• July 24, 2021

Intervensi Berbasis Masyarakat, Pinang Pasti Keluar Dari Bahaya Narkoba

 Intervensi Berbasis Masyarakat, Pinang Pasti Keluar Dari Bahaya Narkoba

Tangerang, Skalainfo.net| Ketahanan keluarga berbasis sumber daya pembagunan desa merupakan program prioritas nasional yang wajib kita laksanakan. Kegiatan tersebut di lakukan dalam rangka membentuk Desa Bersinar atau bersih dari narkoba, Pinang, 18/6/2021.

“Mengapa program ini sangat penting untuk dilaksanakan? Karena desa adalah penyangga ibukota, yang berbatasan langsung dengan wilayah lainnya, dan menjadi jalur yang sangat rawan akan peredaran gelap narkoba”.

Lurah Pinang Hidayat mengatakan, Selain itu, adanya program pemerintah yang fokus pada kesejahteraan masyarakat desa, sehingga berdampak pada perekonomian desa yang terus meningkat, sekarang ini desa dijadikan tempat sebagai potensi bisnis untuk peredaran baru bagi para bandar-bandar narkoba.

Oleh karena itu, diperlukan ketahanan yang kuat dari desa untuk penanggulangan bahayanya permasalahan narkoba, tambahnya. Badan Narkotika Nasional (BNN) akan menjadikan desa sebagai salah satu garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, dan dari desa tersebut memiliki daya tangkal terhadap peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba, ucap Hidayat.

Dikesempatan acara tersebut Plt. Sub Koordinator Seksi Rehabilitasi Kota Tangerang, Didit Maulana mengatakan, disetiap BNN Provinsi dan BNN Kota/Kabupaten di Indonesia, wajib untuk membentuk Desa-desa bersinar. Khusus untuk wilayah Kota Tangerang, Kelurahan Pinang yang terpilih menjadi Desa Bersinar, yang sudah berhasil kami intervensi, ucapnya.

Bagi pecandu dan penyalahgunaan narkoba untuk dapat pulih dari ketergantungan narkoba dengan melalui cara yaitu rehabilitasi, dan IMB hadir dilingkungan Kelurahan Pinang melalui para agen pemulihan untuk pelaksanaan kegiatan rehabilitasi bagi para pencandu dan penyalahgunaan dengan risiko ketergantungan ringan.

Apabila ditemukan risiko ketergantungan sedang dan berat akan dirujuk untuk melakukan rehabilitasi diklinik Pratama BNN Kota Tangerang dan lokal, balai-balai besar rehabilitasi milik BNN, katanya.

Untuk langkah selanjutnya adalah, bagaimana keberlanjutan dari pihak Kelurahan dalam penanggulangan bahaya narkoba itu, agar secara mandiri mampu membuat berbagai langkah nyata terkait upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika) di wilayah Kelurahan Pinang. Salah satunya adalah terbentuknya Satgas Relawan Anti narkotika dan Agen Pemulihan terkait upaya rehabilitasi.

Mereka dapat menjadi perpanjang tanganan BNN di wilayah Kelurahan Pinang, seperti memberikan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, turut membantu dengan membawa ke BNN agar direhabilitasi jika ada warga masyarakat yang menjadi penyalahgunaan narkoba, harus melaporkan ke BNN jika ada tindakan mencurigakan terkait peredaran gelap narkoba di wilayahnya, pungkas Didit.

Arahan selaras yang disampaikan oleh Zigo selaku tokoh pemuda inisiator Kampung Bersinar Kelurahan Pinang, bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar program lembaga tertentu untuk menjalankan program. Namun kami berharap program ini benar-benar harus dijalankan dan mengena kepada masyarkat. Kami dari Kelurahan Pinang berangkat dari bawah dan kesadaran masyarakat itu sendiri, bahwa kami akan memerangi narkoba. Biasanya orang-orang melihat bahwa Pinang ini terkena zona merah dalam tanda kutib narkoba, untuk saat ini kami juga akan buktikan kedepannya Kampung Bersinar Kelurahan Pinang akan bersih dan terbebas dari bahaya narkotika, pungkasnya. (Red/Tommy).