Surabaya, Skalainfo.net| Kita memasuki Babakan baru dalam multidimensional World Citizen alias Kita adalah Warga Dunia. Pasca Jawa Timur dan Indonesia berangka 38. Sabtu, 06/03/2026.
Kota dan Kabupaten Jawa Timur berjumlah 38 dan Propinsi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke (Baca sudah: Dari Sah Abang sampai Merah Oke berjumlah 38).
*Lokasi Momentum Konektivitas Angka 38*

Sejarah kajian dan Telaah ini Kita lakukan dan membuatnya di Depot Warung Kafe Kopi 38 di Kawasan Puri Mas Rungkut Gunung Agung di depan Masjid Assalam, bersama Prof Mohammad Adib dari Antropologi Lingkungan Unair Surabaya Jawa Timur dan Cak Rekso Aminoto Ketua Satgas Peduli Mata Air Jawa Timur.
Sebuah data fakta bahwa Mr. Wilson Lalengke tokoh dan aktivitas Hak Asasi Manusia Internasional selaku Ketua PPWI : Persatuan Pewarta Warga Indonesia, yang sudah berkunjung ke Negara Rusia untuk membangun hubungan antar manusia dan bangsa yang lebih damai, harmonis serta membangun Peradaban Ekonomi Hijau Green Economy based Credits Carbon, Angka Kredit Karbon.
Maka Kita belajar memahami dan mendalami Angka 38 menurut bahasa Rusia.
*38 dalam bahasa Rusia disebut apa*
Тридцать восемь (tridtsat’ vosem’).
Arti makna angka membilang 38 dalam sastra Linguistik Bahasa Rusia.
Dalam bahasa Rusia, angka 38 (тридцать восемь, tridtsat’ vosem’) secara linguistik dapat diartikan sebagai:
– тридцать (tridtsat’) berarti “tiga puluh”
– восемь (vosem’) berarti “delapan”
Jadi, 38 dalam bahasa Rusia adalah kombinasi dari “tiga puluh” dan “delapan”, yang secara harfiah berarti “tiga puluh tambah delapan”. Tidak ada makna khusus atau simbolis yang terkait dengan angka 38 dalam sastra linguistik Rusia, ini hanya merupakan representasi numerik biasa.
Kalau 11 (3+8) angka berarti apa dalam sastra bahasan bahasa Rusia.
Dalam bahasa Rusia, angka 11 (одиннадцать, odinnadtsat’) secara linguistik dapat diartikan sebagai:
– один (odin) berarti “satu”
– надцать (nadtsat’) adalah sufiks yang berarti “belas” (seperti dalam “belas” pada angka 11-19 dalam bahasa Indonesia)
Jadi, 11 dalam bahasa Rusia adalah “одиннадцать” (odinnadtsat’), yang secara harfiah berarti “satu belas”. Tidak ada makna khusus atau simbolis yang terkait dengan angka 11 dalam sastra linguistik Rusia, ini hanya merupakan representasi numerik biasa..
Menemukan Kebenaran Berangka 38 di Tradisi Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik Angka 38.
Angka berjumlah 11 berarti Kawelasane Gusti Orep Gesang Kita ( Kemurahan dan Kerahiman Tuhan Yang Maha Esa).
*Menemukan Esensi di balik semua fenomena bukan Ilusinya*
“The Power of Asking” adalah konsep yang menekankan pentingnya bertanya untuk mencapai tujuan, memecahkan masalah, atau mendapatkan apa yang kita inginkan. Dengan bertanya, kita bisa:
– Mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
– Memahami perspektif orang lain.
– Membuka peluang baru
– Meningkatkan hubungan dengan orang lain.
– Menghemat waktu dan usaha.
Dalam banyak kasus, orang tidak bertanya karena takut ditolak atau dianggap tidak tahu. Tapi, bertanya sebenarnya adalah tanda kekuatan dan keberanian. Kamu setuju?
Kamu mungkin merujuk pada konsep “The Power of Asking” yang berarti kekuatan atau dampak dari bertanya. Ini adalah ide bahwa dengan bertanya, kita bisa mendapatkan jawaban, informasi, atau bahkan kesempatan yang tidak terduga.
Dalam dalam Rusia kekuatan dan keberanian ditulis seperti apa?
Dalam bahasa Rusia, “kekuatan” ditulis sebagai “сила” (sila) dan “keberanian” ditulis sebagai “смелость” (smelost’). Jadi, jika digabungkan, “kekuatan dan keberanian” bisa ditulis sebagai “сила и смелость” (sila i smelost’).
Berenang dalam energi Kekuatan dan Keberanian Kata.
Kamu mungkin merujuk pada konsep “power words” atau “kata-kata kekuatan” yang digunakan untuk memotivasi dan meningkatkan energi, bukan “swimming word”. Dalam konteks ini, “berenang dalam energi kekuatan dan keberanian kata” mungkin berarti menggunakan kata-kata positif dan kuat untuk meningkatkan motivasi dan keberanian.
Dalam bahasan bahasa Rusia disebut apa?
Dalam bahasa Rusia, “power words” atau “kata-kata kekuatan” bisa diterjemahkan sebagai “слова силы” (slova sily). (Red).
Penulis: Guntur Bisowarno (Praktisi Manusia Sastra Budaya Canggih)

