• January 18, 2021

Kantor HMI Cabang Banda Aceh Disegel

 Kantor HMI Cabang Banda Aceh Disegel

Banda Aceh, skalainfo.net | Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat se-kawasan Banda Aceh menggelar aksi di depan Kantor HMI Cabang Banda Aceh yang terletak di Neusu, pada hari Minggu (27/12/2020).

Di dalam aksi tersebut, mereka turut menyegel pintu masuk Kantor HMI setempat. Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB tersebut dihadiri oleh puluhan kader HMI Komisariat sekawasan Banda Aceh yang tergabung ke dalam 9 Komisariat.

Penyegelan Kantor HMI tersebut sebagai bentuk kekecewaan mereka atas kegagalan Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh dalam memimpin organisasi.

“Kami kecewa kepada saudara Mutawaliannur karena telah gagal menjalankan roda organisasi. Dimana beliau tidak kunjung melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) sampai saat ini.

Berdasarkan Pasal 27 angka 3 ART HMI, disebutkan bahwa Jabatan Pengurus Cabang adalah satu Tahun sejak dikeluarkan SK oleh PB HMI.

Kemudian pada pasal 31 huruf c ditegaskan bahwa Dalam satu periode kepengurusan Cabang tidak melaksanakan Konfercab selambat-lambatnya 18 bulan.

Jika merujuk pada AD/ART HMI, maka sudah seharusnya dilaksanakan Konfercab karena Pengurus Cabang dilantik pada tanggal 29 Maret 2019″, ucap Teuku Raja Arafah selaku Ketua Umum HMI FISIP Unsyiah.

Selain menyegel kantor, aksi mereka juga disertai dengan orasi dan bakar ban. Peserta aksi silih berganti menyampaikan aspirasinya di depan Kantor tersebut.

Salah satu peserta aksi menuturkan, bahwa sebelumnya mereka telah melakukan langkah persuasif dengan menyurati Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh untuk melaksanakan Konfercab.

“Kami telah menyurati Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh pada tanggal 12 Desember 2020, untuk mendesak agar segera melaksanakan Konfercab, namun tidak ada respon dari Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh”, tegas Amal Ikram yang juga Ketua Umum HMI Komisariat Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry.

Tak hanya itu, mereka juga menilai Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh tidak dapat memberikan contoh yang baik. “Kami menilai Ketua Umum HMI Cabang Banda Aceh tidak dapat memberi contoh yang baik bagi adik-adik di Komisariat dari segi Kepemimpinan, karena tidak kunjung melaksanakan proses pergantian kepemimpinan ditubuh HMI Cabang Banda Aceh.

“Ingat, jabatan itu hanya sementara, jangan jadikan jabatan itu selamanya. Perkaderan dan regenerasi yang seharusnya menjadi hal utama. Semoga saudara Mutawalliannur dibukakan pintu hatinya dan segera melaksanakan Konfercab”, tutup Dhodi Irwandi T, yang juga Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Pertanian Unsyiah.

Aksi tersebut berakhir bertepatan dengan padamnya api dari ban yang mereka bakar,  dan ditutup dengan membaca do’a bersama.

Adapun Komisariat yang terlibat dalam aksi tersebut adalah Komisariat Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar- Raniry, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Ar-Raniry, Fakultas Hukum Unsyiah , Fakultas Pertanian Unsyiah, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unsyiah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Fakultas Teknik Unsyiah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsyiah, dan Fakultas Kedokteran Unsyiah.(skalainfo.net/red),