• January 20, 2021

Indonesia Timur Bersatu Mulai Bergerak Ke Daerah

 Indonesia Timur Bersatu Mulai Bergerak Ke Daerah

MANADO, Skalainfo.net |  gerakan kelompok radikalisme dan intoleran terus bergerak memanfaatkan situasi ini untuk merongrong persatuan Bangsa, dan mencoba mengingkari  keberagaman Bangsa.

Bahkan muncul juga tokoh-tokoh yang mengatasnamakan agama, ingin memecah belah Bangsa dengan sengaja menyebar kebencian terhadap agama lain, dan atau etnis-etnis tertentu, bahkan ingin mengganti dasar dan ideologi Pancasila, dengan dasar dan ideologi Negara yang lain.

Menyikapi persoalan nasional yang terjadi di Jakarta tersebut, seluruh organisasi masyarakat (Ormas) yang menamakan diri sebagai pejuang Minahasa berkumpul di Jalan Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Minahasa Kota Manado, Rabu  (25/11/2020) sore,

“Hei Jakarta dengar baik-baik ini. Kami masyarakat Sulawesi Utara di tanah Minahasa tidak takut Kami siap mati untuk NKRI. Bagi kami NKRI harga mati.

Nancy Angela Hendriks selaku perwakilan Minahasa Bersatu Indonesia Timur di Jakarta. Dalam orasinya,

“Di Minahasa kita tetap jaga NKRI walau nyawa taruhan nya. Tapi kalau tidak ada dampak kami akan lakukan aksi ini di lapangan terbuka. Kami siap lawan, lawan dan lawan. I Yayat u Santi,” papar Nancy Angels Hendriks,

Dalam aksi ini turut dihadiri Nancy Angela Hendriks selaku perwakilan Minahasa Bersatu Indonesia Timur di Jakarta.

“Kami dari Indonesia Timur bersatu di Jakarta. Kami sepakat lawan radikalisme dan intoleran. Puji Tuhan aksi kemarin sangat menggetarkan Indonesia. Kapolda dan Pangdam DKI Jakarta memanggil kami dan menyatakan akan menindak tegas semua yang mau memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa. Kita harus menumpas radikalisme dan intoleran. Kalau mau jadi pejuang jangan mundur selangkah pun walau nyawa taruhan. Jaga jaga diri martabat tanah Minahasa. Indonesia bukan cuma Jawa, bukan cuma Jakarta, mereka lupa Indonesia Timur

Ia meminta semua Daerah di Indonesia terlebih Indonesia Timur bersatu menghadapi kelompok radikalisme dan intoleran serta oknum-oknum yang mengatasnamakan agama.

“Kami siap hadapi. Sudah cukup kami diejek. Saatnya kami turun. Kami minta semua Daerah bersatu dukung TNI-Polri tangkap para pelaku. Hukum jangan tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Sampai sekarang Minahasa masih ditakuti.I Yayat u Santi,I Yayat u Santi,I Yayat u Santi,” tandasnya. ( Nov/Rls / Red ),