Terlantar, Sebut ASN Tangsel Rebut Kepala Keluarga

Terlantar, Sebut ASN Tangsel Rebut Kepala Keluarga

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tangsel, Skalainfo.net| Sebelum mencuat kasus seorang ASN Kota Tangsel yang melakukan nikah sirih dengan seorang pekerja alat kesehatan, telah menjadi kesuraman dan prahara dalam rumah tangga bagi istri dari seorang pekerja alat kesehatan. Perubahan sangat dratis dirasakannya, sehingga sering terjadi perdebatan dalam keluarga, namun sebagai istri soleha, dirinya tetap ingin mempertahankan utuhnya rumah tangga, berharap prahara ini cepat berlalu. Pamulang, 17/11/2021.

“Setelah empat pekan berjalan sidang pengadilan belum juga selesai, galau dan cemas terlihat diwajah (W) nama samaran, sebagai istri dari pekerja alat kesehatan tersebut berharap bahwa ayah dari anak-anaknya dapat berkumpul seperti sedia kala tidak ada lagi permasalahan menyangkut ayah dari anak-anaknya dan rumah tangganya”.

(W), saat ditemuai awak media menuturkan, bahwa ini semua ulah dari seorang perempuan yang haus dengan harta, bertahun-tahun dia mengganggu ketentraman rumah tangga saya dan dia selalu menggoda suami saya, serta berupaya untuk merebutnya dari kebagaiaan rumah tangga saya, ucap (W) kepada awak media.

Sebelumnya pernah saya ingatkan tambahnya, jauhi laki saya jangan ganggu rumah tangga saya, sebut (W) yang pada saat itu dirinya masih sering menawarkan alat kesehatan kepada kantor dinas di wilayah Pemkot Tangsel.

“Diketahui bahwa seorang perempuan yang sering menggoda suaminya itu adalah pegawai negeri di Pemkot Tangsel”.

Saat ini masalah suami saya dengan perempuan itu menjadi ramai dibicarakan sosial media, juga sudah membuat keluarga saya malu, dan rumah tangga saya menjadi gonjang-ganjing, terus terang saya tidak akan tinggal diam, ucap (W) dan mengatakan, saya akan bongkar semua kedoknya sebagai ASN di Kota Tangsel ini dan sudah merebut suami saya, sebut (W).

Selama 5 tahun saya dan anak-anak menderita dan tertekan atas perilaku anggota ASN dengan terang-terangan telah melakukan nikah sirih dengan memperdayai suami saya, padahal dia tahu bahwa kami adalah suami/istri yang sah, tambahnya.

Tekanan psikologi terhadap anak saya setelah mengetahui yang terjadi, selama ini hidup kami selalu damai suami saya sayang kepada anak-anak. Sekarang anak kami sudah tahu kemelut dalam rumah tangga, sekarang dia sering melamun, disekolahan dia juga tidak fokus belajar, tutur (W), dan menambahkan, pernah guru anak saya di sekolahan menyarankan kepada saya tolong ya buk anaknya diperhatikan kasih sayangnya sekarang ini kok anaknya berubah dratis perilakunya kata guru anak saya itu pak, sebut (W) kepada awak media ini, sembari meneteskan air matanya mengenang kesedihahan yang dialami anak-anaknya setelah terjadinya nikah sirih antara perempuan ASN itu dengan suaminya, ungkapnya.

Rasa pilu dan sedih (W) mengatakan, sebenarnya saya sudah berusaha untuk menutupi kejadian rumah tangga kepada anak-anak, tetapi anak yang paling besar dia sudah tahu mungkin juga dia bisa merasakan galau yang saya rasakan, namanya anak-anak ya..ada kontak bathin ya pak, sembari meneteskan air mata menjawab satu persatu pertanyaan awak media.

Bertahun-tahun kami menderita, bathin tertekan psikologi anak-anak terganggu diterpa masalah ini seperti ditelantarkan sakit hati saya pak, ucapnya (W), ini semua akibat perempuan ASN itu yang sudah memperdayai suami saya, tambahnya.

(W) menambahkan, yang pertama kali merasa terzolimi itu adalah saya akibat perempuan ASN itu merampas suami saya, bukan hanya perasaan saya tetapi anak-anak saya juga kena dampak oleh perbuatan ASN itu yang merenggut kebahagian dalam rumah tangga saya, katanya.

Saya kenal dengan perempuan ASN itu dan pernah membeli jualan alat kesehatan saya untuk dipergunakan disalah satu rumah sakit, karena sudah kenal itulah dengan dia (ASN), sangat tega untuk menghancurkan rumah tangga saya, merampas kebahagiaan anak-anak saya dari ayahnya. Kalau disebut kurang uang belanja..? itu sudah tentu karena ayah anak-anak sudah kurang peduli kepada keluarga, akibat diperdaya dan dipengaruhi oleh perempuan pegawai ASN itu, katanya.

Berkedok sebagai pegawai ASN tetapi punya perilaku sinting merebut suami orang. Kalau kemana-mana selalu pakai jilbab, namun gak taunya mengumbar nafsu kepada suami orang, ucap (W) dari kata-katanya itu sembari merasa kesal. Dalam permasalahan ini tambahnya, kami sudah berkirim surat kepada bapak Walikota Tangsel Benyamin Davnie, mengenai anggotanya atau bawahannya sudah melakukan perbuatan zolim kepada rumah tangga saya, dan dia merebut suami orang akibatnya biaya-biaya untuk kebutuhan anak-anak saya semua terlantar, katanya.

Masih dikatakannya, dirinya dan pengacaranya sudah berkirim surat kepada UPT/P2TP2A, terkait perbuatan anggota ASN itu yang sudah membuat anak-anak saya terlantar kurang perhatian dari ayahnya setelah direbut penghasilannya oleh seorang perempuan yang mengaku kerja di pegawai ASN Kota Tangsel, tutupnya.

Ditempat terpisah awak media berupaya mengkonfirmasi terkait berita beredar disosmed oleh seorang anggota ASN Kota Tangsel, namun sampai saat berita ini diturunkan belum ada satupun keterangan dari ASN tersebut, sebelumnya awak media sudah membuat audensi dan meninggalkan satu tanda tetapi sampai sekarang belum ada yang dapat dihubungi. (Red/Agus).


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Fokus Peristiwa Skala Tangsel Terkini