Tangsel, Skalainfo.net| Lapangan Woodball IWBA (Indonesia Woodball Association Kota Tangsel) yang berada di jalur pipa gas Pamulang dibongkar paksa oleh pihak PT Pertamina Gas milik anak Perusahaan BUMN. Surat peringatan bongkar yang ditujukan kepada Cabor Woodball IWBA Kota Tangsel untuk segera mengosongkan jalur pipa gas berikut atribut yang dipakai untuk olahraga Woodball, tindakan dilaksanakn dengan menurunkan alat berat eskapator segala atribut Cabor Woodball yang berada dijalur pipa gas akan diratakan. Selasa, 09/06/2026.
Tidak ada protes dari warga setempat ketika lapangan woodball IWBA Pamulang digaruk oleh pihak Pertamina Gas, sebagian warga hanya memamfaatkan kayu-kayu bekas yang telah diobra-abrik mesin eskapator.
“Terlihat, jajaran dari Polsek Pamulang dan Sat-Pol PP juga hadir untuk mengamankan pelaksanaan pembongkaran di lapangan woodball IWBA Kota Tangsel”.
Selama pelaksanaan penggarukan atau bongkar lapangan woodball dijalur pipa gas Pamulang tidak terlihat pihak atlet IWBA Kota Tangsel yang berusaha mencegah dan atau mengambil sisa-sisa atribut woodball yang tertinggal di Tengah-tengah lapangan woodball Pamulang.
Apa penyebab terjadi pembongkaran lapangan woodball
Salahsatu warga setempat mengatakan tidak mengetahui persis apa yang membuat pihak PT Pertamina Gas mengadakan pembongkaran lapangan woodball, selama ini tidak pernah ada gejolak, ucap warga yang enggan menyebut Namanya.
Keberadaan lapangan woodball di jalur pipa gas sudah lama, pemainnya itupun tidak orang jauh-jauh hanya warga komplek perumahan Pamulang Permai ini yang selalu bermain di sini, ucap warga lagi.
Menurut pikiran saya tambah warga yang enggan menyebut Namanya, bahwa dia menaruh curiga pasti ini ada sesuatu yang tidak beres atau ada perebutan kekuasaan yang ingin menguasai lapangan woodball jalur pipa gas, sehingga penetralisasi jalur pipa gas ditertibkan. Bila alasannya tidak boleh memakai jalur pipa gas, oh itu banyak Gedung-gedung berdiri dijalur pipa gas, gak usah jauh-jauh itu Unpam juga diatas jalur pipa gas, katanya.
Ditempat yang sama, Joko seorang pengawas pelaksana pembongkaran di lapangan woodball dari pihak PT Pertamina Gas saat ditemui awak media ini mengatakan, bahwa mereka dapat perintah dari atasan untuk membongkar bangunan yang berada di jalur pipa gas karena sangat berbahaya, katanya.
Kami dapat perintah untuk menetralisasi bangunan liar yang berada dikawasan jalur pipa gas, tetapi tidak sekaligus semuanya, kami melakukannya dengan bertahap dan untuk hari ini kami laksanakan dijalur ini dan nanti akan sampai ke hilir, ucapnya.
Apakah pembongkaran dilakukan secara adil
Tentunya kami melakukan pembongkaran ini secara adil, apapun yang berada di jalur pipa gas akan dibongkar tidak pandang bulu. Karena ini tugas dari atasan kami, maka ini akan tetap kami lakukan, pungkaasnya. (Red/Hasan).
Bersambung**
