• November 1, 2020

Banggar DPRD Labuhanbatu Minta OPD Tidak Laksanakan Proyek Pembangunan Fhisik TA 2020

 Banggar DPRD Labuhanbatu Minta OPD Tidak Laksanakan Proyek Pembangunan Fhisik TA 2020

Labuhanbatu,Skalainfo.net | Badan Anggaran (Banggar) meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Labuhanbatu tidak melaksanakan proyek fisik ditahun 2020 sesuai dengan surat edaran Pemkab Labuhanbatu nomor 903/3516/1730/2020 tentang Penundaan Kegiatan Fhisik dan akan dibawakan kembali pada APBD Tahun Anggaran (TA) 2021,

Hal itu dipaparkan, Saptono dari Fraksi PDI Perjuangan di Rapat Paripurna DPRD Labuhanbatu saat membacakan Laporan Badan Anggaran DPRD Labuhanbatu atas Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan (Ranperda) APBD Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2020 diaula kantor wakil Rakyat di jalan SM Raja Rantauprapat, Rabu (30/9/2020).

Selain itu banggar juga merekomandasikan agar dibentuk pansus untuk mengawasi anggaran Covid-19. “Kita minta agar dibentuk pansus mengenai dana Covid-19, agar tidak menimbulkan polemik dan pertanyaan sumber dana dan peruntukannya” papar Saptono.

Dirapat itu juga Saptono menyebutkan,  banggar menyetujui ranperda tentang perubahan APBD TA 2020 dengan uraian, Pendapatan Daerah yang semula dianggarkan Rp 1.409.550.711.425 dan berkurang 93.569.162.757, menjadi Rp 1.315.981.548.668 setelah perubahan.

Belanja Daerah semula Rp 1.489.550.523.425 dan berkurang Rp 142.402.220.573 menjadi Rp 1.347,

148.302.573 menjadi Rp 1.347.148.302.852 setelah perubahan.

Pembiayaan Daerah di Penerimaan Pembiayaan Rp 80.599.812..000 semula dan berkurang Rp 48.833.057.816 menjadi Rp 31.766.754.184 setelah perubahan.Sedangkan pengeluaran pembiayaan, semula Rp 600.000.000 tidak bertambah setelah perubahan.(Damanik/red),