• June 19, 2021

Keluarga Mahasiswa/wi Minang Tangsel (KMM) Per-erat Raso Sanak Diperantauan

 Keluarga Mahasiswa/wi Minang Tangsel (KMM) Per-erat Raso Sanak Diperantauan

Tangsel, Skalainfo.net| Kegiatan bantuan sosial peduli terhadap sesama manusia yang dilakukan oleh pemuda dan pemudi keluarga mahasiswa mahsiswi minang diperantauan, berupa pembagian kurang-lebih sebanyak 300 paket takjil kepada masyarakat yang melintas di Bundaran Pamulang Kota Tangerang Selatan terealisasi hikmat dan rapi, 25/4/2021.

Adapun titik kumpul pelaksanaannya dibagi menjadi tiga bagian yaitu 1. Didepan Pamulang Squer Jalan Raya Siliwangi, ke-2 dijalan Raya Reni dan yang ke-3 di Bundaran Pamulang sebagai central tempat kumpulnya dari bantuan sosial paket takjil yang dibagikan kepada masyarakat Kota Tangsel.

Ridal Wilidaen dinobatkan sebagai ketua KMM Kota Tangsel mengatakan, diawali terbentuknya KMM Tangsel ini didasari oleh 3 tujuan yaitu, 1. Sosial, 2. Budaya, 3. Pendidikan, naah…pembagian paket takjil hari ini kami memasukkan dalam bidang sosial kita, untuk mengunggah rasa kemanusaian teman-teman berbagi berkah kebaikan dibulan suci Ramadhan ini supaya tampil ibadah barokahnya dapat, ucap Ridal.

“Masih dikatakannya bahwa untuk anggota yang kami terjunkan di tiga titik dalam pembagian paket takjil itu sebanyak 20 prang. Dalam pelaksanaan itu masing-masing anggota sudah dibekali dengan prokes mematuhi anjuran pemerintah tetap memakai standar protokol kesehatan,” tambahnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan bagi-bagi paket takjil dibundaran Pamulang, Ketua Umum IKM Kota Tangerang Selatan Ir. Anafrizal, M.Si memberi support untuk memacu semangat para adik-adk KMM dalam melaksanakan tugas mulia membagikan takjil kepada umat muslim yang berpuasa pada bulan suci Ramadhan ini.

Dalam kesempatan itu Ketum IKM Kota Tangsel Anafrizal mengatakan, khusus untuk KMM Kota Tangsel yang melakukan kegiatan hari ini “Barvo KMM Tangsel” dan rasa bangga yang tak terhingga kepada adik-adik KMM Tangsel yang sudah mampu mewujudkan suatu kelompok secara kekeluargaan diperantauan ini.

“Setelah 12 tahun Kota Tangsel berdiri pemekaran dari Kota Tangerang menjadi satu kota gadis kecil yang cantik, digemari oleh seluruh Kabupaten/kota dan Provinsi di Indonesia, dengan segudang prestasi yang sudah dilakukan oleh Kota Tangsel”, tutur Ketum IKM Tangsel.

Anafrizal menambahkan terkait dengan IKM Kota Tangsel ini memiliki banyak program yang nantinya dapat bersinergy dengan adik-adik dari KMM Pamulang, salah satunya yang perlu kita kembangkan adalah sanggar seni budaya dan kita punya sanggar namanya “sanggar Putri Bungsu” ucapnya.

Beberapa anggota kita dari sanggar putri bungsu ini diminta oleh Gebu Minang Pusat untuk di didik dan di latih bermacam-macam seni ada tarian, ada randai dan lain-lain, sehingga sudah banyak juga anggota ini dibawa untuk pentas keluar negeri. Saya berharap untuk kedepannya sanggar seni budaya Minang yang ada dikota Tangsel ini bisa dikolaborasikan dengan adik-adik keluarga mahasiswa-mahasiswi minang dikota Tangsel ini, pungkasnya.

Ditempat yang sama wakil ketua KMM Kota Tangsel Rinaldi Eka Saputra dalam sambutannya mengatakan, rasa syukurnya kapada Allah SWT, yang telah merapatkan barisan kami dan untuk mengarahkan dengan bimbingan Bapak-bapak dan Kakak atau Uda-uda dari IKM Kota Tangsel ini. Sepertinya kami menemukan orang tua kami serta menjaga kami sebagai anak mahasiswa/mahasiswi di perantauan, katanya.

Rinaldi menambahkan, bahwa di KMM ini juga punya beberapa kegiatan seni budaya diruang lingkup Universitas kita sendiri dan kiranya kegiatan tersebut dapat juga eksis ditingkat kota Tangerang Selatan. Bila ada ada kegiatan yang di inisisasikan oleh Pemkot Tangsel, KMM Pamulang bisa ikut tampil dalam pertunjukan tersebut. Selain seni budaya itu kami juga berharap kegiatan sosial dan pendidikan yang kami gagas baik dalam bentuk beasiswa atau lainnya mudah-mudahan dengan adanya IKM Tangsel bisa menjadi jembatan kami, rekan-rekan yang ingin kuliah dibantu dengan beasiswanya IKM Tangsel dapat mempermudah proses untuk pendidikan itu, karena pada dasarnya pendidikan sosial budaya dapat kami realisasikan dengan baik, pungkas Rinaldi.

Diakhir kegiatan pembagian paket takjil keluarga mahasiswa/mahasiswi minang (KMM Tangsel) disambut dengan buka bersama di salah satu resto dibilangan Reni Jaya Kota Tangsel. Adapun dalam sesi ramah tamah dilantunkan oleh Ketum IKM Tangsel, Ir. Anafrizal, M.Si dan didampingi bendahara IKM Tangsel, Jasmi Indra, SE., MM, humas IKM Tangsel, Syafri Tanjung, wakil sekretaris IKM Tangsel, Alfi Syahri, turut serta perguruan silat harimau Minang, Julnasti.

Ridal Walidaen menambahkan terbentuknya wadah KMM Kota Tangsel ini adalah untuk mempererat tali silahturahmi saudara diperantauan, karena banyak juga mahasiswa di Pamulang tidak memiliki sanak saudara hanya datang sendiri untuk melanjutkan tingkat pendidikannya disini oleh karena itu kami buatlah nama keluarga mahasiswa minang Pamulang, pepatah minang mengatakan (ibaraik anak ayam mancari induaknyo) supaya dapat juga bergandengan dengan organisasi-organisasi daerah minang lainnya diperantauan ini. Alhamdulillah di KMM Pamulang sudah tekumpul 170 mahasiswa/masiswi semoga akan bertambah lagi untuk mempererat tali persaudaraan diperantauan, pungkasnya. (Red/Siswo).