• November 24, 2020

Pengedar Narkoba Kambuhan Diringkus Satresnarkoba Polres Labuhanbatu

 Pengedar Narkoba Kambuhan Diringkus Satresnarkoba Polres Labuhanbatu

Labuhanbatu, Skalainfo.net |  Sempat berupaya melarikan diri dari pantauan petugas, pengedar narkoba kambuhan inisial ZT (Zainuddin Tanjung) alias Zait (34) diringkus Satnarkoba Polres Labuhanbatu pada Rabu (18/11/2020) sekira pukul 12.00 Wib,

Penangkapan pelaku, dipimpin Kanit I Ipda Sarwedi Manurung beserta timnya sesaat setelah terpantau bertransaksi dengan seorang pelanggannya di Kampung Banjar I Kelurahan Kota Pinang Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Begitu menyadari dirinya sedang di pantau petugas, pelaku berusaha  melarikan diri, namun Zait berhasil diringkus saat itu juga berikut barang bukti sabu seberat 7,14 gram bruto yang dikemas dalam 4 buah plastik klip klip

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK.,MH melalu Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Murniati menyebutkan, Kamis (19/11/2020), keberhasilan penangkapan bandar narkoba inisial ZT alias Zait dari informasi Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Selatan Perangi Narkoba (GM-LSPN), karena tersangka meresahkan masyarakat,

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH  memerintahkan Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, SH, MH dan personilnya untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi yang didapat.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, ZT mengakui sudah 6 Bulan melakukan bisnis haram tersebut. Omzet penjualan ZT sekitar 10 gr perminggunya, dengan keuntungan sekitar Rp. 2.500.000/ minggu.

Pelaku ZT juga mengakui sudah kedua kali ini berhadapan dengan penegak Hukum, dimana pada Tahun 2018 dia ditangkap dengan perkara yang sama dan menjalani Hukuman 2 Tahun penjara, Sekitar juli 2019 selesai menjalani Hukuman. Tersangka ZT mengakui memperoleh barang haram tersebut dari seorang laki-laki bernama M dan sampai sekarang Satres Narkoba polres labuhan batu masih melakukan pengejaran dan pencarian terhadap M.

Tehadap tersangka ZT dipersangkakan pasal 114 ayat subs 112 ayat  undang-undang No. 35 Tahun 2009. Dengan ancaman Hukuman maksimal 20 Tahun penjara.(Damanik/red),