• October 24, 2020

Aksi Damai Peluncuran PRP Di Nabire, Awalnya Diblokade Aparat Gabungan, Pulang Dengan Tertib

 Aksi Damai Peluncuran PRP Di Nabire, Awalnya Diblokade Aparat Gabungan, Pulang Dengan Tertib

NABIRE PAPUA, skalainfo.net | Aksi Demonstrasi peluncuran Petisi Rakyat Papua [PRP] menolak Perpanjangan Otonomi Khusus [Otsus] Jilid II untuk Papua dan Papua Barat. Kamis, (24/09/2020),

Hari ini, Solidaritas Rakyat Papua di Kabupaten Nabire bakal turun ke jalan dengan tujuan meluncurkan Petisi Rakyat Papua [PRP] di kantor Bupati Nabire. Tetapi Polisi Polres Nabire mendatangi ke setiap titik kumpul Massa aksi lalu memblokade Aksi loncmarch massa aksi damai kemudian polisi secara sewenang menangkap massa aksi.

Dalam aksi tersebut,  polisi melakukan penangkapan kesewenangan dan Razia barang bawahan massa aksi dibeberapa titik kumpul, sepertinya dititik kumpul Depan RSUD Siriwini, Pasar Karang Tumaritis, Depan Kelurahan Kalibobo dan dititik kumpul SP Nabire Barat.

Pantauan Awak Media ini,  dititik Kumpul pasar karang Tumaritis, ditangkap dan membawah massa aksi dengan memakai dua buah truk milik Polisi Polres Nabire.

Sama hal yang terjadi di saat itu, Massa aksi sedang menuju ke titik kumpul terakhir yang sudah ditentukan bersama massa aksi dan Mereka yang mengkoordinir dan memfasilitasi massa [Masyarakat Papua yang memilih menolak perpanjangan otonomi khusus jilid II] yakni dititik kumpul terakhir di Kantor Bupati, namun aparat gabungan [TNI/POLRI] dengan sengaja memblokade jalan dan melakukan Negosiasi dengan Massa aksi. Agar aksi menolak perpanjangan otonomi khusus [Otsus] jilid II tersebut menggelar di Lapangan Tai Sapi yang terletak di Bumi Wonorejo.

Massa Aksi pun tidak terima permintaan Keamanan dalam hal ini Polisi Polres Nabire dan terus melakukan Negosiasi dengan Polisi agar massa aksi meluncurkan PRP tersebut dimana titik kumpul terakhir yang sudah ditentukan yaitu di Kantor Bupati.

Tetapi Dengan Alasan polisi tidak diijinkan Massa aksi ke kantor Bupati, diungkapkan Wakapolres Nabire, karena adanya pesta pemilu Kada yang sedang berlangsung di Kabupaten Nabire dan adanya perintah dari KemenDagri bersama Polri.

Akhirnya, massa aksi Menolak Perpanjangan Otonomi Khusus [Otsus] Jilid II, polisi berhasil Arahkan mereka ke Kantor Polisi Polres Nabire Depan Bandar Udara itu. Dan kemudian Solidaritas Rakyat Papua di Nabire   bikin lautan manusia dihalaman Kantor Polres Nabire.

Massa aksi mulai berjalan kaki dari Jalan Trans Kali Bumi Wonorejo ke Polres dalam pengawalan yang ketat oleh Aparat Gabungan [TNI/POLRI].

Massa aksi Akhiri seluruh rangkaian prosesi Aksi damai tersebut bubar dengan aman dan damai.

Kemudian Barang yang tadinya ditahan di Polres, Kapolres menyatakan, “seusai Aksi peluncuran Petisi rakyat Papua ini. Dirinya mengaku, ” Pasti akan dikembalikan kepada pemilik barang masing-masing.

Terus untuk yang ditangkap dibeberapa titik kumpul itu sudah dibebaskan.(suratman/red),