• October 27, 2020

Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Kerap Ciptakan Teror

 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal Kerap Ciptakan Teror

Cikarang, Skalainfo.net| Maraknya aplikasi pinjaman online yang menjamur dan menjanjikan kemudahan pencairan pinjaman berhasil memperdayai banyak masyarakat yang akhirnya terjerat dengan tipu muslihat mereka. Selasa, 15/11/2020.

Saat ditemui, beberapa warga masyarakat yang enggan namanya di sebutkan, kepada skalainfo. net memaparkan, kami merasa sudah di tipu dan dibohongi oleh aplikasi pinjaman online atau pinjol, dimana pada saat menawarkan pinjaman jelas tertera waktu tempo pembayaran selama 30-90 hari, tapi ternyata tempo yang diberikan hanya 7 hari, disamping itu nilai pinjamannya pun tidak sesuai dengan apa yang tercantum di aplikasi atau yang dijanjikan.

Seperti pinjaman 1.000,000 (satu juta) yang dicairkan hanya 600,000 (enam ratus ribu rupiah) dan kami diharuskan membayar atau melunasi pinjamannya sebesar 1.200.000 (satu juta dua ratus ribu), sekalipun kami membatalkan pinjaman namun tetap saja pihak aplikasi pinjaman online tidak mau Terima.

Bahkan melalui debcolectornya mereka menebar fitnah, ancaman, pencemaran nama baik melalui SMS, WA ke nomor kontak telepon teman-teman kami, segala bentuk dan cara mereka lakukan, sampai mereka buatkan group medsos atas nama kami untuk penggalangan dana, bahkan kami dibilang penipu, serta melarikan uang perusahaan dan sebagainya.

Harapan kami pemerintah bisa cepat tanggap dan memberantas perusahaan-perusahaan pinjaman online yang aplikasinya bertebaran di playstore juga iklan-iklan di google, agar tidak ada lagi masyarakat yang terjebak dengan ulah mereka.

Ditempat yang sama, yang lainnya mengatakan kepada skalainfo.net, semoga dengan adanya pemberitaan ini, diharapkan pemerintah dapat menindak tegas para aplikasi pinjaman online ilegal yang betebaran di aplikasi PlayStore. Terutama pihak OJK juga Kominfo dapat memblokir aplikasi mereka sehingga tidak ada lagi masyarakat yang terperdaya, terlebih disaat ini dalam situasi menghadapi pandemi covid -19, dan ini juga yang menjadikan pihak pinjaman online gencar melakukan tipu dayanya agar masyarakat terjerat dengan aplikasi mereka sehingga mereka bisa mencari keuntungan pribadi dari hasil jerat tipu muslihat mereka terhadap masyarakat, yang saat ini memang lagi sulit ekonomi.

Demikian penuturan beberapa korban jerat pinjol kepada awak media skalainfo. Dari hasil konfirmasi langsung skalainfo berhasil mendapatkan beberapa screen shoot percakapan antara pihak debcolector dengan pihak yang meminjam serta daftar aplikasi pinjaman online yang kerap bertindak bar-bar, seperti, aplikasi Duit Kita, Digi Dana, Pohon Koin dan masih banyak lagi lainnya. (Red/Tons).