Tangsel, Skalainfo.net| Keberadaan musholla Darul Iman telah beridiri sejak 25 tahun lalu dan memang ada sedikit terpakai lahan jalur pipa gas, kendati sedikit berada di jalur pipa gas sudah dilaporkan kepada PT. Perta Gas Cikarang bahwa peruntukan musholla hanya untuk ibadah umat muslim bukan untuk dikomersil. Puluhan tahun musholla Darul Iman dipakai untuk kegiatan keagamaan umat Islam yang dapat mencerdaskan anak-anak dalam belajar agama Islam. Jum’at, 30/01/2026.

Belakangan ini ada kabar bahwa sepanjang jalur pipa gas akan dirapikan petugas dari PT. Perta Gas yang mana tidak boleh ada rumah kumuh ataupun warung-warung di sepanjang jalur pipa gas. Konon akan di pagar tembok dipinggiran pipa gas supaya tidak bisa lagi dipakai oleh warga yang memiliki kegiatan di sepanjang jalur pipa gas tersebut.

foto exclusive skalainfo

“Surat himbauan dari PT. Perta Gas pun sudah dilayangkan kepada para pelaku usaha yang memakai lahan di jalur pipa gas, agar secepatnya untuk dibongkar lapak bangunannya apabila tidak mengindahkan himbauan ini maka akan diberlakukan penggusuan paksa dengan alat berat”.

Terkait penertiban tersebut, remaja musholla Darul Iman pun melayangkan surat kepada PT. Perta Gas yang beralamat dibilangan Cikarang Jawa Barat. Dalam pengajuan surat tersebut menerangkan bahwa Lokasi musholla itu tidak menghalangi aktivitas pipa gas serta tidak menggunakan perkakas beban berat didalam musholla Darul Iman. Para pemuda musholla Darul Iman hanya memohon agar diberikan kebijakan dengan keberadaan mosholla dilokasi itu yang telah berdiri puluhan tahun yang menjadi tempat ibadah umat muslim oleh warga komplek perumahan Pamulang Permai 1, RT. 003/015 Kota Tangsel.

“Perkara penertiban jalur pipa gas pun sudah ramai di bincangkan warga sekitar, bahkan mendapat support dari perkumpulan RW yang menamakan dirinya wilayah RW Perjuangan”.

Ketika ramai-ramai di perbincangkan tentang pembokaran warung-warung di pinggiran jalur pipa gas dan terlihat juga ada yang sedang membongkar bangunan kecil, kemungkinan miliknya sendiri.

Remaja musholla Darul Iman Pamulang Permai 1 saat dijumpai awak media ini mengatakan, bahwa surat permohonan kebijakan itu diantar langsung kekantor pengelola Perta Gas di Cikarang dan tiga hari lalu sudah ada petugas dari Perta Gas yang datang kesini serta melihat juga kondisi tentang musholla ini. Dan surat yang kami layangkan beberapa minggu lalu juga sudah diketahui oleh petugas yang datang kesini itu dan mengatakan bahwa surat itu sedang dalam proses, katanya.

Kami disini, secara bersama-sama sangat memimnta adanya kebijakan dari Perta Gas agar musholla ini tetap berdiri untuk keperluan orang muslim ibadah. Para sesepuh atau orang yang dituakan di komplek perumahan ini juga menyarankan untuk sama-sama kita mempertahankan musholla Darul Iman ini tetap berdiri dan dijadikan sebagai tempat ibadah serta tempat kebersamaan umat Islam, katanya.

Pada dasarnya kami sebagai remaja musholla Darul Iman juga ingin tetap mempertahankan musholla ini tetap berdiri disini, dan kami akan tetap berjuang serta berupaya sekuat mungkin untuk mempertahankan musholla ini tidak direlokasi, andaipun direlokasi mau ditempatkan dimana relakosi itu, disini tidak ada lahan yang kosong, tambahnya.

Yang jelas kami remaja musholla, para sepuh, kyai sech dan guru agama tetap mempertahankan musholla ini dan kami akan perjuangkan serta meminta kebijakan kepada pemerintah setempat agar tempat ibadah ini tetap berdiri untuk kepentingan umat dan tempat ibadah orang Islam, tutupnya. (Red/Hasan).

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-+=