Tangsel, Skalainfo.net| Pada bulan Ramadhan yang suci dan bulan baik penuh berkah bagi semua umat, menggerakkan hati untuk melebur kedengkian serta meredam kamarahan sesama manusia. Doa-doa kami diterima oleh sang maha kuasa semoga ini pertanda baik bagi kehidupan manusia terutama untuk warga RT. 002/04 Nusa Loka BSD, suatu pesan pengharapan oleh seorang ibu yang saat ini menjabat sebagai ketua RT. 002/04 dikomplek perumahan Nusa Loka Bsd, Kota Tangsel. Selasa, 15/04/2025.

Kami tinggal di komplek ini bukan orang baru pak, ucap ketua RT. 002/04 yang akrab dipanggil Ibu Ana saat ngobrol santai dengan awak media ini diteras rumah miliknya. Orang-orang dikomplek ini sudah seperti keluarga dan semua bersahaja, rukun dan akrab, ucap Ibu Ana.

Seperti sekarang ini pada bulan Syawal penuh berkah, setelah sebulan penuh mengikuti puasa, sebagian dari tetangga ini banyak yang pulang kampung ya,..maka banyak dari mereka itu menitipkan rumahnya kepada saya dan banyak juga diantara mereka yang memberikan kunci rumahnya. Jadi, warga di dalam komplek ini, ya sudah seperti keluarga semua, tambahnya.

Awak media ini menanyakan terkait penarikan IPL dalam komplek ini apakah ada kendala?

Selama saya terpilih sebagai ketua RT tidak ada kendala mengenai IPL di komplek ini, malahan banyak juga diantara mereka yang berterima kasih setelah saya yang menjadi ketua RT, karena warga disini kalau ada sesuatu yang ganjil, mereka itu mudah untuk menghubungi saya dan selalu ada waktu saya untuk melayani warga, apalagi saya seringnya ada dirumah setelah saya pensiun dari pekerjaan, ungkap Ibu Ana.

Terkait plang spanduk yang terpasang selama 2 tahun itu, apa sebenarnya yang terjadi?

Oh,..itulah yang membuat saya terus berdoa agar permasalahan warga ini cepat selesai antara ketua RT yang lama itu, sekarang ini saya menjabat sebagai ketua RT baru disini, semoga mereka itu bisa saling memaafkan. Saya tahu pak Walujo itu orang baik makanya saya memberikan kepercayaan untuk meneruskan menjadi ketua RT dilingkungan komplek perumahan Nusa Loka ini. Karena saat itu, saya dapat tugas dari atasan saya untuk bertugas ke Papua sebagai pengajar.

Selama saya menjadi RT dulu, pak Walujo itu orang yang paling rajin membantu saya menyelesaikan pekerjaan kalau ada tugas-tugas dari RW dan juga dari Kelurahan untuk melayani masyarakat. Nah,..ketika itu saya dapat tugas berangkat ke Papua, saya mempercayakan kepada Walujo untuk mengemban tugas RT menggantikan saya sebagai ketua RT. 002/04 dikomplek perumahan ini, tutur Ibu Ana.

Sebelumnya juga pernah turun orang-orang dari Kelurahan (RMJ) untuk rapat warga dan itu kita membuat undangan kepada warga. Tetapi saat kita layangkan undangan kepada pak Walujo itu, dia gak datang. Kemudian saya datang kerumahnya untuk menyampaikan pesan untuk ikut rapat warga dalam pembahasan penyelesaian permasalahan serta keluhan warga dalam komplek perumahan Nusa Loka ini, namun lagi-lagi pak Walujo itu tidak datang, terang Ibuk Ana.

Awak media bertanya lagi, spanduk yang bertuliskan menolak keras intervensi RW 004, sekarang sudah tidak ada lagi siapakah yang menurunkan?

Oh,..itu kan ada himbauan dari Dinas Pertamanan Kota Tangsel untuk merapikan pohon-pohon dan taman yang ada didalam komplek perumahan Nusa Loka Ini, mengingat cuaca pada akhir-akhir ini juga kurang bagus dan hampir setiap menjelang sore hari sering turun hujan lebat, maka petugas pertamanan melalui RT dan RW menghimbau bagi warga yang setuju untuk dilakukan pemangkasan pohon-pohon yang berada didepan rumahnya masing-masing.

Nah,..terkait dengan plang itu sudah tidak ada terpasang ya, saya sendiri juga tidak mengetahui siapa yang menurunkannya, apakah orang yang menempelkan spanduk itu sendiri yang mencopotnya atau siapa ya,.. saya sendiri kurang tahu, ucap Ibuk Ana.

Buk Ana menambahkan, ya semoga hal-hal seperti itu tidak terulang kembali, kami ini sudah pada tua buat apa kita saling bermusuhan, tentu kita juga malu sama anak-anak kita dan kepada warga lainnya. Seolah-olah kita yang tinggal dalam komplek ini dianggap kurang harmonis hubungan antar warga, padahal mah, memang warga disini tidak ada yang ingin bermusuhan, akan tetapi kami warga komplek ini ingin hidup damai, tutupnya. (Red/Billy).

Bersambung**

By Admin

-+=