• January 18, 2021

Barista Coffee Nusantara Hadir Dikota Tangsel Dengan Berbagai Variant Culinary

 Barista Coffee Nusantara Hadir Dikota Tangsel Dengan Berbagai Variant Culinary

Tangsel, Skalainfo.net| Barisan pecinta coffee nusantra dengan berbagai variant makanan khas Indonesia dan Mancanegara, hadir di tengah-tengah Kota Tangerang Selatan ini menyajikan makanan mulai dari Kebab Daging, Nasi Kebuli, Biryani, Daging Kambing, Lumpia dan lain-lainnya selera nusantara cepat saji serta suguhan penikmat coffee nusantara yang melegenda didunia tersedia di Barista Coffee Tangsel, WTC–BSD, Serpong, Selasa, 22/12/2020.

Barista coffee nusantara Tangsel ini memberikan layanan drive thru kepada pelanggan dan memberi kemudahan setiap orang yang ingin bersantai sembari menikmati coffee nusantara dialam terbuka.

“Arti dari barista itu sendiri adalah ‘pembuat coffee’ bisa disebut juga pengracik minuman atau suguhan minuman coffee, adapun berbagai variant yang dibubuhi ramuan rempah routing adalah sangrai, susu kambing, sebagai tambahan nikmatnya coffe barista nusantara itu”.

Dalam hal pencinta coffee nusantara ini diuraikan oleh Ari Arifin sebagai Founder Jakarta Coffee mengatakan, kita harus mengetahui coffee itu asalnya dari mana dan siapa pertamakali yang menanam coffee itu di Indonesia, pada zaman Belanda dahulu itu coffee ditanam di Jakarta yaitu tepatnya yang disebut sekarang ini Pondok Kopi Jakarta Timur, ucap Ari Arifin.

Berkembang sampai zaman sekarang disebut coffeee nusantara dari Sabang sampai Merauoke bahkan sudah melegenda dunia, oleh karena itu saya sebagai founder Jakarta coffee datang ke Tangsel ini memberikan tampilan menarik tentang barista coffee nusanatara dan mengenalkan komunitas pecinta coffee di Tangsel dengan sebutan ‘Sruput Coffee Nusantara Tangsel, berkerjasama dengan Jakara Coffee’ tetap membawa nama Jakarta karena tidak lepas dari ikon Jakarta serta coffee pertamakali itu asalnya dari Jakarta, tambah Ari.

Untuk Kota Tangerang Selatan ini kami mengajak Pemeritah Daerahnya untuk ikut mendukung program barista coffee nusantara Tangsel, dapat menunjang segi UMKM nya dan Pariwisata serta LPM agar bisa sama-sama memberdayakan masyarakat itu sendiri dan membudayakan coffee nusantara sebagai minuman asli dari rempah-rempah negeri nusantara Indonesia. Lanjut Ari Arifin, pedagang kaki lima itu ialah pedagang pakai tenda dipinggir jalan, bagaimana kedepannya itu pemerintah dari Dinas UMKM itu bisa memberikan tempat yang layak dan fasilitas juga, agar kelihatan rapi sampah tidak berantakan pembuangan airnya juga dimasukkan dalam botol yang disediakan sehingga tidak mencemari lingkungan, ucap Ari Arifin.

Secara gratis kami juga akan memberikan pelatihan kepada masyarakat dari tingkat Kelurahan sampai masyarakat sekitar, dari RT/RW pemuda dan pemudi setempat. Dapat belajar secara gratis mengenai pembuatan coffee barista nusantara, tidak hanya itu kami juga memberi pelatihan cara untuk membuat makanan atau kuliner, bagaimana cara memasak kuenya dan juga mengajarkan bagaimana menjadi chef yang sebenarnya, dan mengajarkan juga menjadi seorang enterpreneur sukses, bagi yang mau belajar kami telah mempersiapkan ruangnya untuk itu, tutup Ari Arifin.

Sementara itu ketua LPM Kota Tangsel Aldrin Ramadian mengatakan, dalam hal ini kepada UMKM yang terpenting itu adalah teman-teman, banyak teman-teman menunggu kegiatan hal semacam ini sebetulnya, yaitu pemberdayaan pedagang UMKM. Banyak juga yang ingin minta diberikan sarana oleh pemerintah, dimana lagi saya harus berdagang, dalam suasana PSBB ini tidak boleh dagang pembatasan waktu dan sebagainya, tetapi saya yakin, bila kita melakukan sesuatu apa yang kita mulai pasti akan ada akhirnya, ujungnya dimana prosesnya seperti apa. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pihak WTC yang mana dapat mensupport kegiatan seperti ini, tutupnya.

Ditempat terpisah seorang budayawan dan juga penggiat UKM serta seorang pecinta sruput coffee nusantara yaitu Ahmad GA. Ahmad mengatakan dalam kesehariannya memang masih aktiv disalahsatu institusinya digaruda, namun dari awal dia mengatakan bahwasanya dia memiliki fashion dibidang budaya dan UKM maka dari itu dengan keinginannya itu di Tangsel ini untuk membuat salah satu budaya atau pusat Kuliner Tangsel Ala Nusantara, dan salah satunya kami ingin mengangkat komunitas coffee, kenapa harus komunitas coffee nusantara karena kami ingin bersilahturahmi antar sesama dengan komunitas-komunitas pecinta coffee nusantara yang ada diluar pada Tangsel. Tetapi Tangsel ini adalah yang pertama sebagai rool model mengadakan drive thru didalam area Mall dan mengadakan suatu komunitas-komunitas coffee nusantara, ucap Ahmad.

Masih dikatakannya, bahwa saya memliki konsep dan relasi yang handal serta SDM yang mumpuni dan kami akan mencoba bertahap, dan kami juga memiliki chef hafis dan sahid beliau seorang barista juga dari Afganistan, dan mudah-mudahan kedepannya ini adalah suatu awal yang baik semoga di Tahun 2021 nanti mendapat hal yang positif, ucapnya.

Amhmad menambahkan, dengan adanya komunitas pecinta barista coffee Tangsel kami juga mendukung program pemerintah salah satunya memajukan budaya dan perekonomian Tangsel. Kami akan mengajak remaja-ramaja Tangsel yang belum bekerja supaya memiliki keterampilan dibidang-bidang yang sudah kami siapkan untuk pelatihannya. Saya menginginkan di Mall ini ada budayanya yang ditampilkan juga namun karena PSBB prokes kesehatan jadi sementara diurungkan dulu, kita juga tetap melakukan sesuai protokol kesehatan, ucap Ahmad.

Ditangerang Selatan ini ada komunitas UMKM Kampung susu kambing amanah, oleh karena itu kami mempadukan dengan barista coffee ini untuk dicampur dengan coffee itu kan menjadi minuman yang sehat bervitamin untuk tubuh manusia, tutur Ahmad.

Bertepatan dalam lounching barista coffee nusantara Tangsel jatuh pada Hari Ibu, awak media skalainfo.net menyakan satu kesempatan lagi kepada bapak Ahmad selaku penggiat budaya dan UMKM masyarakat, Saya ada disini dan sahabat semua kami kumpul disini berkat atas dan doa dari seorang Ibu, saya bekerja menjadi seorang penerbang, selamat dalam penerbangan semua itu atas doa Ibu, dan hari ini memaksakan harus lounching barista coffee nusantara Tangsel atas dorongan seorang Ibu juga. Karena itu kuncinya hanya satu yaitu saya mengerjakan pekerjaan itu dengan tulus dan ikhlas segala sesuatu pekerjaan. Karena apa..ketulusan sesuatu pekerjaan itu adalah tawakkal, pasrah kepada Allah dan dua malaikat ini lah yang mengawal kita dan melindungi kita, maka hari ini ibu ini sangat special buat saya, pungkas Ahmad AG. (Red/Suratman).