• October 25, 2020

Di Nilai Cacat Administrasi, POSPERA Minta BKPSDM Batalkan Tambahan Psikotes CPSN Di Muna

 Di Nilai Cacat Administrasi, POSPERA Minta BKPSDM Batalkan Tambahan Psikotes CPSN Di Muna

Muna, Skalainfo.net| Sejumlah Masyarakat dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kabupaten Muna melakukan unjuk rasa didepan Kantor Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna, Senin 12/10/20.

“Mereka menuntut agar tambahan psikotes di batalkan, karena dinilai merugikan para peserta CPNS”.

Koordinator lapangan (Korlap) POSPERA, La Ode Ilham Malik, menegaskan bahwa Psikotes harus dihentikan, sebab pelaksanaan psikotes dicurigai ada sesuatu dibalik ngototnya Kepala BKPSDM, ujar Ilham Malik, Senin 12/10/20 di Kantor BKPSDM Muna.

“Tidak ada alasan Kepala BKPSDM Muna, Sukarman Loke untuk tetap ngotot mengadakan tambahan psikotes,” jelas Ilham Malik.

Kata dia, “Plt. Bupati Muna, H. Malik Ditu sudah memerintahkan pembatalan tes psikotes melalui surat berlogo garuda emas. Itu sudah jelas, mestinya tidak ada lagi alasan pihak BKPSDM untuk melaksanakannya,” tuturnya.

Ilham Malik mengingatkan agar Kepala BKPSDM Muna untuk tidak mencoba mengelabui masyarakat dengan menunggu balasan surat dari Panselnas.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Muna, Sukarman Loke, tetap ngotot jika pelaksanaan tambahan psikotes sudah termuat dalam Permenpan Nomor : 23 tentang tata cara seleksi CASN.

Menurutnya, “tidak ada yang salah pada pelaksanaan psikotes, sebab mekanismenya sudah sesuai regulasi yang ada. Tidak ada satu aturan yang kita lewati,”. Jelas Sukarman Loke.

Sebelumnya, pada tanggal 8 Oktober 2020 Plt. Bupati Muna H. Malik Ditu sudah menyurati Kepala BKPSDM Muna selaku sekretaris Panselda untuk segera membatalkan tambahan psikotes, namun kepala BKPSDM malah ngotot melaksanakan tambahan psikotes tersebut. (Red/Kaeta).