan terhadap 2 (Dua) orang tersebut oleh rombongan motor Harley Davidson.

Setelah dilerai masyarakat, rombongan motor Harley Davidson melanjutkan perjalanan menuju Novotel Kota Bukittinggi, sedangkan Serda Yusuf dan Serda Mistari melaporkan kejadian tersebut kepada Perwira Piket Kodim 0304/Agam. Serda Mistari mengalami luka bibir pecah, kepala bengkak bengkak akibat dipukuli.Serda Yusuf mengalami kepala bengkak akibat dipijak, leher sakit, perut memar akibat tendangan.

Mendatangi rombongan motor Harley Davidson yang ke Novotel Kota Bukittinggi. Anggota Unit Intel kodim 0304/Agam menanyakan kepada rombongan motor Harley Davidson, kenapa memukul anggota namun mereka bersikap arogan karena merasa mereka dilindungi oleh Letjen TNI purn Jamari Chaniago, sebagai ketua Long Way Up Sumatra Island,

Dandim 0304/ Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi SE,M. Tr.(Han) tiba di Novotel didampingi Pasi Intel Kodim 0304/ Agam. dan bertemu dengan Letjen TNI purn Jamari Chaniago, melakukan koordinasi atas  permasalahan tersebut, permasalahan dapat diselesaikan dengan cara Letjen TNI purn Jamari Chaniago, sebagai ketua Long Way Up Sumatra Island meminta maaf atas kejadian tersebut.

Akibat kejadian tersebut, anggota Kodim 0304 /Agam tidak menerima perlakuan Penganiayaan /Pemukulan (Pengeroyokan) terhadap dua orang anggota tersebut yang dilakukan oleh Rombongan Motor Harley Davidson (Moge), sekitar pukul 20.25 WIB anggota kodim sekitar kurang lebih 50 orang, mendatangi Polres Bukittinggi karena rombongan motor Harley Davidson dibawah pimpinan Letjen TNI purn Jamari Chaniago, melakukan silaturahmi kepada Kapolres Bukittinggi (AKBP Dodi Prawiranegara Sik.MH)

Letkol Arh Yosip Brozti Dadi SE,M. Tr.(Han) Dandim 0304/Agam menerima perintah dari pangdam I /Bukit Barisan (Mayjen Irwansyah) untuk melaporkan secara resmi atas kejadian pemukulan terhadap 2 orang Anggota Kodim 0304/Agam ke Polres Bukittinggi.

Dua orang anggota Kodim 0304/ Agam melaporkan ke sentra pelayanan Kepolisian Polres Bukittinggi di jalan JL. Jend Sudirman No. 23 Kota Bukittinggi, didampingi Dansub Denpom 1-4 Bukittinggi.

telah berlangsung pemeriksaan terhadap Komunitas MOGE  HOG ( Harley Owners grup) yang melakukan penganiayaan terhadap dua personil TNI – AD Kodim 0304/ Agam, dari hasil pemeriksaan dapat dilaporkan pelaku penganiayaan sampai saat ini baru 2 orang tersangka  BSA dan MS,  sedangkan yang lainnya masih dalam proses pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Bukittinggi.

Komunitas MOGE HOG ( Harley Owners grup) sekitar pukul 23.30 WIB, membuat vidio permohonan maaf kepada seluruh Anggota TNI terkhusus Anggota Kodim 0304/ Agam dan Masyarakat Kota Bukittinggi (dokumen terlampir) serta dilakukan penahanan kendaraan Harley Davidson milik Komunitas MOGE HOG ( Harley Owners grup) sebanyak 13 unit oleh Kapolres Bukittinggi.

Serda Mistari dan Serda Yusuf sekitar pukul 23.35 dibawa ke Rumah sakit Stroke Nasional Bukittinggi untuk melakukan pemeriksaan dan fisum. Setelah melakukan pemeriksaan Serda Mistari dan Serda Yusuf dibawa ke rumah sakit Tentara Tingkat 4 Kota Bukittinggi untuk dilakukan rawat inap di ruang Pav B.

Hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 sekitar pukul 03.08 WIB 3 orang pelaku pemukulan Anggota TNI oleh rombongan motor Harley Davidson dimasukkan kedalam sel tahanan Polres Bukittinggi di saksikan oleh Dandim 0304/ Agam Letkol Arh. Yosit Brosti Dadi SE,M. Tr.(Han), (nov/red),