• November 28, 2020
 “Ditantang Ketua HMI” Terkait Edaran MPK PB HMI Untuk Tidak Konfercab

Bau-bau, Skalainfo.net| Himpunan Mahasiswa Islam Adalah organisasi kader sebagaimana tertera dalam pasal 8 anggaran dasar HMI. Sebagai organisasi kader sudah seyogyanya pengurus HMI dari tingkat PB (pengurus Besar) hingga komisariat konsisten dan berkesinambungan menciptakan regenerasi kepemimpinan. Perintah untuk konsisten dan berkesinambungan menciptakan regenerasi kepemimpinan di tubuh HMI telah tertera jelas dalam AD/ART HMI. Setiap kader HMI harus tunduk dan patuh terhadap aturan main AD/ART HMI. Kamis, 29/10/2020.

Perintah AD/ART HMI untuk konsisten dan berkesinambungan menciptakan regenerasi kepemimpinan tidak dipatuhi pengurus HMI cabang Baubau dibawa kepemimpinan La Ode Rizki. Dimana semenjak masa baktinya di tahun 2018 sebagai ketua HMI Cang Baubau hingga saat ini 2020 dan sisa 2 bulan lagi akan masuk tahun 2021, artinya adalah bahwa masa kepemimpinan Saudara Ketua HMI Cabang Bauabu akan terhitung 3 tahun menjabat dan tidak mau konfercab ibarat judul lagu” Bang Toyib yang tidak pulang-pulang 3 kali puasa dan 3 kali lebaran” terhitung sudah mau masuk 4 tahun belum juga mengadakan konfercab.

Padahal AD/ART telah memerintahkan HMI di tingkat cabang setiap 1 tahun sekali harus ada pemilihan ketua umum seperti tertera dalam AD/RT HMI Pasal. 27 ayat (3) “Masa jabatan pengurus cabang adalah 1 tahun terbukti sejak diterbitkan surat keputusan oleh Pengurus Besar,” ucap Rahmat Rafi.

Tindakan pembangkangan terhadap perintah AD/ART tidak dapat lagi di tolerant, maka dari itu saya meminta kepada Pengurus Besar HMI untuk secepatnya menunjuk KARATEKER HMI CABANG BAUBAU demi keberlangsungan regenerasi perkaderan di HMI Cabang Baubau.  Karena apabila karateker tidak secepat mungkin di tunjuk maka bukan tidak mungkin HMI Cabang Baubau hanya akan tinggal nama saja. Kenapa ? Karena realitas yang terjadi saat ini mahasiswa di Baubau lebih tertarik berkader di Organisasi lain di banding di HMI Cabang Baubau dan hal itu telah terbukti pada setiap kali lembaga-lembaga tersebut melakukan aksi demonstrasi tanpa terkecuali di demonstrasi penolakan UU OMNIBUS LAW baru-baru ini.

“Dimana masa HMI Baubau? Masa HMI cabang Baubau hanya nebeng dalam masa organisasi lain,” ucap Rahmat Rafi sebagai kader HMI Tulen kota baubau.

Dan saya menantang Ketua Cabang HMI Cabang Baubau La Ode Rizki untuk menunjukan surat MPK PB yang berisi larangan mengadakan Konfercab yang di ucapkannya di grup WA HMI Cabang Baubau, saat ditanya kenapa tidak pernah mau mengadakan konfercab. Dan apabila surat larangan mengadakan konfercab dari MPK PB tersebut tidak bisa di tunjukkan saya meminta kepada BADKO HMI SULTRA maupun PB HMI untuk memecat saudara La Ode Rizki sebagai kader HMI karena telah menyebarkan berita bohong selama ini kepada seluruh kader dan alumni HMI Cabang Baubau. Tutup Rahmat Rafi. (Red/Husna).