• October 31, 2020

“Pembagian BST Di Wakatobi Tidak Merata” Rakyat Bawa Bom Ke Kantor Bupati Wakatobi

 “Pembagian BST Di Wakatobi Tidak Merata” Rakyat Bawa Bom Ke Kantor Bupati Wakatobi

Sultra-Buton, Skalainfo.net| Puluhan masa yang tergabung dalam Barisan Orator Masyarakat Kepulauan Buton (BOM KEPTON) menuntut atas adanya bantuan sosial tunai (BTS) tahap 4 dan tahap 5 yang belum sampai ketangan masyarakat agar segera di berikan, Jum’at 2/10/2020.

Roziq Arifin, menyebutkan banyak masyarakat yang tidak dapat bantuan sosial tunai (BST) tahap 4 dan tahap 5 namun sudah mendapatkan (BST) tahap 6 nya, pertanyaan nya bantuan sosial tunai tahap 4 dan tahap 5 nya siapa yang terima, tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Wakatobi harus bertanggung jawab terhadap masyarakat yang merasa tidak adil dalam pembagian BST di Kabupaten Wakatobi, dan segera  berikan secepatnya bantuan sosial tunai tahap 4 dan tahap 5 nya, karna tidak mungkin mereka tidak dapat BST tahap 4 dan tahap 5 jika sudah mendapatkan BST tahap 6nya. Ucap Roziq Arifin.

Masih dikatannya, di era Corona ini perekonomian masyarakat  semakin lesuh, maka kewajiban pemerintah adalah untuk memberikan bantuan dengan adil dan transparan secara merata kepada masyarakat. Ucap Roziq arifin.

Semetara itu ditempat yang sama ada beberapa demontrasi yang juga sempat diliput oleh awak media skalainfo dalam orasinya mengatakan, “Bobroknya Pelayanan Di RSUD Wakatobi, puluhan Massa yang masih dari barisan orator masyarakat kepulauan Buton menyerbu Kantor Bupati Wakatobi”.

Kami meminta kepada Pemerintah Daerah dan Direktur RSUD Kabupaten Wakatobi agar  secepatnya menghadirkan dokter spesialis ahli kandungan, dokter bedah dan dokter anak, demi kenyamanan masyarakat di bidang kesehatan ketika berobat ke RSUD Kabupaten Wakatobi. Ucap Roziq Arifin atau yang sering di panggil akrab La Ode Pendemo.

Saya sangat kecewa dengan kerja Pemerintah Daerah saat ini terkhusus di sektor kesehatan, sebelumnya ada dokter spesialis ahli kandungan, dokter bedah dan dokter anak, sekarang sudah tidak ada lagi. Pemda Wakatobi tolong perhatikan masyarakat karena pelayanan di sektor kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus di prioritaskan. Tambah Roziq arifin.

Kekurangan dokter ahli spesialis di RSUD Wakatobi saat ini, menyebabkan masyarakat selalu di rujuk ke luar daerah hingga masyarakat sangat di resahkan dengan adanya beban tambahan seperti ini. Beban ekonomi buat pasien ataupun keluarga pasien, pasien akan mengalami penderitaan kesakitan yang agak cukup lama, dan yang sangat memprihatinkan terkadang masyarakat yang sakit tak terselamatkan. Ucap Roziq arifin.

Jika dalam waktu dekat ini belum ada dokter-dokter ahli tersebut kami akan melakukan gerakan yang lebih besar karena dalam UUD 1945 pada Pasal. 34 ayat (3) menyebutkan bahwa negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan yang layak, dan Pasal. 28 H ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Kecam Roziq Arifin. (Red/Husna).