• November 28, 2020
 Sempat Di Ancam Dengan Parang Panjang, Sat Narkoba Polres Labuhanbatu Tetap Ringkus Tonggek

Labuhanbatu,Skalainfo.net | Walau sempat diancam dengan parang panjang oleh adik tersangka pemilik narkotika jenis sabu-sabu, tim dari polres Labuhanbatu itu tidak gentar. Bahkan tetap meringkus EPS alias Tonggek (30) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Dusun Asahan yang saat sedang mengendarai mobil, tersangka selama ini sudah menjadi target,Sabtu (17/10/2020).

Adik tersangka yang mencoba menghalang-halangi polisi petugas di kediamannya dengan membawa parang panjang mirip samurai jepang sambil meminta abangnya agar dilepaskan.

Sebelum diringkus, tersangka Tonggek mencoba melakukan perlawanan dan sempat bergumul dengan personil sat narkoba yang menghentikan mobilnya, Melihat, tersangka melawan dan sedang bergumul dengan salah seorang rekannya, anggota tim sat narkoba lainnya kemudian membantu rekannya dengan membekuk tersangka sehingga tidak dapat melakukan perlawanan.

Usai meringkus tersangka Tonggek, petugas kemudian  melakukan pengembangan ke kediamannya di dusun Asahan Desa Aek Batu Kecamatan Torgamba Labusel.Disitu, kembali polisi dihalang-halangi salah seorang adik tersangka yang berinisial PFS (18) dengan mengacungkan parang panjang mirip samurai sepanjang 1,20 M berwarna silver bergagang biru sambil mengancam dengan mengatakan. “Kalian Lepaskan Abangku Kalau Tidak Ku bacok Kalian Semua” ancam PFS.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, didampingi Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut, Senin (19/10/2020).”Sampai ini kita sedang melakukan pengembangan, dari hasil pemeriksaan, EPS alias Tonggek mengaku sudah sekitar 5 Tahun melakukan bisnis narkoba jenis sabu-sabu dengan penjualan 5 gram/harinya dengan keuntungan sekitar Rp.1 juta setiap 5 gram” ujar Kapolres.

Dijelaskannya, penangkapan terhadap EPS alias Tonggek berawal dari tertangkapnya kaki tangannya berinisial IA (44) pada hari Sabtu 17 Oktober 2020 sekira pukul 18.00 Wib saat melintas mengendarai sepeda motor Yamaha FU Di pinggir jalan jalinsum Torgamba Desa Aek Batu kecamatan torgamba, Kabupaten. Labuhan batu Selatan,

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita dari IA berupa, 1 (satu) bungkus plastik klip berisi shabu 2 brutto 5,43 gram, 1 (satu) buah kotak rokok x mild,1 ( satu) unit hp nokia warna putih dan 1 (satu) unit sepeda motor suzuki satria FU warna hitam.

Dari keterangan IA, diketahui, barang haram miliknya, didapat dari EPS dan dari pengembangan, EPS menyebutkan Narkoba jenis sabu disimpannya di salah satu gubuk. Disitu petugas berhasil menyita 1(satu) buah kaca pirex berisi shabu-shabu brutto 1,61 gram, 1 (satu) buah hp nokia warna hitam,1 (satu) buah sendok sekop shabu dan 1 (satu) buah bong.

Penangkapan tersangka Tonggek dan IA merupakan kerjasama antara Sat Reskrim Polres Labuhanbatu dan Sat Narkotika yang dibantu Polsek Torgamba. Adik tersangka yang menghalangi penangkapan, PFS (18) sudah kita bawa ke Mapolres. Dia diringkus dari rumah mertuanya di dusun Sigambal 2 PT. Milani Kelurahan Pinang Awan Kecamatan Torgamba Labusel . Tersangka diringkus setelah anggota personil Sat Narkoba membuat laporan pengaduan di SPKT Polres Labuhanbatu, papar Kapolres.

“Terhadap tersangka ESP alias Tonggek dan IA dipersangkakan melanggar pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 Tahun penjara sedangkan tersangka PFS dipersangkakan melanggar pasal 335 Ayat 2 YO 212 KUHP dengan ancaman hukuman 1 Tahun 4 Bulan penjara” ujar AKBP Deni Kurniawan,(Damanik/red),