• June 19, 2021

Dinas KUKM Tangsel Pengembangan Skala Mikro Dengan Orientasi Standarisasi Halal

 Dinas KUKM Tangsel Pengembangan Skala Mikro Dengan Orientasi Standarisasi Halal

Tangsel, Skalainfo.net| Pelaku ekonomi kuliner dan minuman sehat halal  masa vandemi ini di Kota Tangsel memang menjadi kendala, kreatifitas terhambat dan pemasaran kuliner juga tidak lancar dan kurangnya peminat dimasyarakat. Namun dengan adanya perhatian pemerintah dari Dinas Koperasi Ukm Tangsel dapat terbantu melalui arahan yang dapat membangkit pelaku kuliner dan minuman sehat timbul semangat lagi, BSD, 6/4/2021.

Selamat Ibrahim, seorang pelaku usaha kuliner turut hadir dalam seminar angkatan pertama yang diadakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang Selatan mengatakan kepada awak media, sejak tahun 2018 mulai bergerak usaha dibidang kuliner seperti makanan bronis kue bolu, bronis batik, bronis panggang, bronis kukus, makanan sambal obong dan kue pastan.

Ibrahim menjelaskan, dalam pemodalan selama ini yang dihadapi semasa vandemik memang sangat terpukul sekali, usaha tidak bergerak serta ruang gerak kita juga harus dibatasi sesuai peraturan yang berlaku. Pada tahun 2018 saya sudah bergabung dengan UKM dibawah naungan Dinas Koperasi Tangsel, disitu mendapatkan binaan bagaimana cara memasarkan kuliner dan juga mendapatkan bantuan permodalan dari Kementrian Koperasi UKM RI melalui Dinas UKM Tangsel sebesar Rp. 12 juta. Ada beberapa UKM mendapatkan permodalan dari pemerintah, juga memberikan solusi yang efektif dengan BPUM dan modal insentif contoh dalam bentuk fekejing – fih bahkan dapat desainnya, semua terakomodir ditahun 2021 berupa produk, ucap Ibrahim.

Selama ini tambah Ibrahim, untuk memasarkan produknya masa vandemi melalui media online – tokopedia – shopie – gojek online dan lainya. Disitu usahanya dapat terbantu namun pendapatan belum maximal, hasil prodak yang dijual saling menutupi sistim silang sebelum masa vandemik hasil prodaknya sangat meningkat hampir rata-rata di atas Rp. 12 jt, perbulanya, dan selama bergabung di UKM dibawah bimbingan Dinas Koperasi seperti mengadakan seminar mengadakan pelatihan cara memasarkan produk, jadi kami dapat terbantu dan banyak keuntungan yang didapati.

Pertama sesama pelaku usaha ekonomi kuliner dan minuman sehat sudah saling kenal mengenal jadi kita bisa saling membantu mempromosi sesama produk, tutup Ibrahim. (Red/Si).