Pasuruan, Skalainfo.net| Kita perlu memahami perubahan sebuah IRIAN JAYA menjadi PAPUA JAYA, disana ada:
*SURUH SIRIH IRIAN JAYA*
Kita para pendatang di Pulau IRIAN JAYA, ada sebutan dan singkatan I R I A N, yaitu Ikut Republik Indonesia Anti Netherlands, Jaya dari Puncak Gunung Jaya Wijaya. Purwosari, Minggu, 01/03/2026.
Kita diberi kesempatan dan tawaran untuk menginang Gondhong Daun Sirih dan Buah Suruh Sirih dari Alam Bumi Irian Jaya, Papua Jaya Nusantara Indonesia. (Baca: Lagu Kebangsaan dari SahAbang sampai Merah Oke berjajar pulau pulau, sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia. red.).

*Itu lah Indonesia Raya*
Menguak SURUH SIRIH Hitam Irian Jaya, menemukan SURUH SIRIH Merah, Merauke Menjadi MerahOke, sehingga Sabang Aceng menjadi SahAbang; Abang = Merah, ternyata lewat misteri SURUH SIRIH HITAM, terkuaklah lewat Suruh Sirih, Indonesia Raya membentak dari SahAbang Aceh sampai MerahOke Irian Jaya.
*Sinkronisasi dan Enerjologi serta Enerjolop Indonesia Raya*
Sinkronisasi frekuensi vibrasi dan gelombang energi spiritual, energi bejo logi, Enerjologi, dengan kecepatan loop jadilah Enerjolop, dengan melalui media menginang dengan Godhong Daun Suruh Sirih Irian Jaya. Papya Jaya feat SURUH SIRIH PASURUAN ini, Kita jadikan aplikasi implementasi di Pagelaran Wayang Kulit Ringgit Purwo Klasik di bawah ini.
*SURUH SIRIH PASURUAN*
Jejer Pagelaran Wayang Kulit Ringgit Purwo Klasik oleh Ki Tohari Pimpinan Sanggar Panuwunan Kasampurnane Budi Luhur Desa Cendono Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, di Saresehan Roso Orep Sejati di Dusun Kandang Sari, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Malam Selasa Kliwon, Anggoro Kasih, 8-9/10/2025).
Di dalam acara Saresehan Roso Orep Sejati tersebut dilakukanlah; Jejer Gunungan Wayang Kulit Ringgit Purwo Klasik feat Turunnya Wahyu Daun Gondhong Jati, Wahyu Daun SURUH SIRIH dan Wahyu Daun Godhong Simbukan (Godhong Semar Ismayajati ya Asma Ya Jati, Jati wasesa Yo Jati Mulyo), sebagai wujud ejawantah penggenapan visi besar di lereng Gunung Arjuno di bawah ini:
Dari kalangan pelaku energi spiritual ke lereng puncak Gunung Arjuno, para pertapa, masyarakat pencari jejak jati diri mendengar suara mendengung seperti bunyi tawon lebah ‘brengngengen’ bahwa, “Besok akan ada massa waktunya dari Ereng Ereng Lereng Gunung Arjuno Jawa Timur, bakal muncul Wahyu Kahanan Jati berupa Jati Wasesa dan Jati Mulyo.
Antara Suruh Sirih Merah dan Suruh Sirih Hitam, Jaya Kawijayan, Puncak Jaya Wijaya dari Irian Jaya.
Merah lambang kebangkitan dari Timur, Bawang Timur, Bintang Timur, Ayam berkokok dari Timur, Fajar dari TiMUR, SejaTi PasTi Murni, Emas Murni.
Hitam adalah lambang misteri daya hidup, Sangkan Parane Dumadi, Energi Manusia Alam Semesta (EMAS, baca ada istilah Emas Hitam. red.). (Red/Miftahiz Zainiah).
Penulis : Guntur Bisowarno (Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System).
