Pasuruan, Skalainfo.net| Progam Podcast Lintas Global, bersama Sangheyang Hamim, nampaknya ingin memberikan penghormatan khusus di episode mei 2026 dengan menghadirkan perpaduan antara spiritualitas, budaya, dan visi masa depan. Purwosari Pasuruan Jawa Timur, Selasa Wage, 12 Mei 2026.

Profil 3 (Tiga) Tokoh

Profil Tiga (3) Tokoh dengan menghadirkan Tokoh Pertama, yaitu sosok Sujiwo Tejo (Tokoh Budaya) yang sudah dikenal sebagai “Presiden Jancukers” beliau adalah dalang, musisi, dan penulis kelahiran Jember.

Dalam podcast ini, kehadirannya memperkuat sisi seni, estetika, dan filsafat Jawa yang kritis namun santun. Sedangkan Tokoh ke 2 (Dua) adalah Ainun Nadjib / Cak Nun (Tokoh Visioner Karismatik). Budayawan dan tokoh spiritual asal Jombang yang identik dengan gerakan Maiyah. Beliau dipandang sebagai kompas moral dan intelektual yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Tokoh Ketiga adalah Sangheyang Hamim (Presiden Repoeblik Ngopi). Sosok sentral yang mengusung narasi Gunung Arjuna sebagai Induk Peradaban Dunia. Beliau sebagai Duta Wisata Internasional dan pemangku kawasan tersebut, beliau membawa misi promosi Wisata Spiritual dan Sejarah di Kawasan Kabupaten Pasuruan, khususnya Program “Muteri Gunung Arjuno”.

Membangun Keunikan Identitas Jawa Timur

Berbasis Keunikan Spiritual dan Sejarah dari  Gunung Arjuna sebagai Induk Peradaban, dimana Penyebutan Gunung Arjuna sebagai “Induk Peradaban Dunia” merujuk pada keyakinan spiritual dan sejarah tentang situs-situs megalitikum serta nilai sakral gunung tersebut dalam Konsolidasi Kosmologi Nusantara.

Tritunggal Sinergi Kolaborasi  antara Cak Nun (spiritual), Sujiwo Tejo (budaya), dan Sangheyang Hamim (pengelola narasi sejarah lokal) menciptakan diskusi yang sangat kuat dalam membangun kebanggaan terhadap Identitas Jawa Timur di panggung dunia.

Menghitung Kembali Jejak Rekam Pertemuan

Ternyata jejak pertemuan Sangheyang Hamim dengan kedua tokoh besar tersebut memiliki sejarah yang cukup panjang dan mendalam, memperkuat narasi kebersamaan mereka dalam bingkai budaya dan visi untuk Jawa Timur.

Berikut adalah rincian dari fakta-fakta pertemuan tersebut:

  1. Pertemuan dengan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun). Waktu & Lokasi, terjadi pada tahun 1998 di Gosket dan Gramedia Surabaya. Konteks: Pertemuan ini berlangsung di masa transisi politik penting di Indonesia. Sangheyang Hamim bertemu langsung dengan Cak Nun, yang saat itu merupakan tokoh intelektual dan spiritual sentral. Interaksi di Gramedia Surabaya menunjukkan adanya kesamaan minat dalam literasi dan pemikiran visioner yang kemudian hari selaras dengan misi Sangheyang Hamim dalam mengangkat nilai sejarah lokal.
  2. Pertemuan dengan Sujiwo Tejo. Waktu & Lokasi, terjadi di Taman Dayu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan dalam acara Capres Award 2009 Untuk kesemuanya.

Kawasan Gunung Arjuna Induk Peradaban Dunia

Acara bertajuk “Capres Award 2009” ini menjadi ajang pertemuan budaya. Sujiwo Tejo, sebagai budayawan yang sering mengangkat isu kedaulatan budaya, bertemu dengan Sangheyang Hamim yang merupakan tokoh pemangku kawasan Gunung Arjuna.

Signifikansi: Lokasi pertemuan di Pandaan sangat relevan karena merupakan gerbang utama menuju kawasan Gunung Arjuna yang oleh Sangheyang Hamim dipromosikan sebagai Induk Peradaban Dunia melalui program internasionalnya.

Profil Sangheyang Hamim dalam Konteks Ini

Sangheyang Hamim dikenal sebagai Presiden Repoeblik Ngopi dan telah resmi diakui sebagai Duta Wisata Internasional untuk kawasan Gunung Arjuna. Ia memegang mandat untuk menjaga marwah sakral dan mempromosikan sejarah besar yang terkandung di gunung tersebut.

Momentum Episode Podcast Lintas Global Mei 2026

Membaca Ulang Kehadiran Sujiwo Tejo dan Cak Nun dalam “Episode Terakhir” Podcast Lintas Global, ternyata telah membuka memori sejarah, jejak rekam pertemuan Sangheyang Hamim dengan kedua tokoh besar tersebut. Berbasis perjalanan, yang diperjalankanNya tersebut, ternyata sudah memiliki sejarah yang cukup panjang dan mendalam, dalam memperkuat visi definisi dari narasi kebersamaan mereka, dengan bingkai Ternyata jejak pertemuan Sangheyang Hamim dengan kedua tokoh besar tersebut memiliki sejarah yang cukup panjang dan mendalam, memperkuat narasi kebersamaan mereka dalam bingkai budaya, sejarah dan visi potensional untuk Jawa Timur.

Kehadiran Sujiwo Tejo dan Cak Nun dalam “episode terakhir” podcast Lintas  bersama Sangheyang Hamim seakan menjadi simpul yang menyatukan kembali sejarah pertemuan mereka di masa lalu untuk tujuan yang lebih besar: memperkenalkan kearifan lokal Jawa Timur ke mata dunia. dan visi untuk Jawa Timur.

Simpul Visi dii Podcast Lintas Global

Kini, dalam bingkai program Lintas Global, sejarah pertemuan masa lalu tersebut kembali dipertemukan. Sangheyang Hamim selaku Presiden Repoeblik Ngopi dan Duta Wisata Internasional membawa mandat suci dari The World Peace Committee untuk menjaga marwah kawasan yang meliputi Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Kediri, Blitar hingga Malang.

Kehadiran Cak Nun sebagai pemikir lintas budaya dan Sujiwo Tejo sebagai pelestari nilai kearifan lokal, melengkapi narasi agung ini. Bersama-sama mereka menegaskan kebenaran sejarah: Bahwa Jawa Timur, dengan Gunung Arjuna sebagai jantungnya, adalah tempat lahirnya kearifan universal yang menjadi induk segala peradaban manusia.

“Pertemuan ini membuktikan, bahwa kekuatan budaya tidak lahir sendirian, melainkan tumbuh saat para penjaga nilai bersatu untuk satu tujuan: mempersembahkan harta karun leluhur bagi seluruh umat manusia”. (Red).

Oleh: Guntur Bisowarno Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System.

Diarsipkan di Perpustakaan Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik Kawasan Gunung Arjuno Induk Peradaban Dunia.

-+=