• June 19, 2021

Jelang PSU Di Labuhanbatu, Polisi Dan Bawaslu Diminta Bertindak Tegas

 Jelang PSU Di Labuhanbatu, Polisi Dan Bawaslu Diminta Bertindak Tegas

Labuhanbatu, Skalainfo.net | Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan agar dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di sembilan Tempat Pemilihan Suara (TPS) di Labuhanbatu, suhu politik semakin memanas, sehingga tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan kegaduhan yang berujung konflik sesama masyarakat

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kegaduhan tersebut, sebaiknya Polisi dan Bawaslu bertindak tegas terhadap ASN, Kepala Desa, Lurah dan Kepling yang tidak netral dalam penyelenggaraan pilkada, bila perlu langsung diberi sanksi hukum yang berlaku.

Demikian dikatakan Ketua Pemuda Demokrat Indonesia (PDI) DPC Labuhanbatu, F Harahap di Rantauprapat, Jumat (26/3/2021), “Jangan sampai Kepala Desa  Lurah dan Kepling ikut menggalang suara di PSU, ini bisa menimbulkan kegaduhan” ujarnya.

Sebaiknya, Polisi dan Bawaslu langsung bertindak, apa bila mengetahui ada ASN, Lurah, Kepala Desa dan Kepling yang ikut menjadi team sukses dari salah satu Paslon. Apa lagi ikut mengajak untuk memilih salah satu Paslon di PSU, ujarnya.

“Kepling digaji dari dana APBD dan SK pengangkatannya di tandatangani oleh Bupati, dengan begitu termasuk sebagai kategori aparatur pemerintahan” katanya

Perlu diketahui, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada menyebutkan, ASN kades bersama perangkatnya tidak boleh ikut terlibat dalam dukung mendukung paslon.(Andi Damanik/red)