Malang-Raya, Skalainfo.net| Momentum Itu; pada pertengahan bulan Mei 2025, dari Paguyuban Batik Saya di Kabupaten Malang ada yang share link Pelatihan Mencanting & Desain Motif Batik dari DINKOP-UKM, DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH PROPINSI JAWA TIMUR. Saya melewati begitu saja, pikir saya, “ah pasti sulit untuk diterima karena skalanya untuk Jawa Timur, pasti banyak saingan pembatik-pembatik lain yang lebih berkompeten”. Singosari, Senin, 9 Maret 2026.

Keputusan Yang Mengubah Hidup, Takdir dan Nasib Selanjutnya;
Pemberitaan pendaftaran itu, belum saya hapus, selang 3 hari sebelum pendaftaran berakhir, saya berubah pikiran, kenapa tidak, siapa tau lolos dan saya ikut, dengan mengisi syarat-syarat yang diperlukan, sampai batas akhir tgl 20 Mei 2025. Alhamdulillah saya mendapat pemberitahuan lewat WhatsApp bahwa saya lolos, berkali-kali saya baca, seakan tidak percaya, ternyata benar, saya termasuk di 50 peserta se-Jawa Timur.
Pelaksanaan dan Kunci Seorang Pembatik Tulis;
Akhirnya tiba pelaksanaan pelatihan tanggal 26 sampai 28 Mei 2025 di Hotel Savana, kenapa saya memilih mencanting pemula, karena saya berfikir bahwa ini adalah Kunci dari Seorang Pembatik Tulis… melatih skill yang saya utamakan untuk terus menerus mencari ilmu, belajar seperti apa mencanting yang tidak hanya bagus, tapi juga benar.
Pelatihan dan Jenjang Prestasi;
Sampai akhirnya Minggu berganti Minggu berharap harap cemas lolos atau tidak ke tahap ke 2 yang sudah di sampaikan oleh mentor sebelumnya di Tahap ke 1. Sampai akhirnya mendapat berita panggilan pada tanggal 13 Juni 2025, dan memberitahukan bahwa saya lolos ke Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pelaku UMKM di Bidang Fashion Tahap II. Tanggal 18 sampai 20 Juni 2025, yang bertempat di Surabaya Suite Hotel, yang di ikuti oleh 25 peserta berdasarkan saringan dari Tahap ke 1.
Semua Berkah Dalem Gusti Allah SWT;
Maha Besar Allah atas ijinNYA dan tidak lupa semua do’a do’a dari para leluhur, akhirnya saya bisa mencapai ke tahap demi tahap. Tentunya juga melalui perjuangan dan doa. Yang dari awal saya bukan siapa siapa di Dunia Batik Berfilosofi, jam terbang juga masih belum 10 tahun, tetapi tekad dan keinginan yang bisa mengantarkan saya untuk bisa mendapatkan Sertifikat Uji Kompetensi level III, jangankan ke level 3, level 1 pun saya masih belum berfikir ke arah sana, karena keterbatasan biaya. Tapi Allah Maha Gesang Kasunyatan sudah berkehendak, saya tidak melewati uji Kompetensi level 1 dan 2, tapi langsung ke level 3 dan bantuan dari pihak-pihak yang mendukung saya, akhirnya saya mendapatkan sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).
Berkah, Anugerah dan Membuka Kembali Pintu Gerbang Peradaban Batik Singosari Berfilosofi;
Alhamdulillah semua berjalan lancar tanpa kendala, Sebuah Sertifikat bukan tujuan akhir buat saya, karena dari awal saya terjun di dunia membatik, saya berkeinginan untuk bagaimana saya bisa membuat Motif Batik Klasik yang berfilosofi, yang tidak banyak di pilih oleh para pembatik, mungkin pasarnya tidak terlalu luas, beda dengan batik modern, setiap manusia pasti punya pilihan.
Kenapa saya mengambil jalur batik berfilosofi?
Yah, karena panggilan hati atau jiwa, yang ke 2, karena saya belum mampu secara budget atau modal untuk terjun di Bisnis Batik yang membutuhkan banyak biaya (belum terlaksana bukan berarti tidak mampu), saya hanya berfikir bagaimana Batik Singosari Berfilosofi ini, bisa di kenal oleh masyarakat lokal, nasional dan internasional, yang semua orang tau, betapa terkenalnya Kerajaan Singhasari waktu itu. Leluhur meninggalkan Relief-Relief pada Candi-Candi yang ada di Singosari…, bukan tanpa tujuan, leluhur memahat dengan rapi setiap detail Relief-Relief nya, yang punya maksud-maksud tertentu, yaitu untuk menyampaikan pesan-pesan Ajaran Kaweruh Ilmu Pengetahuan dan Pengetahuan Ilmu, Perilaku, Ucapan dan Tindakan Hidup Kehidupan yang luhur untuk generasi selanjutnya.
Keputusan Sadar dan Komitmen Meneruskan Maha Karya Sang Guru;
Itulah yang menjadi dasar utama keinginan saya, menjadi salahsatu diantara para murid Sang Guru Maestro Batik Singosari Berfilosofi; untuk terjun mengikuti langkah Sang Guru saya, Sang Maestro, Empunya Pembatik Singosari Eyang H. Tati Soepihajarniwati. Sebuah tujuan, bagaimana cara Kita bisa membawa kembali nama besar dan wibawa Singhasari, salahsatu diantaranya adalah melalui Karya Batik Berfilosofi yang tak lengkang, terus abadi dan langgeng di terpa arus jaman.
Penulis : Listyorini Gayantri.
Editor: Guntur Bisowarno (Praktisi Manusia Sastra Budaya Canggih).
