• October 29, 2020

Kejayaan Dari Rasa “Sawang Sinawang” Atas Lapisan GeSang Hidup Membawa Nuansa Pada “Sumber Suka” Kebahagiaan Lahir & Batin Kita

 Kejayaan Dari Rasa “Sawang Sinawang” Atas Lapisan GeSang Hidup Membawa Nuansa Pada “Sumber Suka” Kebahagiaan Lahir & Batin Kita

Purwosari, Skalainfo.net| Sejak pertemuan dan kedatangan Ki Ompong Soedharsono yang kedua kalinya di Rumah Griya Pak De Bayu Hadi Waluyo Pelukis Perupa Internasional Aliran BURT di Perumahan Griya Inti Permata G. 24 Martapura, Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, 2 September 2020.

Ki Ompong Soedharsono menjadi 2 kali dan ke 2 kalinya mandhi suci mandhi reresik aliran jiwanya pada “Sumber Tirto Banyu Air Sinawang” Joglo Kedjajan, Kejayan Kabupaten Pasuruan Pimpinan Pak De Harso  Waluyo, tanggal, 26/08/2020 dan 01/09/2020.

Periode hari ke delapan di Kunjungan Ki Ompong Soedharsono Dalang Wayang Blang Bleng ke 2 kalinya di Kawasan Bioregion Wilayah Purwosari, Kertosari, Martapuro, Sumberejo dan Kejayaan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Baru kita mengerti Esensi Substansi yang terba-ruh-kan atas “Aliran Seni Lukis Seni Rupa BURT” milik Pak De Bayu Hadi Waluyo, dalam Jaman dan Jagad Perubahan Peruh-bahan Jagad Renovasi Total, Jagad Rehabilitasi Total, Jagad Reformasi Total dan Jagad Re-Kreasi Total 2020.

  1. BURT adalah Ber-keBaik-an Untuk Rasa Tuhan. Tuhan menciptakan 7 Hari Penciptaan beserta seluruh isiNya alam semesta raya bersama segala lapisan dan lembaran alam-alamNya adalah BAIK ADANya. Sehingga hanya dengan KeBAIKan dan Ber-keBAIK-anlah Kita bisa mampu mengakses keharmonisan dan keselarasan unsur-unsur alam beserta segala isinya untuk mencapai, mengembangkan dan meningkatkan derajat mutu dan kebahagiaan hidup kehidupan Kita masing-masing dan Kita bersama-sama.
  2. BURT adalah Berbudi Untuk Rasa Tuhan, Kita bisa mencapai rasa berbudi pakerti yang mulia sebagaimana bioenergi enerjologi dari Pakertiningsun Sejati Sedzati Kita; yang mampu memandu segenap satuan kebaikan berbudi pekerti kebajikan, kearifan dan kebijaksanaan dari diri Kita tersebut.
  3. BURT adalah Berkesenian Untuk Rasa Tuhan, itulah SENI; SenTuhan Ilahi dalam seluruh proses tahapan manusia dan alam dalam interaksi kolaborasi integritas dalam berkesenian. Berkebudayaan seni budaya spiritual, Tuhan Sang Hidup, Tuhan Sang Pencipta, Tuhan Sang Pembaha-ruh Jaman, sewajarnya sungguh-sungguh sangat dan pasti Kita libatkan.

Ketiganya Berproses di dalam “Esensi Substansi Sumber Tirto Banyu Air Sinawang”, Esensi Substansi berseni budaya spiritual yang sadar diri, yang sadar posisi dan yang sadar fungsi dalam struktur tugas dan panggilan merasakan; Rasa Tuhan dalam melibatkan Kita masing- masing untuk mengerti dan paham akan peran serta Kita di bidang pekerjaan, profesi dan kontribusi manfaat kebaikan dan kebergunaan Kita yang hakiki dalam karya maha karya keunggulan APLIKASI Buah Untuk Rasa Tuhan. (baca : BURT dalam Esensi Substansi ke 4 red). Kita masing masing, adaNya wadahNya.

Pertemuan Pak De Bayu Hadi Waluyo dan Pak De Slamet Haryanto PPMAL2 dengan Penghijauan Perlindungan Mata Air Lawang Lanjutan dengan Ki Ompong Soedharsono Dalang Wayang Blang Blang. Dalam Idola Alam Semesta Raya, di saksikan 2 Pelopor Perjalanan Hari Mata Air Dunia 29/07/2019 s/d 29/07/2020 dan selanjutnya setiap tahunnya, yaitu Pak Guntur Bisowarno S.Si., Apt Ketua ASJI (Apoteker Saintifikasi Jamu Indonesia) dan Mas Mohammad Moe, meneguhkan Aliran SENI LUKIS SENI RUPA BURT dalam SenTuhan Ilahi Seni Budaya Spiritual yang sudah di didefinisikan oleh Pak De Slamet Hariyanto. Seni Budaya yang sungguh-sungguh melibatkan seluruh proses, awal, tengah dan akhir bersama Tuhan Sang Pencipta Sang Hidup dan Sang Pembaharuh  Jaman, Jagad Re-Kreasi Total 2020, Jagad Rehabilitasi Total 2020 dan Jagad Renovasi Total 2020.

Bukti-Bukti dan Fakta-Fakta yang mendukung nomena dan fenomena Ki Ompong Soedharsono;

  1. Mandinya Ki Ompong Soedharsono di Sumber Mata Tirto Banyu Air Sumber Tirto Sinawang 26/08/2020 dan 01/09/2020.
  2. Pagelaran Wayang Blang Bleng di Kali Sungai Sumber Mata Air Sumber Suko Kelurahan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, dalam Lakon “Serawung Wayang Di Sumber Kebahagiaan” 27/09/2020 di ujiNya oleh alam “Sang Wayang Baroto Seno di Alam : Alas Tibo Soro”.
  3. Pagelaran Wayang Blang Bleng di RW. 05 Kali Rejo lewat Jalan Sumber Waras Kelurahan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Juga membuktikan bahwa lewat “Kewarasan dari Esensi Substansi Sawang Sinawang dan Ejawantah Pengodokan Mutu Kualitas Kedirian Ki Ompong Soedharsono dan Kita semua yang terlibat dalam seluruh rangkaian proses pertunjukan seni budaya spritual berbasis keterlibatan dan melibatkan Tuhan Sang Hidup, Sang Pencipta dan Sang Pembaharuh Jaman. Bakal mendapat-kan ganjaran menemukan SUMBER SUKO, SUMBER KEBAHAGIAAN TOTAL, Sumber Kewarasan Total dan Sumber Kali Karejoan Sumber Kali Kesentosaan Lahir dan Batin; saat Kita Semua berhasil mampu menembus Esensi Substansi Ujian Alas Tibo Soro dengan Ilmu Ngelmu Sawang Sinawang ALIRAN SENI LUKIS SENI RUPA BURT 1234 adaNya wadahNya dan proses penggodokanNya.
  4. Kualitas Aplikasi Profesi yang mumpuni, justru bisa memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah tanpa masalah, dan menggunakan potensi serta fasilitas yang ada di lokasi penerapan aplikasi profesi tersebut. Di buktikan tanggal 27/08/2020 dalam Pagelaran Ki Ompong Soedharsono di Depan Pasar Lawang Malang Raya.

Sumber Suka Kebahagiaan Sejati Sedzati dalam seluruh proses dan tahapan loro, sakit, soro, samsara, alam nasrok, alam memanggul salib penebusan dan salib pengorbanan untuk menemukan hakekatNya hakekat. MakrifatNya hakekat, torekotNya hakekat dan syariatNya hakekat menuju “Sumber Suko Sumber Kebahagiaan” dalam Seri Perjalanan Sejarah Peristiwa Kejadian dan Kisah antara suka duka. Siang malam, soro hajar hajar soro, menemukan Tuhan yang mampu menembus dan melampaui semua itu, itu butuh watak karakter “Wayang Baroto SenO Ajeg Jejeg Tatag Teteg dalam, dalam Totalitas Hati, Akal dan Rasa Sawang Sinawang,” dengan Tuhan. Alam dan Sesama Manusia serta Semua Makhluk Ciptaannya Sang Pencipta Kita Semua. (Red/Cholil).

Penulis : Ki Warno dan Ki Gondo Tejo Kusumo.