• February 27, 2021

Darusalam, Apreasi Geliat FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia)

 Darusalam, Apreasi Geliat FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia)

Baubau-Sultra, Skalainfo.net| Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis Pora) Kota Baubau La Ode Darusalam, S.Sos., M.Si sangat mengapresiasi geliat yang ditunjukkan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Baubau. Pasalnya, FPTI Baubau telah mengambil langkah positif dengan melakukan rekrutmen dan pembinaan bagi atlet Panjat Tebing Kota Baubau.

Hal tersebut ia ungkapkan saat di temui di rung kerjanya usai mengikuti acara pembukaan seleksi atlet panjat tebing yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Samparona Kecamatan Sorawolio Kota Baubau, Jum’at, (22/1/2021).

“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Baubau yang sudah melaksanakan kegiatan ini dalam rangka menjaring atlet-atlet panjat tebing yang nantinya akan mewakili Kota Baubau baik ditingkat Provinsi bahkan tingkat Nasional,” ujarnya.

La Ode Darusalam berharap, dengan dilaksanakannya seleksi atlet panjat tebing tersebut dapat menjadi barometer tentang kesiapan cabang olahraga Panjat Tebing dalam mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara (PorProv Sultra) tahun 2022 mendatang. Di mana rencananya Baubau dan Buton akan menjadi tuan rumah.

“Kita semua berharap bahwa apa yang dilaksanakan oleh FPTI ini dapat dilaksanakan juga oleh cabang-cabang olahraga lain. Karena dengan begitu mereka bisa menyiapkan atlet-atlet mereka untuk mewakili Kota Baubau pada ajang PorProv Sultra tahun 2022 mendatang,” harapnya.

La Ode Darusalam juga sangat mengapresiasi atas kerja keras panitia yang telah melaksanakan seleksi dengan tidak bergantung pada dana pemerintah. Pasalnya, panitia hanya mengandalkan dana dari organisasi serta sumbangan yang tidak mengikat dalam melaksanakan seleksi atlet Panjat Tebing.

“Jadi pada dasarnya hari ini FPTI telah berusaha untuk menunjukkan eksistensinya dengan melakukan seleksi Atlet panjat tebing. Dan ini adalah merupakan geliat yang nyata dalam melakukan rekrutmen serta membina atlet-atlet muda panjat yang ada di Kota Baubau,” imbuhnya.

Untuk itu ia berharap agar apa yang dilakukan oleh FPTI tersebut dapat menjadi inspirasi bagi cabang-cabang olahraga lain yang ada di Kota Baubau. Dengan demikian, para atlet dari semua cabang olahraga yang ada di Kota Baubau dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi PorProv Sultra yang akan datang.

Meski demikian, La Ode Darusalam menyari fasilitas latihan Panjat Tebing saat ini masih sangat terbatas bahkan belum memenuhi standar Nasional. Untuk itu ia juga berharap agar dengan menghadapi PorPov Sultra, anggaran masing-masing cabang olahraga yang sarananya masih belum memenuhi standardapat dimaksimalkan.

“Mengenai sarana latihan Insya Allah nanti kita akan bicarakan kembali dengan badan anggaran dan tentunya harus melalui persetujuan DPRD. Sebetulnya ini panjat tebing termasuk salah satu cabang olahraga primadona dan berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di SEA Games yang lalu,” tuturnya.

Lebih lanjut La Ode Darusalam sangat menaruh harapan agar prestasi yang diperoleh pada SEA Games tersebut dapat menular kepada atlet panjat tebing Kota Baubau. Dengan demikian atlet Panjat Tebing Kota Baubau dapat memberikan hasil yang terbaik di ajang PorProv mendatang.

“Waktu PorProv yang lalau di Kolaka Atlet panjat tebing kita telah menyumbangkan medali perak. Semoga di PorProv 2022 mendatang dapat menyumbangkan emas sebagai tuan rumah. Begitu juga dengan atlet dari cabang olahraga lainya,” pungkasnya.

Sementara itu ketua FPTI Kota Baubau Dr. Wahyu mengungkapkan, sejak dikukuhkannya kepengurusan FPTI Kota Baubau pihaknya langsung menyusun program kerja. Menurutnya, salah satu program FPTI adalah menyelenggarakan seleksi atlet.

“Untuk mewadahi atlet-atlet yang selam ini diwadahi oleh Klub-klub, kemudian diberi kesempatan untuk bersaing secara sehat untuk menunjukkan prestasi masing-masing. Semua ini adalah dalam rangka konsep besar pembinaan dan rekrutmen atlet atau bibit atlet dalam menghadapi event-event panjat tebing khususnya dalam menghadapi PorProv Sultra tahun 2022 mendatang,” ujarnya.

Wahyu mengaku, pihaknya sangat membutuhkan sara prasarana latihan yang memadai untuk peningkatan kapasitas para atlet. Untuk itu ia sangat mengharapkan adanya dukungan penuh dari OPD terkait dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Baubau.

Lebih lanjut Wahyu juga mengungkapkan, dalam pelaksanaan seleksi serta pembinaan pihaknya telah membuat klaster-klaster dengan batasan umur tiap klaster. Baik itu umur 20 tahun ke bawah maupun golongan umum semua diwadahi dan diberi kesempatan untuk berlatih.

“Kami melihat pada golongan umur 15 tahun ke bawah dan 15 tahun sampai 20 tahun itu akan punya masa depan dalam berprestasi. Namun demikian, yang umum juga dalam hal ini umur 20 tahun ke atas tetap kami wadahi,” tuturnya. (Red/Laode Aslan).

Autentikasi : DINAS KOMINFO BAUBAU.