Buton-Tengah, Skalainfo.net| Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Buton Tengah Sulawesi Tenggara, memberikan bantuan biaya operasi untuk anak yang mengalami infeksi usus diperut. Muslimin (17) anak pertama pasangan Suroso (62) dan Tati (52) yang berasal dari Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, yang terlahir seperti anak normal lainnya.

Akan tetapi, dua tahun silam ia melakukan operasi dikarenakan usus diperutnya mengalami kesakitan saat mencerna makanan. Akibat operasi itu Dokter melakukan pemotongan usus, sehingga bagian perut kiri dibuatkan lubang tempat buang air besar, sementara menunggu kesembuhan penyakit diperutnya untuk melakukan operasi untuk yang kedua kalinya untuk menyambung usus tersebut agar Muslimin bisa kembali normal.
Kini, ususnya yang masi terburai di luar perut, Muslimin kesusahan beraktifitas dan bahkan Muslimin memutuskan putus sekolah, sambil menunggu dana yang di kumpulkan orang tuanya tercukupi untuk biaya operasi kedua kalinya untuk kesembuhan Muslimin.
“Paska mendengar informasi dari warga yang kesulitan berobat. Ketua Bapera Kabupaten Buton Tengah, Adam, S.Ag langsung mengutus anggota Bapera untuk melihat kondisi anak tersebut”.
“Dengan berbekal informasi dari warga, kami (Bapera) langsung merespon cepat untuk melihat kondisinya Muslimin. Pada saat di lihat kondisinya sangat memprihatinkan, menderita kesakitan akibat infeksi dibagian perut, akibat bekas operasi pertama kali, kami putuskan untuk membantu biaya pengobatan serta menyuruh orang tuanya agar Muslimin untuk diobati dan dibawa kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Adam kepada awak media skalainfo.net. Selasa, (10/8/2021).
Adam menjelaskan, anak ini telah mengalami kesakitan selama dua tahun. Faktor biaya hingga sekarang belum diobati dan ditambah lagi faktor kesulitan ekonomi ditengah pandemi. Orang tua Muslimin tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan pengobatan pada anaknya. Bahkan akibat penyakit yang diderita Muslimin di putuskan untuk berhenti sekolah.
“Muslimin ini sudah merasakan kesakitan selama dua tahun. Akan tetapi terkendala biaya, kedua orang tuanya tidak mampu untuk mengobatinya. Dengan alasan kemanusiaan di bagian kerja kami (Bapera) akan membantu semaksimal mungkin untuk biaya pengobatan Muslimin. Anak ini harus di obati, semoga saja ini anak secepatnya sembuh dan bisa tumbuh normal kembali sehingga bdapat untuk melanjutkan kembali pendidikannya,” ujar Adam yang juga wakil Ketua 1 DPRD Buton Tengah.
Atas adanya bantuan biaya pengobatan Bapera Buteng, Muslimin bersama orang tuanya kini telah berada dirumah sakit di Kota Kendari untuk melakukan operasi. (Red/Husna).
