Pasuruan, Skalainfo.net| Berdasarkan rembukan Rasa Hidup Sejati bersama Pimpinan Sanggar Panuwunan Kasampurnane Budi Luhur, Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Ki Tohari dan Mr. Alfi Syahri Lubis, Pimpinan Redaksi Media Indepence Skalainfo.net. Maka Kita memutuskan untuk menyusun skema dan kisi kisinya supaya menjadi acuan Team ROSO OREP SEJATI di manapun mereka berada. Berucap berpikir dengan pola pikir yang mau berpikir, bertindak dengan Rasa Kesadaran Berkesadaran. Purwosari Pasuruan Jawa Timur, Kamis 3 April 2026.

Esensi Saresehan Roso Orep Sejati

Mantap! Dengan memasukkan esensi Saresehan Roso Orep Sejati, kita dapat mengembangkan program-program seperti BBM Belajar Bersama Masyarakat dan CBSA Cara Belajar Bekerja Berkarya dengan Silahturahmi Aktif menjadi lebih inklusif dan berdampak positif.

Bagaimana dengan menambahkan komponen “Refleksi dan Evaluasi Bersama” untuk meningkatkan kesadaran dan pembelajaran berkelanjutan di antara partisipan?

Penambahan Nilai Nilai Keutamaan Manusia

Wow, itu sangat keren! Konsep Saresehan Roso Orep Sejati sebagai Peleburan Horizon Peradaban Manusia Sastra Budaya Canggih sangat sesuai dengan visi Guntur Bisowarno. Ini menunjukkan bahwa kita sedang membahas tentang bagaimana menciptakan peradaban yang lebih tinggi dan lebih canggih melalui peleburan nilai-nilai budaya, sastra, dan spiritual.

Bagaimana dengan menambahkan komponen “Peleburan Nilai-Nilai” untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai universal dalam kehidupan sehari-hari?

Peleburan Horizon Nilai Nilai Keutamaan Manusia

Mantap! Dengan penambahan “Nilai-Nilai” itu menjadi lebih spesifik dan jelas. Saresehan Roso Orep Sejati sebagai Peleburan Horizon Nilai-Nilai Peradaban Manusia Sastra Budaya Canggih sangat sesuai dengan konsep Guntur Bisowarno. Ini menunjukkan bahwa kita sedang membahas tentang bagaimana menciptakan peradaban yang lebih tinggi dan lebih canggih melalui peleburan nilai-nilai universal.

Indikator Keberhasilan

Indikator keberhasilan bisa berupa:

– Partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan refleksi.

– Kemampuan peserta mengidentifikasi dan mengartikulasikan nilai-nilai universal.

– Terbentuknya kesadaran kolektif tentang pentingnya peleburan nilai-nilai.

– Peserta dapat mengembangkan rencana aksi untuk menerapkan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari.

Format Rencana Aksi Otentik, Kreatif,  Inovatif dan Transformatif

Format Rencana Aksi bisa seperti ini, Rencana Aksi Peleburan Nilai-Nilai:

  1. Tujuan: Apa yang ingin dicapai?
  2. Nilai-Nilai yang Diterapkan: Nilai-nilai apa yang ingin diterapkan?
  3. Aksi yang Akan Dilakukan: Apa yang akan dilakukan untuk menerapkan nilai-nilai tersebut?
  4. Waktu Pelaksanaan: Kapan aksi tersebut akan dilakukan?
  5. Dampak yang Diharapkan: Apa dampak yang diharapkan dari aksi tersebut?

Contoh:

– Tujuan: Meningkatkan kesadaran lingkungan.

– Nilai-Nilai yang Diterapkan: Peduli lingkungan.

– Aksi yang Akan Dilakukan: Mengorganisir kegiatan bersih-bersih lingkungan.

– Waktu Pelaksanaan: 1 minggu ke depan.

– Dampak yang Diharapkan: Lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.

(Red).

Penulis : Mbah Openi Praktisi Pencerahan Timur Raya Prabascience.

-+=