Tanah Datar, Skalainfo.net| Tiga pemuda kreatif asal Kabupaten Tanah Datar, yakni Syafriwan, Rehan Pagadila, dan Habibullah, menginisiasi sebuah program edukatif bertajuk Program Mari Menabung I Tahun 2026 yang ditujukan untuk  siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar.

Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap rendahnya kebiasaan menabung dan literasi keuangan di kalangan anak-anak. Melalui pendekatan sederhana namun aplikatif, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kebiasaan hidup hemat sejak usia dini.

Program tersebut berada di bawah naungan YN Percetakan Batusangkar yang dipimpin oleh Syukri, sekaligus menjadi pihak yang memberikan dukungan penuh dalam bentuk hibah program.

Ketua tim penyelenggara, Syafriwan, menyampaikan bahwa program ini telah melalui berbagai tahapan administratif di dunia pendidikan. Bahkan, kegiatan ini telah memperoleh surat rekomendasi resmi untuk dilaksanakan di sekolah-sekolah dasar yang menjadi sasaran.

“Program ini tidak hanya sekadar menabung, tetapi bagaimana membentuk karakter anak sejak dini agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” ujar Syafriwan.

Saat ini, tim penyelenggara tengah melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah dasar di Kecamatan Lima Kaum, yang terdiri dari 26 sekolah negeri dan 6 sekolah swasta. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep program sekaligus mengajak pihak sekolah untuk berpartisipasi aktif.

Pelaksanaan program akan dilakukan dalam dua tahap, mengingat ini merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan di wilayah tersebut. Tahap pertama dijadwalkan dimulai pada 1 April 2026, sementara tahap kedua akan dilaksanakan pada 15 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, siswa akan mengikuti kegiatan menabung selama 30 hari menggunakan celengan resmi program. Setelah periode tersebut, tabungan akan dihitung secara terbuka, dan peserta dengan jumlah tabungan terbanyak akan mendapatkan penghargaan. Tidak hanya itu, sekolah dengan total tabungan siswa terbanyak juga akan menerima sertifikat apresiasi.

Program ini juga mendapatkan pembinaan dari akademisi, yakni Tezi Asmadia dan Anisa Marseli, yang turut memberikan arahan dalam aspek edukasi dan penguatan nilai karakter.

Salah satu penggagas lainnya, Rehan Pagadila, menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial generasi muda.

“Kami ingin menghadirkan kebiasaan kecil yang berdampak besar bagi masa depan anak-anak,” ungkapnya.

Dengan kolaborasi antara pemuda, dunia usaha, dan tenaga akademisi, Program Mari Menabung I Tahun 2026 diharapkan menjadi model kegiatan edukatif yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga dapat direplikasi di daerah lain. (Red/Syafriwan).

By Admin

-+=