• October 26, 2020

Seruan Aksi Warga Tuntut Pemda Wakatobi Perbaiki Layanan Terhadap Masyarakat

 Seruan Aksi Warga Tuntut Pemda Wakatobi Perbaiki Layanan Terhadap Masyarakat

Sultra-Buton, Skalainfo.net| Puluhan jumlah warga masyarakat yang berbondong-bondong ingin memasuki halaman kantor Bupati Wakatobi dalam menyampaikan orasinya mengenai perampasan lahan dan juga meminta agar pelayanan terhadap masyarakat Wakatobi harus diperhatikan demi kesejahtraan dan kesetaraan terhadap warga Indonesia, Kamis 1 Oktober 2020.

Dalam orasinya tersebut mendesak tuntutan warga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi agar segera memperbaiki sistem pelayanan terutama di RSUD Wakatobi. Dan segera menghadirkan dokter-dokter ahli spesialis kandungan dan dokter-dokter ahli spesialis lainnya.

Banyak warga masyarakat yang merasa kecewa terhadap pelayanan rumah sakit umum daerah karena kurangnya tenaga ahli atau perawat seperti dokter bedah, dokter anak-anak dan lainnya. Oleh karena itu atas nama rakyat Wakatobi meminta kapasitas pelayanan kepada warga harus ditingkatkan lagi demi kesetaraan dan kesejahteraan untuk kesehatan. Masyarakat menginginkan kenyamanan dan jangan merepotkan warga masyarakat Wakatobi, dalam seruan longmark warga meneriakkan orasinya supaya didengar oleh pihak pemerintah.

Masih dalam aksi seruan warga masyarakat juga meneriakkan orasinya mendesak agar Pemerintah Daerah se-segera mungkin untuk memberikan ganti kerugian tanah Masyarakat Petani di Kabupaten Wakatobi. Sudah banyak warga masyarakat yang tanahnnya sudah di ambil paksa oleh pemerintah untuk pembangunan jalan, namun tidak ada kejelasan untuk ganti kerugian kepada warga, dalam orasi longmark aksi seruan tersebut.

Sebab dalam Undang-undang Pemerintah di perintahkan dan di wajibkan untuk melakukan ganti kerugian tanah masyarakat dalam setiap pembangunan jalan yang di lakukan pemerintah, ucap seorang warga yang ikut dalam aksi itu.

Masih dalam kritikan dan tuntutannya kepada pelayanan pemerintah supaya segera memberikan BST (Bantuan Sosial Tunai) tahap 4 dan tahap 5 kepada warga masyarakat penerima BST. Karena sebelumnya ada warga masyarakat yang sudah terima BST disebutkan sudah tahap (6), namun pada BST tahap 4 dan tahap 5 nya belum di berikan, masyarakat menuntut kejelasannya dikemanakan dana BST itu perginya, disini rakyat menggugat, pungkas seruan aksi warga tersebut. (Red/Husna).