• June 19, 2021

Pengurus Divisi Sutradara Sukseskan Program Nasional Vaksinasi Covid-19, KFT Indonesia Gelar Vaksin

 Pengurus Divisi Sutradara Sukseskan Program Nasional Vaksinasi Covid-19, KFT Indonesia Gelar Vaksin

Jakarta, Skalainfo.net| Salah Satu Organisasi Profesi Karyawan Film dan Televisi Indonesia (KFT) melaksanakan vaksinasi Covid-19. Menggelar program vaksinasi Covid-19, yang dimotori oleh Pengurus Devisi Sutradara KFT untuk warga Insan Perfilman Indonesia. Di Kantor Kementerian Negara Tenaga Kerja Ekonomi Kreatif Jakarta, Selasa, 4/5/2021.

“Presiden R.I. Jokowi menjadi penerima suntik vaksin pertama dalam vaksinasi Covid-19 perdana yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta”.

MUI juga menyatakan vaksin Sinovac halal. Saya telah memerintahkan agar vaksinasi Covid-19 segera dilaksanakan seluruh Tanah Air,” tulis Jokowi yang di kutip unggahan akun twitter resmi miliknya.

Program ini diselenggarakan untuk membantu pemerintah dalam upaya mendorong percepatan dan memperluas cakupan vaksin nasional.

“Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diselenggaran ini dalam rangka mewujudkan Insan Film Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit,” kata Koordinator dan penerima Vaksin Ronny Mepet.

Dia juga mengatakan Divisi Sutradara KFT mendukung penuh program pemerintah dalam mempercepat laju pemberian vaksin kepada masyarakat. “Percepatan vaksinasi nasional harus dilakukan demi mewujudkan Insan Perfilman Indonesia sehat, produksi ekonomi bangkit sesegera mungkin. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi dan sinergi semua elemen bangsa sangat dibutuhkan,” ujar Ronny Mepet sang Sutradara.

Didien Rochidin salah satu Sutradara Dan Pengurus Divisi Penyutradaraan bidang Litbang Anggota KFT juga mengungkapkan, menggelar vaksinasi Covid-19. Untuk kegiatan kali ini, Divisi Sutradara KFT yang menjadi fasilitator kegiatan.

Adapun penerima vaksin Covid-19 adalah masyarakat Insan perfilman pada umumnya, yang sebelumnya sudah didata oleh panitia kegiatan.

“Saya dan Kita semua yang penerima vaksin, adalah warga masyarakat perfilman yang sudah terdaftar di data base, jadi tidak bisa walk in atau datang tiba-tiba,” kata Didien Rochidin yang sebelum di vaksin didampingi oleh penerima vaksin Sutradara Firdaus Zen sapaan akrab Effi Zen.

Disisi lain Sekretaris pengurus Divisi Penyutradaraan Bedjo Soelaktono bertutur, dalam kegiatannya pun, juga diberlakukan protokol kesehatan (prokes) ketat, mereka yang hadir sebelumnya sudah mendapatkan undangan dan ada dalam sistem serta dinyatakan bisa divaksin.

“Kita melakukan ini gratis, terbuka secara umum. Untuk tahap pertama ini. Namun sebelumnya dilakukan pengecekan, seperti pemeriksaan tekanan darah, saturasi oksigen, suhu tubuh oleh tim medis. Jika hasil observasi medis dinyatakan baik, maka vaksin bisa dilakukan,” ujar Bedjo Soelaktono saat dihubungi via seluler.

Selanjutnya Suntik Vaksin untuk tahap ke dua, pada tanggal 2 Juni 2021, akan di panggil melalui SMS Handphone. Kepada warga masyarakat yang hendak di vaksin, Bedjo Soelaktono juga menghimbau agar waspada terhadap pemberitaan hoaks yang banyak beredar terkait vaksin Covid-19. Masyarakat diminta untuk, harus mencari informasi ataupun membaca dari sumber-sumber resmi terlebih dahulu, pungkasnya. (Red/Andi).

PENULIS  :  EDWARD. AN.