Pasuruan, Skalainfo.net| Angka Suci di Hari Istimewa ini; Senen 4 dan Kliwon 8, Jadi 4+8=12, Rolas Ronge Las, Gua Garba, Rahim Kelahiran dalam Bentuk Meraga Fisik; Jiwa(Spirit) membutuhkan Badan Tubuh Fisik dengan segala kelengkapannya, untuk menjalankan tugas kodrat irodzatnya di alam fisik ini, frekuensi alam fisik adalah 12 -20 Hrz, sedangkan frekuensi di alam rahim adalah Nol Hrz. Purwosari Pasuruan Jawa Timur, Senen Kliwon, 18 Mei 2026.

Kitab I Ching 48 Kelengkapan

Di Kitab Perubahan China Kuno, Kitab I Ching, Angka 48 adalah merujuk pada kelengkapan hidup berkehidupan di alam fisik ini.

Pusat Hidup Kehidupan dan Kelengkapan: Jantung

Pusat Kelengkapan disebut Jantung Kehidupan, yang membuat Kita bisa bernafas dan menjadi satu udara, saudara; jantunglah yang menghidupkan dan mengatur perendahan darah dan memompa udara(H); disebut Puspa, yaitu Pusat Apa saja, semua terkait dan terhubung dengan kerja Jantung secara fisik, secara spiritual semua melalui Hati, makanya Puspanya Melati; Melalui Ati, Ati Gusti; Baguse Ati Sak Tingkah Polahe (Gusti Allah SWT) Seluruh Wahana Tata hidup kehidupan, berpusat pada dan melalui Gusti Allah SWT.

Kelengkapan Dinamis Jantung adalah Darah

Ya Getah Getih, darahlah, Sari Pati Sumber Daya Hidup Kehidupan Seorang Manusia, untuk memiliki daya hidup kehidupan fisik dan spiritual, Darah dalam Jantung membutuhkan Udara(H) dengan kandungan Oksigen, disebutkan Darah Sehat mengandung Oksigen yang berkesesuaian dengan kebutuhan badan tubuh manusia, sesuai ukuran dan berat besarnya badan tubuhnya, beserta kelengkapan (48) seluruh komponen kebertubuhan Kita manusia yang berdarah serta bergetar Enerjologi dan Enerjolite Nya melalui aliran rasa darah, karena di darah mengandung dzat hidup dan dzat ilahi.

Motif Batik Tulis Singosari Berfilosofi Puspa Melati Suci

Kata Suci menggambarkan ada kesucian di dalam getah getih darah Hati dan Jantung Kita ini, detak detik nit menit jam jaman jantung Kita, membuktikan adanya Misteri Daya Hidup di dalamnya, jika sudah oncat dan keluar Sumber Daya Hidup tersebut, berhentilah detak jantung, maka meninggalkan jasad badan tubuh, menjadi seonggok mayat, meninggallah manusia itu.

Hakekat Misteri Daya Hidup

Misteri Daya Hidup yang berasal dari Sang Maha Hidup, Sang Maha Gesang Kita, Sang Maha Kudus dan Suci, maka kait terkait dan hubung terhubung dari maksud yang dimaksud dari Sloka Sastra Realita Puspa Melati Suci, Pusat Apa saja, Melalui Ati yang Sucilah, Media Kelengkapan Transformasi Informasi Energi Spiritual Otentik dari Para Leluhur MaNusantara, yang sejatinya bersumber dari Dimensi Keilahian, Sang Maha Suci adaNya.

Keterkaitan dan Keterhubungan Nyata Ghoib – GhibNya(ta)

Terkait dan Terhubung serta Termaksud warna putih Puspa Melati Suci, juga melambangkan kesucian, aromanya yang harum semerbak mewangi sepanjang hari, melambangkan kesucian itu bersifat baka, langgeng, abadi dan infinitum, setara dan sefrekuensi dengan resonansi Jiwa(Spirit) Para Leluhur MaNusantara Jaya yang Luhur Suci Agung Mulia adanya, dari Anugerah Cinta Kasih Sayang Sejati Kang Maha Suci Agung Mulia adaNya.

Angka Suci di Hari ke 18 ini

Angka 18 juga mengarah pada 18 Leluruh Trah Tumerah dalam Ajaran Laku Lampah Kaweruh Batin Tulis Tanpa Papan Kasunyatan dalam Ajaran Hidup Kehidupan Jawanologi.

Hari Suci Kedua 18 Mei 2026

Sesudah Hari Pertama, 17 Mei 2026, Kembali Angka Pasti, Angka Sari Pati, menunjukkan Kesucian dan Keistimewaan Angka 18 sebagaimana penjelasan di atas.

Bukti Membuktikan, Saksi Menyaksikan dan Berkesaksian

Sehingga Kita bisa terbukti bisa melakukan kontak dengan Jiwa(Spirit) Leluhur MaNusantara Jaya untuk melakukan Transformasi Keilahian, Transformasi Informasi Energi Spiritual Otentik, bagi Kebutuhan Pemuliyaan Manusantara di Jaman Now, Jaman Perubahan Peradaban, yaitu Peradaban Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik ini, berbasis Ilmu Pengetahuan Sains dan Pengetahuan Ilmu Spiritual dari Para Leluhur MaNusantara Jaya, yang asal asul aslinya Ya dari Allah SWT adaNya.

Angka Sempurna dalam Ejawantah Perwujudan Gelaran Fisik Dunia Semesta Raya

Angka 18 diurai diolah menjadi 1+8=9, 9 Sembilan, Sembilan adalan Perwujudan  Babakan Howo Songo, 9 Lubang Badan Tubuh Manusia yang sempurna, 9 Sembilan adalah Angka Tertinggi yang Sempurna, juga dalam Kajian dan Telaah Jawanologi, Kaweruh Batin Tulis Tanpa Papan Kasunyatan hal itu menggambarkan 9 Bintang Tingkatan di 3 Alam yaitu Bumi, Samudera dan Kahyangan.

Kesimpulan: Sari Pati Enerjologi dan Enerjolite dari Upaya Aktivasi Pemulihan Pemuliyaan Jiwa (Spirit) MaNusantara, melalui Hati Yang Suci dan Sari Pati Darah Udara(H) Jantung Peradaban Cakrawala Katulistiwa Bumi Nusantara Ini,  yang sudah kontak terhubung langsung dengan 18 Leluhur Trah Tumerah masing masing yang terbangkitkan rasa sadar berkesadaran, terbukaNya kepekaan rasa perasaannya yang mendalam dan Demi Massa Ruang dan Waktu Nya sudah dilakukan dengan sempurna, Is Well Done, Matur Suwun Para Leluhur MaNusantara dan Matur Suwun Gusti Allah SWT (Senen Kliwon, 18 Mei 2026).

Hasil Rembukan Saresehan Roso Orep Sejati antara Ibu Listyorini Gayantri Pembatik Warisan Leluhur Singhari Nusantara Jaya dengan Guntur Bisowarno Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System Purwosari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, 18 Mei 2026, berakhir tepat 00.00 WIB 19 Mei 2026.

Diarsipkan di Perpustakaan Baru Kuno Modern HORAIZO Klasik Kawasan Gunung Arjuno Induk Peradaban Dunia. (Red).

Oleh: Guntur Bisowarno Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System.

-+=