Bengkulu, Skalainfo.net| Sudah terbiasa setelah hari Raya Idul Fitri umat Islam termasuk Indonesia melaksanakan peringatan Halal bi Halal tidak lain tidak bukan untuk meningkatkan rasa ukhuwah antara ummat Islam dimana saja dia berada. DR. Dedi Noviardi, M.Pd dalam tausiah subuh pada hari Sabtu menyampaikan ayat QS. Al’ Hujurat ayat (10) menyatakan:
: إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 10).
Bahwa silaturrahim dalam islam tidak pandang Suku bangsa dan keturunan oleh karena iri mari manfaatkan momen di bulan Syawal ini untuk saling bermaafan agar silaturrahmi antara kita ummat islam semakin kuat. Minggu, 04/04/2026.
Tidak ketinggalan juga para jemaah subuh dimesjid Ukhuwah sangat antusias memeriahkan acara tersebut dalam rangka meningkatkan silaturahmi serta memaknai arti bulan Syawal, setelah Sebulan penuh melaksanakan Puasa dan mengikuti tadarusan dan amalan amalan yang terkait untuk tujuan bertakwa kepada Allah SWT, QS Al-Baqarah ayat 183 menyatakan:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.
Sungguh banyak peluang bagi ummat Islam yang telah menyatakan secara sadar beriman kepada Allah SWT bahwa puasa di bulan Ramadhan adalah perintah Wajib dalam rangka untuk mendidik manusia menjadi orang yang takwa serta menjalankan kewajiban nya agar terhindar dari dosa baik secara kasat mata maupun secara sembunyi.
Dan perintah ini tidak terbatas waktu karena orang-orang dahulu yang bukan kaum ummat Nabi Muhammad pun telah melakukan puasa.
Dr. Dedi Noviardi, M.Pd yang juga merupakan mubaligh sekaligus akademisi Universitas islam Negeri di Provinsi Bengkulu menyampaikan dalam tausiahnya bahwa dalam momen Syawal ini kita tidak hanya membahas masalah sejarah halal bi halal saja, tapi bagaimana hasil yang didapatkan setelah melaksanakan amalan di bulan Ramadan serta dampak dengan amalan kita sebelas bulan kedepan, pesannya.
Syawal artinya peningkatan bila puasa kita berhasil maka akan dilanjutkan dengan puasa 6 hari di bulan Syawal, sholat wajib semakin tepat waktu dan sholat di mesjid berjamaah. Gemar bersedekah dan menuntut ilmu agama agar kualitas amalan lebih baik dan waktu berisi dengan suasana selalu bersilaturahim dan menjaga akhlak, baik dalam keluarga, dengan Suami/istri dan anak anak, dengan saudara, tetangga dan masyarakat sekitar.
Selanjutnya ustadz Dedi menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas sholat dengan memperbaiki bacaan sholat sesuai dengan tajwid dan makraj nya, karena salah membaca akan berlain maknanya.
Dsamping itu Dr. H. Fazrul Hamidy, MM., MH yang bertindak sebagai ketua Mesjid pun menyampaikan program baru mesjid dengan gerakan infak 2000 sehari yang diharapkan semua jemaah mesjid yang cukup ramai pagi itu. Disamping itu Fazrul yang juga merupakan Ketua PWM Provinsi Bengkulu menyampaikan untuk pendaftaran peserta Kurban untuk tahun 1447 H di Mesjid Ukhuwah yang setiap tahun dilaksanakan.
Akhirnya acara Halail bi halal di lengkapi dengan makan Lontong bersama yang telah dipersiapkan oleh ibuk-ibuk jamaah mesjid Ukhuah. (Red/Mukhlis St Ameh).
(Calon Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sawah Lebar Baru).
