Pasuruan, Skalainfo.net| Sebagai Pelaku dan Praktisi Jamu Jamuan Perjamuan Agung Manusantara, Kita menemukan, mengamati, membau dan merasakan berbasis RISET_RESET dengan metode penelitian kualitatif PAR (Participatory Active Research) dari BSN Bamboo Spirit Nusantara Support System bahwa Tumbuhan Alami dan Tanaman Budidaya punya kemampuan bukan sebatas memiliki ESP Extra Sensory PERCEPTION atau Indera Keenam, namun memiliki kemampuan lebih dari itu, diantaranya mempunyai kepekaan dalam menginderai untuk melihat, merasakan, membau dan mendengarkan stimulus pergerakan alam beserta isinya, flora dan fauna, perilaku ikan dan hewan air laut air tawar dan air payau yang merupakan perpaduannya, serta gerak perubahan angin, udara, iklim dan cuaca; hingga bisa mengantisipasi masa depan dengan memprediksi kejadian di masa depan dalam menyiapkan kandungan Gen DNA benih biji wiji keturunannya untuk masa depan. Jum’at Pahing, 31 Mei 2025.

Foto exclusive budaya

Hal ini juga sudah Kita konfirmasi ulang ke Begawan Nangsir, Sesepuh Pinisepuh Desa Kali Bawang Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta, Pengiat dan Pelaku Pelestari Flora Fauna berbasis Keanekaragaman Hayati, Khususnya Tumbuhan Langka (31/5/2025).

Ritus (Ritual Khusus) Penikmat Rasa KOPI Serbuk Asli KOPI UNTUNG SURAPATI, Sebutan Aran Nama KOPI untuk KOPI dari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur (baca : sejak tahun 2025 red.) :

Untuk kemampuan dalam mencerap dan merekam memori bau sekitarnya, bisa di wakilkan tanaman KOPI, sedangkan yang punya kepekaan memori di dunia fauna terhadap bau aroma adalah anjing, lebah dan kupu kupu.

Kesimpulan Kita : KOPI diseduh secara penuh penghayatan dari serbuk KOPI asli seperti KOPI UNTUNG SURAPATI dapat meningkatkan kapasitas dan intensitas konsentrasi memori jaman.

Ditambahkan adanya massa kesadaran simbol dan energi kandungan kode Gen DNA KOPI adalah KOLaborasi PIkiran, KOmunikasi PIkiran dengan massa kesadaran alam semesta raya dengan materi dan instrumen dari kemampuan rekaman jejak kapasitas memori tanaman KOPI.

Ritus (Ritual Khusus) meminum air Kembang Kenanga:

Perilaku ini dapat meningkatkan kepekaan indera penciuman sebagai stimulus untuk memori kesadaran Kita dalam mengaktivasi konektivitas dan sinergitas rekaman memori jaman.

Hal ini diteguhkan dengan Pelaku dan Praktisi Berbasis pengalaman mengalami dampak Ritus (Ritual Khusus) Minum Air Kembang KENANGA dari Kebun Sendiri, Kembang KENANGA Pohon Besar dan Ladang Tanaman Kembang KENANGA, Pohon Perdu Pendek Kecil, Tanaman Ki Sudarto Dalang Purwosari Pasuruan, Dalam Wayang Purwo Ringgit Klasik Jawa Timuran.

Ritus (Ritual Khusus) Pere_maja_an Pere_mojo_an Buah MOJO LEGI:

Tanaman MOJO LEGI terkait koneksitas dan akses memori jaman yang terhubung dengan Data Memori Kerajaan Mojopahit Kecil dan Mojopahit Besar.

Perpaduan KOlaborasi Sinergitas Ritus Minum Air (Kembang) KENANGA, Ritus KOPI UNTUNG SUROPATI dan Ritus Penanaman Tanaman MOJO LEGI, dengan Pupuk Cair Organik Nano Pil (Kambang) dari Kotoran Ternak (Kambing), di sinergikan bersama energi Sumber (Kambang) Desa Sumber Suko Purwosari Pasuruan, dapat meningkatkan dan mengaktivasi semesta massa kesadaran Kita untuk mengakses memori jaman, dalam hal ini dipadukan dengan Ritus Minum Air (Kembang) KENANGA bisa mengakses memori Kuno Rekaman Gen DNA Kerajaan Mojopahit Kecil dan Mojopahit Besar (Baca: riset Ruh Anda Gondo Kuswanto pada tulisan batu prasasti dengan bahasa singkatan kuno nya KUNO. red.)

Potensi dan Peluang Besarnya ada pada Para Penikmat Rasa KOPI.

Aplikasi RISET_RESET untuk Tanaman KOPI.

Bisa dikerjakan oleh Para Penikmat Rasa Kopi.

Penikmat rasa kopi adalah seseorang yang memiliki apresiasi mendalam terhadap berbagai aspek rasa dan aroma kopi, serta menikmati proses menikmati kopi itu sendiri. Mereka tidak hanya sekadar minum kopi, tetapi juga memahami dan menghargai karakteristik rasa unik dari berbagai jenis biji kopi, metode penyeduhan, dan pengaruhnya terhadap pengalaman rasa.
Lebih detail tentang penikmat rasa kopi:
Memahami dan Menghargai Kopi:

Penikmat kopi sejati tidak hanya menikmati rasa kopi, tetapi juga memahami asal-usul biji kopi, proses pemanggangan, dan metode penyeduhan yang berbeda.

Fokus pada Rasa dan Aroma:
Mereka cenderung lebih tertarik pada pengalaman rasa dan aroma kopi, bukan hanya kandungan kafeinnya.

Mencari Kualitas:
Penikmat kopi sering mencari kopi berkualitas tinggi dan mungkin memiliki preferensi tertentu terhadap jenis biji kopi, tingkat pemanggangan, atau metode penyeduhan.

Menikmati Proses:
Mereka menikmati seluruh proses menikmati kopi, mulai dari memilih biji kopi, menyeduh, hingga mencicipi
setiap tegukan.

Memiliki Pengetahuan tentang Kopi:
Penikmat kopi biasanya memiliki pengetahuan yang luas tentang kopi, termasuk berbagai jenis kopi, proses pengolahan, dan teknik penyeduhan.
Bisa Jadi “Coffee Snob”:

Beberapa penikmat kopi mungkin juga disebut “coffee snob” karena pengetahuan dan minat mereka yang mendalam tentang kopi, tetapi ini tidak selalu berarti negatif.

Perbedaan dengan “Pecandu Kopi”:
Pecandu kopi mungkin juga menikmati kopi, tetapi fokus mereka mungkin lebih pada efek kafein untuk menjaga stamina atau tetap terjaga.

Penikmat kopi, di sisi lain, lebih menghargai rasa dan aroma kopi itu sendiri.

Contoh:
Seorang penikmat rasa kopi mungkin lebih memilih kopi specialty yang diseduh dengan metode pour-over, sementara seorang pecandu kopi mungkin lebih memilih kopi instan yang diseduh dengan cepat.

Ritus (Ritual Khusus) Minum Air (Kembang) Kenanga bakal mengarah pada fungsi kenangaN memori jaman manusia sempurna untuk mengakses kenangaN kebesaran kemenangan kejayaan yang ada dalam simpanan kandungan memori jaman yang tersimpannya di dalam Gen DNA ilmu Pengetahuan dan Pengetahuan Ilmu dari Kerajaan Kuno Masa Lalu, dalam hal ini adalah Kerajaan Mojopahit Kecil dan Mojopahit Besar, Kita mulai dari yang Mojopahit Kecil dahulu baru menuju yang Mojopahit Besar, dalam Sinergitas Ritus (Ritual Khusus) Peremajaan Pere(MOJO)an Tanaman MOJO LEGI. (Baca : Legi dalam weton jawa ada di posisi Wetan, Timur, Wetan Witan Wiwitan, Kawitan, Awal Mula, JaWi=Jawa Wiwitan, Jawa itu artinya bisa Hujan, Hujan untuk Wiwitan atau Hujan untuk Tumbuhan dan Tanaman. red.)

Mengapa perlu disinergitaskan dengan Ritual Khusus KOPI UNTUNG SUROPATI (Baca : Untung = Legi, Legi itu Pasarannya ada di posisi Wetan atau Timur. red). Kita menemukan peneguhan dari Peneliti lainnya yang sejenis.

Beberapa Penelitian yang Mendukung Kemampuan Kopi Menyerap Aroma
Berikut beberapa penelitian dan riset tentang kemampuan kopi dalam menyerap aroma sekitar:

“The Effect of Coffee on the Perception of Odor” (2017) oleh Universität Konstanz di Jerman.

Penelitian ini menemukan bahwa minum kopi dapat meningkatkan sensitivitas penciuman terhadap aroma tertentu, seperti aroma vanila dan jeruk.

“Coffee Odor Exposure Enhances Odor Perception and Odor-Induced Memory Performance” (2018) oleh University of California, San Diego.

Penelitian ini menemukan bahwa paparan aroma kopi dapat meningkatkan kemampuan mencium dan memori terkait aroma.

“The Impact of Coffee on Odor Perception and Memory” (2020) oleh Università degli Studi di Milano.

Penelitian ini menemukan bahwa minum kopi dapat meningkatkan kemampuan mencium dan memori jangka pendek untuk aroma.

Pergeseran massa kesadaran holistik sastra makna getaran frekuensi Kenanga menjadi KenangaN, menjadi Ke(ME)nangaN hingga Ke(ME)nengO, Ke(ME)nengO adalah menuju meneng, diam, hening bulat O, hening total O atau Meditasi Kontemplasi Wening Hening Keheningan adalah akibat melakukan secara tepat aktivasi massa kesadaran Gen DNA memori jaman dalam penghayatan, pemahaman, pengertian dari segenap proses laku perjalanan alam mengalami pengalaman dari Sinergitas Laku Ketiga Ritus (Ritual Khusus di atas. (Red).

Penulis : Guntur Bisowarno S.Si., Apt (Ketua ASJI: Apoteker Saintifikasi Jamu Indonesia).

By Admin

-+=