Tanah-Datar, Skalainfo.net| Jorong Galo Gandang kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan nagari melalui kegiatan gotong royong perbaikan jalan yang dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kekompakan warga dan dukungan para perantau masih menjadi kekuatan utama dalam membangun kampung halaman. Senin, 06/04/2026.
Kegiatan pengecoran jalan tersebut dilaksanakan di kawasan Pojok Jambu menuju Goba, Jorong Galo Gandang, Nagari III Koto. Jalan yang diperbaiki memiliki panjang kurang lebih 200 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 7 sentimeter. Sementara itu, ruas jalan yang menjadi perhatian masyarakat di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 400 meter.
Perbaikan jalan dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan dan menyulitkan aktivitas masyarakat. Jalan tersebut merupakan akses penting yang setiap hari digunakan warga untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas pertanian, perdagangan, pendidikan, hingga mobilitas masyarakat menuju pusat nagari dan daerah sekitarnya.
Tokoh masyarakat Jorong Galo Gandang sekaligus anggota BPRN Nagari III Koto, Zulni Asri Katik Sinaro, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dan bergotong royong melaksanakan perbaikan jalan secara swadaya. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan masyarakat Galo Gandang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para perantau dan donatur yang telah membantu sehingga pekerjaan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan gotong royong ini melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, hingga para orang tua yang ikut hadir dan membantu sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang membantu tenaga, menyediakan konsumsi, menyumbangkan material, hingga memberikan bantuan dana.
Para perantau asal Jorong Galo Gandang juga memiliki peran besar dalam terlaksananya kegiatan ini. Mereka secara sukarela mengirimkan bantuan berupa semen, pasir, kerikil, serta dukungan dana demi memperlancar proses pengecoran jalan. Selain itu, sejumlah donatur lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu juga turut memberikan bantuan.
Dalam proses pengerjaan, masyarakat menggunakan sebanyak 76 sak semen, 9 kubik pasir, dan 9 kubik koral atau kerikil. Total anggaran yang telah digunakan untuk pengecoran jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp. 12 juta. Seluruh pekerjaan dilakukan secara bergotong royong sehingga biaya yang dikeluarkan dapat ditekan dan hasil pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.
Kegiatan gotong royong ini juga turut dihadiri oleh utusan dari Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar. Kehadiran pihak dinas tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Jorong Galo Gandang sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat yang sedang melaksanakan perbaikan jalan secara mandiri.
Masyarakat berharap kegiatan ini dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, agar dapat memberikan bantuan lanjutan untuk memperbaiki ruas jalan Kabupaten yang rusak sejak dari Palantak menuju Lubuak Burai Gantiang.
Menurut warga, ruas jalan tersebut sangat penting karena menjadi jalur penghubung utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jika kondisi jalan semakin baik, maka akan berdampak positif terhadap perekonomian warga, mempermudah akses pendidikan anak-anak, serta memperlancar transportasi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Jorong Galo Gandang bersama dukungan para perantau menjadi bukti nyata bahwa pembangunan dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap kampung halaman. Warga berharap semangat tersebut dapat terus terjaga dan mendapat perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah demi kemajuan nagari di masa mendatang. (Red/Syafriwan).
