• November 28, 2020
 Pembangunan Jalan Kecamatan Wangi-wangi Wakatobi, Serobot Lahan Perkebunan Warga

Wakatobi, Skalainfo.net| Pembangunan Jalan Penghubung Desa Waelumu Tindoi Timur dan Jalan Penghubung Desa Longa Pookambua dinilai merampas lahan perkebunan masyarakat. Pembangunan yang dilakukan sejak tahun 2018 itu dilaksanakan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat pemilik lahan, Sabtu, 31/10/2020.

Salah seorang Pemilik lahan, Hamirudin yang di advokasi LSM Barakati Kepulauan Buton mengatakan “Pemerintah Wakatobi ini ibarat Preman yang melakukan pembangunan Pembukaan Jalan tidak sesuai dengan Ketentuan perundang-undangan, katanya.

Undang-undang Nomor : 2 tahun 2012 tentang Tentang Pangadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum sudah jelas ditentukan bahwa sebelum dilakukan pembangunan itu persoalan pembebasan lahan harus terlebih dituntaskan pemerintah melalui berbagai tahapan. Ini tiba-tiba main gusur tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, tambahnya.

“Harusnya Pemerintah itu jadi contoh suritauladan buat masyarakat bukan mencotohkan sikap preman yang tidak bertanggung jawab”.

Untuk diketahui, pembangunan Jalan Lintas Waelumu – Tindoi Timur dilaksanakan sejak 2018, dan tahap kedua dilaksanakan pada tahun 2020 sementara Jalan Penghubung Desa Longa – Pookambua dilaksanakan tahun 2020.

Sementara itu, Rozit selaku perwakilan dari LSM barakati Kepulauan Buton yang mengadvokasi persoalan ini mengatakan, “Kita sudah pernah lakukan Somasi kepada Pemda wakatobi melalui Dinas PU, tapi sampai hari ini belum ada tanggapan apapun dari Pemerintah Daerah.

Hal seperti ini tidak bisa didiamkan, karena kita tidak tau besok atau lusa tanah perkebunan siapa lagi yang tiba-tiba di gusur dengan alasan untuk pembangunan. Masyarakat juga mendukung pembangunan, tetapi dengan cara-cara yang elegan sesuai amanat Undang-undang. Ini jangankan memberikan ganti rugi, bicara ke pemilik lahanpun tidak ada sama sekali. Sampai hari ini, belum ada tanggapan apapun dari pihak Pemda Wakatobi, pungkasnya. (Red/Husna).