Pasuruan, Skalainfo.net| Bersama Listyorini Gayantri, Pembatik Warisan Leluhur Batik Tulis Singosari Berfilosofi, Guntur Bisowarno Ketua Bamboo Spirit Nusantara Support System, mengembangkan Ejawantah Enerjologi Pemulihan dan Pemuliyaan Budaya Peradaban Nusantara, dengan Membaca tentang Membaca dan Belajar tentang Belajar; mengetahui, mengenal, memahami dan mengerti Batik Wongo Singhasari Muliya Sejati. Purwosari Pasuruan Jawa Timur, Sabtu Kliwon,18 April 2026.
Motif Batik Singosari Berfilosofi Wongso Singhasari Muliya Sejati
Saujana Kebijaksanaan Leluhur (Saujana Borobudur).
Di kuatkan dan diteguhkan oleh Saujana Kekayaan Kebijaksanaan Leluhur, Buku Kitab Ilmu Pengetahuan Sains dan Pengetahuan Ilmu Spiritual, dari Perpustakaan Baru (Kolaborasi Inovasi) Kuno (Nusantara) Modern (Indonesia) HORAIZO Klasik (Bahagia Dalam Hidup Kehidupan) tentang Wayang Kulit Ringgit Purwo Klasik. Puncak Purwo Ringgit Gunung Arjuno Induk Peradaban Dunia berupa Kitab Wayang Kulit Ringgit Purwo Klasik, dalam Bab Khusus yang sangat mendalam kedalamannya, dari Maksud Yang Dimaksud yaitu, Shinergitas TriOKSI – Trioksigenasi, 3 Lakon Pagelaran Wayang Kulit Ringgit Purwo, bertajuk:
- Semar Babad Tanah Jawa (Baca: Jiwa Jawa, Jawanologi JawaDwipa, BSN 2026. red.).
- Semar Mbangun Kahyangan (Baca: Membangun Kahyangannya sendiri, ya sejatinya dirinya sendiri, yaitu Membangun Bahagia dalam Kebahagiaan, Bahagia Dalam Takdir Mengenal Akunya aku, BSN 2022. red.).
- Semar Babar Jati Diri (Baca: Bahagia Dalam Takdir Mengenal Akunya aku, BSN 2022. red.).
Team Verifikasi yang Terverifikasi
Diverifikasi oleh Ki Winarno Sabda, Dalang Jawa Tengahan dari Sanggar NWB Ngesti Wedharing Budaya Kebon Candi Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur dan Ki Dalang Jawa Timuran, Ki Sudarto Carito Sanggar Sekar Sari Purwosari Pasuruan Jawa Timur.
Saksi Kesaksian Disaksikan Menyaksikan
Perjalanan Laku Lampah Sadar Berkesadaran ini dianalisa dan diolah Ilmu Pengetahuan Sainsnya dan Pengetahuan Ilmu Spiritualnya dalam Saresehan Roso Orep Sejati, yang digagas dan dimatangkan serta diuji-cobakan Reset Risetnya oleh Ki Tohari Pimpinan Sanggar Panuwunan Kasampurnane Budi Luhur Desa Cendono Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, bersama Team Bamboo Spirit Nusantara Support System adaNya.
TriOKSI Trioksigenasi Puspa Melati Suci
“Nusantara Itu Langgeng, Indonesia Itu Kontekstual, Nusantara Itu Hidup, di dalam diri Manusantara, ada Sukmosejati, Nyawasejati, Uripsejati, telu telune ngatunggal, langgeng kekal abadi; Indonesia adalah Kehidupan, Jasadnya Urip, Jasadnya Hidup”.
Alam Suci Sudah Merestui Indonesia
Puspa Melati (khususnya melati putih atau Jasminum sambac) adalah Puspa Bangsa Indonesia yang melambangkan kesucian, kemurnian, ketulusan, keanggunan, dan kesederhanaan (Baca: Kemurnian dan Kesucian itu Langgeng).
Berikut adalah makna mendalam dari Puspa Melati:
Kesucian dan Kemurnian: Warna putih bersih pada bunganya sering dikaitkan dengan kesucian hati dan kemurnian (Baca: orep tan kena Pati, Tan owah gingsir ing kahanan jati. red.).
Ketulusan dan Keanggunan: Melambangkan kerendahan hati dan ketulusan dalam hubungan pribadi.
Keindonesiaannya Menjadi Kenusantaraan ya
Puspa Bangsa (Bunga Nasional): Melati Putih ditetapkan sebagai salah satu bunga nasional Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993, mewakili identitas bangsa yang bersahaja namun berbudaya.
Inilah Sloka Sastra Realita Ringgit Lingga Yoni
Tradisi dan Pernikahan: Sering digunakan dalam upacara adat (khususnya Jawa) sebagai simbol keabadian cinta dan kesucian ikatan.
Inilah Tumurune Wahyu Kamulitan Jati
Ketenteraman: Aromanya yang harum melambangk-perubahan n kebahagiaan dan kedamaian.
Perubahan Diri Membawa Perubahan Dunia
Melati sering disebut “si putih mungil yang beraroma harum”, tumbuh di semak-semak namun melambangkan kemurnian. (Baca: Redesign The World With Bamboo, BSN 2013. red.).
345 Kuntum Puspa Melati Suci
3 Tiga Dimensi Skala Niskala Tri Bawana Langgeng; Bumi Samudera Kahyangan.
45 Dulur Papat 5 Pancar Pancer Puser Badan Tubuh Jasadingsun Urip.
Pinggiran Motif Kawung Karepe Suwung
Sloka Sastra Realitanya adalah: Terjadilah KehendakMu ya Tuhan Allah SWT menurut SabdaMu dan IlmuMu. Dengan Kita meniadakan Pilihan Kita menjadi Pilihan Kehendak Allah SWT.
Suwung: Sumeh Sumeleh Sareh Pikoleh Wungkul; Utuh marang Katresnaning Batin, Utuh marang Kapriyatning Batin, Gusti Allah SWT, Baguse Ati Sak Tingkah Polahe, Sak Wadah Tubuhne utuh holistik komprehensif proaktif, meliputi dan diliputiNya.
Rekomendasi BATIK itu hakekatnya adalah Semar Samar dan Elok. Batik Singosari Berfilosofi = Bukan Kain. Tapi Blue Print Budaya Peradaban Nusantara.
(Kain)donesiaannya Menjadi Kenusantaraan ya
Motif Wongso Singhasari Muliya Sejati = Motif Manusia Singhasari, Manusantara, Manusia Indonesia yang Mulya dan Sejati.
Batik Singosari Berfilosofi = “…Batik yang bukan hiasan. Tapi Tulisan Jawa yang jadi Wujud. Tulisan yang Hidup menghidupi Kehidupan…”. (Red).
Penulis: Mbah Openi Praktisi Manusia Sastra Budaya Canggih.

