• April 19, 2021

Polres Bandara Soetta Ungkap Pencuri Handphone Namun Tidak Dikenakan Pasal, Ini Alasannya

 Polres Bandara Soetta Ungkap Pencuri Handphone Namun Tidak Dikenakan Pasal, Ini Alasannya

Tangerang, skalainfo.net | Polres Bandara Soekarno Hatta gelar Confrence  pres ungkap kasus tindak pidana pencurian handphone penumpang di area tunggu taksi terminal 3 Bandara Soekarno Hatta , bertempat di halaman Polres Bandara Soetta Jalan C4 Gedung 641 Bandara Soetta Rabu ( 24/02/2021) pukul 15:00

Kombes Pol Adi Ferdian Memimpin  kegiatan  di dampingi Kasat Reskrim   A .Alexander ,SH ,SIK ,MM , M ,Si  dan korban Akbar PB

Kapolres Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Adi Ferdian mengatakan  kepada awak media  Kronologi kejadian berawal korban an Akbar PB inisial laki-laki beralamat jalan Tinimbun LR 154 A no 21 RT 002 RW 001 kelurahan Tabaring Kecamatan ujung tanah Makasar , datang ke Jakarta mendarat pada tanggal 17 – Rabu – 12;20 Wib pada hari Rabu ,

Korban berencana akan pulang ke Daerah Kelapa Gading Jakarta Utara dengan menggunakan Taxi Blue Bird , saat di perjalanan tol Soediyatmo korban tersadar bahwa hp merk Samsung S21 warna hitam tertinggal di ruang tunggu Taxi Blue Bird

Kemudian dari saksi Aris petugas Cctv dan Dodi ( Driver Taksi yang di gunakan Korban ternyata handphone merek Samsung tersebut di ambil di kursi ruang tunggu Taksi, oleh saudara Suhartini inisial perempuan beralamat jalan sungai Landak RT 008 RW 008 kelurahan Cilincing ,Jakarta Utara , dan Hp tersebut di bawa pulang ke Cakung di berikan ke anak tersangka dengan mengeluarkan SIM card Korban untuk di ganti nomor sim card anak korban dengan maksud handphone tersebut untuk di gunakan

Di tambahkan dari hasil kejahatan pencurian handphone , tersangka tidak di  kenakan pasal atau hukuman , karena tersangka mengidap  sakit kanker kelenjar getah bening karena kemurahan hati Kapolres Bandara Soeta mengacu kepada Polri Persisi Transformasi Operasional yaitu penerapan Restorative  Justice sebagai langkah utama dalam setiap penyelesaian perkara

Kasat Reskrim A Alexander  menambahkan keadilan tidak perlu sampai ke pengadilan  Korban tidak hanya kaya finansial tetapi  kaya juga jiwa sosial.”pungkasnya,(Novi/red),