• September 18, 2021

LPM Kota Tangerang Selatan ‘Berdayakan Kelompok Tani Mandiri Barokah Bambu Apus’

 LPM Kota Tangerang Selatan ‘Berdayakan Kelompok Tani Mandiri Barokah Bambu Apus’

Tangsel, Skalainfo| Tiada kata secara kebetulan semua sudah ada takdirnya begitu ucapan yang dikatakan oleh Ketua Kelompok Tani Barokah Bapak Syafar, yang memiliki lahan pertanian yang menggunakan polibek diatas rumah berukuran kurang lebih 10×4 meter, dengan senyum Syafar membereskan saung nya dan mempersilahkan kami duduk, bertempat di Bambu Apus, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu, 22/04/20202.

“Sebelumnya kabar dari rekan yang akan bertemu dengan seseorang dari Dinas Pertanian untuk membahas langkah penguatan budi daya gerakan menanam, namun saat itu kami sedang kumpul bersama dan ada seorang pakar ahli dibidang pupuk organik dan non organik sehingga serentak kami menyambangi lokasi yang disebutkan tersebut”.

Syafar ketua kelompok tani mandiri barokah mengatakan, saat ini baru lepas panen bawang merah dan hasil panen pun cukup memuaskan, Ungkap Syafar. Bawang merahnya juga cukup besar-besar dari yang biasa kita temui dipasar tradisional, Tambahnya. Pertamanya kami hanya coba-coba saja karena kami tidak memiliki lahan kosong dikampung sini, setelah ada himbauan dari Pemerintah setepat dengan memakai cara tanam yang diajurkan oleh LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) melalui (KWT) dari Kelurahan sampai sekarang ini, hasil panen kami distribusikan hanya untuk lingkungan dulu karena masih berskala kecil, Ucap Syafar.

Setelah dapat bimibingan dari team LPM, ya kami juga semakin yakin dan lebih serius untuk membudayakan gerakan menanam sementara itu kami diberikan panduan untuk bibit unggul harus dipisahkan sebelum ditanam dalam plastik polibek, benih bawang nya pun harus ditempatkan secara terpisah supaya nanti begitu ditanam dia akan lebih cepat mengeluarkan urat, nah itu pastinya buahnya pun lebih gede-gede, Ungkap Adang dan Rewang masih dalam satu kelompok tani Mandiri Barokah, Bambu Apus.

Dikesempatan itu akhirya Prof. Rusdi seorang pakar ahli dibidang pupuk organik dan non oragnik langsung menaggapi paparan yang disampaikan oleh Bapak Syafar tentang budi daya menanam tersebut. Maka diajnurkan untuk memakai pupuk B. 8 Hayati yang memang pada saat itu sengaja dibawa untuk contoh dan langsung mendemokan nya kepada kelompok tani cara yang baik peruntukan pupuk dan merangsang benih/bibit menghasilkan buah yang kita inginkan sesuai dalam takaran yang diperlukan.

Masih dikatakan Prof. Rusdi apa yang dilakukan kelompok tani ini sudah istimewa, mau melakukan hal seperti ini dan membudayakan gerakan menanam, saya sangat bangga melihat hasil cabe nya juga gemuk-gemuk bangkok lah, Ungkap Prof. Rusdi.

“Kelompok tani barokah yang berada di Bambu Apus adalah satu percontohan yang selalu dapat pantauan dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tangsel, hal ini juga yang mengangkat agar masyarakat di Kota Tangerang Selatan supaya dapat merubah paradigma beli menjadi budi daya gerakan menanam, dan memafaatkan ruang yang ada disisi rumah dengan menggunakan tanah dalam plastik atau polibek apa saja bibit yang mau ditanam”.

Disore itu hadir juga Aldrin Ramadian Ketua DPD LPM Kota Tangerang Selatan dalam giatnya meyambangi kelompok-kelompok tani yang dibawah asuhan LPM agar kelompok tani ini dapat menselaraskan dengan tujuan Pemerintah, perlunya pemberdayaan masyarakat dalam gerakan menanam. Dengan keterbatasan lahan kosong di Tangsel ini sudah sulit ya, Ucap Aldrin.

Maka dari itu lanjut Aldrin, kita harus bisa bagaimana caranya pemulihan paradigma beli tadi menjadi budaya menanam, dalam kata berdaya tadi maka kami dari LPM Tangsel memulai nya, sehingga masyarakat kita ajak giat melakukan budaya menanam dan dilihatnya pun sangat bagus dipekarangan ada tanaman hijau ya ada daun bawang, ada cabe, dan jenis tanaman toga lainnya, Ucap Aldrin.

Ketika awak media skalainfo.net menayakan kepada Ketua DPD LPM Kota Tangsel Aldrin Ramadian tentang adanya PSBB saat sekarang ini, apakah punya kiat khusus yang ingin Pak Aldrin sampaikan?

Aldrin Ramadian mengatakan, PSBB ini sebenarnya untuk warga Tangsel semuanya namun fungsi tugas juga yang harus saya lakukan kita bertemu disini kelompok tani Mandiri Barokah, yang pastinya perlu kita lakukan dalam kondisi melaksanakan tugas yaitu harus memakai masker, Tutur Aldrin.

Motto dari saya, Ucap Aldrin, Kalau Gak Pake Masker Gak Keren… Yok Kita Lawan Corona, Bersama Kita Bisa, Pungkasnya. (Red/Amal).