Rantauprapat, Skalainfo.net |Pembunuhan terjadi di Seiberombang hingga menghebohkan warga. Dedi (36), warga Lingkungan III Kelurahan Seiberombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, tewas seketika setelah ditusuk benda tajam, Minggu (31/1/2021) malam.

Korban menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Seiberombang, sekira pukul 20:45 WIB. Pelaku pembunuhan itu diduga temannya sendiri berinisial SI (30), warga yang sama.
Sejumlah warga awalnya melihat Dedi berjalan sempoyongan berlumuran darah, sekira pukul 20.30 WIB. Korban yang sudah kondisi krisis lalu terjatuh.
Sekitar pukul 20.30 WIB, ke-tiganya bertemu di Jalan Ismael Banda Lingkungan III Sei Berombang. Pelaku SI marah karena lama diberitahu mengenai penjualan angkong tersebut, hingga pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan menikam bagian dada sebelah kanan korban.
Melihat dan mendengar kabar itu, seketika warga berkerumun melihat korban yang sudah tergeletak di tepi jalan lalu memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas.
“Langsung dibawa ke Puskesmas. Tapi tidak lama kemudian korban meninggal Dunia. Kata perawat Puskesmas, korban meninggal karena kehabisan darah akibat luka tusuk benda tajam di bagian dadanya,” sebut warga.
Menurut warga lainnya, peristiwa itu diawali dari insiden perkelahian yang terjadi diseputaran Jalan Ismail Banda Lingkungan III Seiberombang.
“Saya duduk di teras rumah. Saya lihat ada dua pria sedang berkelahi. Tidak ada yang melerai. Kemudian saya lihat korban berlari ke arah Gang Mangkok, di situ saya melihat korban terjatuh,” sebut warga setempat.
Pelaku kemudian mengejar korban dan setelah mendapati korban, pelaku lalu pergi meninggalkan korban.
Korban kemudian bangkit berdiri dan berjalan sempoyongan. Saya lihat bajunya berdarah-darah,” ungkapnya.
Saat tiba di Puskesmas Seiberombang, korban sudah dalam kondisi sekarat. Luka tusuk pada dada kanan korban mengeluarkan banyak darah.
Setelah meninggal dunia, jenazah korban dibawa pihak keluarga menggunakan mobil Ambulans Puskesmas Seiberombang.
Personel Unit Reskrim Polsek Panai Hilir langsung mengejar pelaku ke rumahnya. Namun tidak ditemukan. Pelaku disinyalir telah melarikan diri.
Tim Unit Reskrim kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan sandal milik korban dan bercak-bercak darah di TKP.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan menjawab wartawan, Senin (1/2/2021), menyebut pihaknya telah melakukan penyidikan dan sudah mengetahui identitas pelaku.
“Sudah diketahui identitas pelakunya. Saat ini sedang dicari,” sebut Deni melalui pesan WhatsAap. (B.Munthe/red).
