• November 23, 2020

Kapolda Sumut Kunker Ke Labuhanbatu

 Kapolda Sumut Kunker Ke Labuhanbatu

Labuhanbatu, skalainfo.net |  Kedatangan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin kunjungan kerja (Kunker) ke Labuhanbatu disambut unsur pimpinan daerah dari 3 kabupaten, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu Utara, wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Kapolda di kunjungan kerjanya, meresmikan Kampung Tangguh “Ika Bina En Pabolo” di Pondok Pesantren Darus Sholihin, Kelurahan Aekpaing, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, Rabu (2/9/2020) sore,

Kapolda Sumut Martuani Sormin menyebut Kampung Tangguh “Ika Bina En Pabolo” telah melakukan program ketahanan pangan, di antaranya penanaman padi seluas 55 hektar, penanaman cabe 15 hektar, ternak sapi 40 ekor dan tambak ikan lele 30 kolam.

Martuani menyampaiakan terima kasih atas sambutan Pemkab Labuhanbatu, Pemkab Labusel dan Pemkab Labura, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan, Danyon 126/KC serta masyarakat sekitar kampung tangguh. Dia menekankan, setiap anggota Polres Labuhanbatu harus memberikan pelayanan yang humanis terhadap masyarakat.

“Kehadiran saya ke sini memberikan dukungan semangat untuk mampu dan tangguh dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” ucap Irjen Martuani.

Kapolda Sumut juga berharap agar seluruh masyarakat dan aparatur negara patuh terhadap protokol kesehatan, yaitu dengan selalu memakai masker saat beraktifitas di luar rumah, rajin menyuci tangan pakai sabun pada air mengalir serta tetap menjaga jarak.

Aparat Negara, baik Polri, TNI serta pemerintah Daerah diharapkannya tetap menyampaikan himbauan serta pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, termasuk di Pondok Pesantren Darus Sholihin, dan melakukan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19.

“Apabila ada warga atau santri mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19, segera lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat, untuk mencegah penularan kepada orang-orang yang kita sayangi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan bahaya di Sumut, salahsatunya peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba serta kejahatan jalanan.

“Tidak ada toleransi terhadap para palaku pengedar Narkoba. Begitu juga pelaku pencurian dengan kekerasan dan kejahatan jalanan lainnya,” tegasnya.(Damanik/red),